Laporan jalannya balapan
Putaran pembuka
Perlombaan ini dijalankan dalam kondisi kering, berbeda dengan sesi kualifikasi yang seluruhnya basah, yang berarti bahwa semua 20 pembalap memiliki pilihan ban awal yang bebas, seperti yang diizinkan oleh Peraturan Olahraga.[33] Lewis Hamilton berhasil mempertahankan keunggulannya dari posisi pole. Pada tikungan pertama selepaa start, Sebastian Vettel jatuh ke posisi ke-12 di belakang George Russell dan Lance Stroll. Dalam upaya untuk menyalip rekan setimnya di bagian dalam tikungan ketiga, Charles Leclerc bertabrakan dengan Vettel, dan mematahkan sayap belakang mobil Vettel. Mobil keselamatan kemudian dikerahkan untuk membersihkan puing-puing dari insiden di tikungan ketiga. Kedua mobil Ferrari masuk ke dalam pit pada akhir putaran pembuka, dan mobil Vettel dipensiunkan dari balapan. Mobil Leclerc mengalami kerusakan sayap depan dan lantai, dan sayap depan mobilnya diganti. Balapan dilanjutkan di putaran keempat. Russell, yang berada di posisi ke-11, meninggalkan lintasan pada tikungan keenam, dan masuk ke jebakan kerikil. Dia masih tetap bisa melanjutkan balapan, tetapi bergabung kembali di barisan belakang lapangan di posisi ke-18. Di akhir putaran keempat, tim Ferrari memutuskan bahwa kerusakan pada mobil Leclerc terlalu besar untuk dilanjutkan, dan dia masuk pit untuk mundur dari balapan. Pada putaran kedelapan, Carlos Sainz Jr. terjatuh dari posisi ketiga ke posisi kelima setelah dilewati oleh Valtteri Bottas dan Alexander Albon. Pada putaran ke-14, Sergio Pérez memasuki posisi poin dengan melewati Lando Norris untuk posisi kesepuluh, setelah sebelumnya start dari ke-17.
Pertengahan jalannya balapan
Pada putaran ke-24, Max Verstappen, yang berada di posisi kedua, adalah pembalap pertama yang melakukan pit stop terjadwal. Pada putaran berikutnya, Esteban Ocon masuk ke dalam pit untuk mundur dari balapan, dikarenakan mobilnya mengalami masalah pendinginan.[34] Pemuncak jalannya balapan, yaitu Hamilton, dipanggil untuk masuk ke dalam pit pada putaran ke-27, dengan rekan setimnya, yaitu Bottas, yang mewarisi keunggulan. Pada putaran ke-32, Sainz mengalami pit stop yang lambat, yang membuatnya kehilangan tiga posisi, dan dua putaran kemudian, Bottas melakukan pemberhentian pertamanya untuk mengembalikan keunggulan kepada Hamilton. Setelah semua pembalap melakukan pemberhentian pertama mereka, urutannya adalah Hamilton, Verstappen, Bottas, Albon, Ricciardo, Stroll, Pérez, Sainz, Norris, dan Pierre Gasly.
Pérez mulai bergerak lebih jauh ke depan setelah pit stop, melewati rekan setimnya, yaitu Stroll, di putaran ke-46, dan kemudian Daniel Ricciardo dua putaran kemudian untuk mengklaim tempat kelima. Pérez kemudian membuat sejumlah putaran tercepat sambil bergerak mendekati Albon di urutan keempat.[35] Gasly kemudian menjadi pebalap pertama yang melakukan dua kali pit stop, start dari urutan ketujuh, tetapi turun ke urutan ke-13 dengan ban kompon kerasnya. Dia hanya akan pulih ke urutan ke-15 pada akhir balapan. Pada putaran ke-62, Sainz membiarkan Norris lolos ke urutan kedelapan.
Putaran penutup
Bottas, yang secara perlahan mengejar Verstappen sejak putaran pertama pit stop, menyalipnya untuk posisi kedua di putaran ke-66. Kedua mobil tersebut bertarung di sisa putaran balapan, dengan Verstappen yang berhasil merebut kembali tempatnya sebentar, sebelum Bottas berhasil menyalip lagi di putaran berikutnya. Verstappen dan Sainz, yang berada di urutan kesembilan, kemudian masuk ke dalam pit dengan dua putaran tersisa, dalam upaya untuk mengklaim putaran tercepat dalam balapan, kedua pembalap memiliki jarak yang cukup jauh di belakang untuk menghindari kehilangan posisi. Di putaran terakhir, Pérez mencoba untuk menyalip Albon untuk memperebutkan posisi keempat di tikungan empat. Mobil-mobil itu melakukan kontak, yang mengakibatkan Pérez mematahkan sayap depan mobilnya. Kesenjangan 15 detik di belakang Pérez kemudian mulai menutup karena kerusakan menyebabkan dia mundur. Stroll, yang berada dekat di belakang Ricciardo selama hampir 30 putaran, melakukan upaya menyalip untuk posisi keenam di tikungan ketiga, melaju jauh, dan menyebabkan kedua pembalap turun ke area run-off. Stroll mengambil posisi dan langkah tersebut menyebabkan Ricciardo jatuh ke posisi kedelapan di belakang Norris. Di putaran terakhir, Norris melewati Stroll untuk posisi keenam secara lurus setelah tikungan ketiga, sebelum mengejar Pérez yang sakit di tikungan terakhir untuk mengambil posisi kelima.
Hamilton berhasil mengambil bendera kotak-kotak untuk mengklaim kemenangan pertamanya di musim ini, dan yang ke-85 dalam kariernya, diikuti oleh Bottas dan Verstappen untuk menyelesaikan posisi podium, dengan Albon dan Norris di belakang. Pérez, Stroll, dan Ricciardo melewati garis finis tiga lebar, terpisah hanya dalam waktu 0,2 ddetik saja tetapi mempertahankan posisi masing-masing. Sainz finis di urutan kesembilan, dan merebut putaran tercepat di Formula Satu dan putaran tercepat untuk yang kedua kalinya secara berturut-turut untuk tim McLaren. Putaran tercepat Sainz, yaitu 1:05 619, pada putaran ke-68 mencetak rekor putaran balapan yang baru untuk sirkuit tersebut.[36] Daniil Kvyat berhasil mengklaim posisi poin terakhir dengan finis di tempat kesepuluh.
Pasca-balapan
Stroll diselidiki oleh pengawas balapan karena upayanya untuk menyalip Ricciardo di putaran terakhir, namun ini dianggap sebagai insiden balapan biasa, dan tidak ada tindakan lebih lanjut yang diambil. Ricciardo kemudian menggambarkan langkah itu sebagai "putus asa", dan menyatakan bahwa dia mengharapkan Stroll untuk menerima penalti.[37] Leclerc meminta maaf karena dirinya telah menyebabkan sebuah tabrakan di putaran pembuka dengan Vettel, dengan mengatakan bahwa, "Saya hanya kecewa pada diri saya sendiri. Saya telah melakukan pekerjaan yang sangat buruk hari ini. Saya mengecewakan tim." Vettel menyatakan bahwa dia "sangat terkejut" bahwa Leclerc mencoba untuk menyalip, mencatat bahwa tim bermaksud menilai kinerja pembaruan yang dibawa ke mobil SF1000 untuk balapan.[38]
Usai balapan ini, tim Renault melancarkan protes resmi kepada steward terkait legalitas mobil Racing Point RP20, dan dugaan kemiripannya dengan mobil Mercedes AMG F1 W10 EQ Power+ yang digunakan di musim sebelumnya.[39]