Bangunan ini dibangun pada tahun 1910. Bangunan ini sebelumnya menjadi markas untuk Tentara Kekaisaran Jepang selama pendudukan Jepang di Malaya. Bangunan ini pernah digunakan menjadi tempat kediaman resmi dari Menteri Besar Johor Abdullah Jaafar. Setelah itu, Pemerintah Negara bagian Johor memutuskan untuk melestarikan bangunan ini dengan mengubahnya menjadi sebuah galeri seni. Galeri ini dibuka pada tanggal 29 Januari 1994 oleh Menteri Muhyiddin Yassin. Pada tahun 2000-2003, galeri ini ditutup untuk renovasi dan dibuka kembali pada tanggal 6 Mei 2003 oleh Menteri Abdul Ghani Othman.[2]
Pameran
Ketika dibuka pada tahun 1994, galeri digunakan untuk menampilkan artefak sejarah tentang seni dan budaya dari Johor. Setelah pembukaan kembali pada tahun 2003, galeri ini menjadi pusat seni dan budaya. Area pameran ini dibagi menjadi area permanen dan sementara. Selain pameran, galeri seni juga secara rutin mengadakan berbagai kompetisi.[3]
Referensi
โ"Johor Art Gallery". Yayasan Warisan Johor (dalam bahasa Melayu). Diakses tanggal 2024-05-21.