Eucalyptus virens adalah pohon berukuran kecil hingga sedang yang hanya ditemukan di Queensland. Pohon ini memiliki batang dan cabang yang tertutup kulit besi yang keras, daun dewasa berbentuk tombak yang sempit, kuncup bunga tersusun dalam kelompok tujuh, bunga berwarna putih, dan buah berbentuk setengah bola atau hemisfer.[2]
Deskripsi
Eucalyptus virens adalah pohon yang biasanya tumbuh hingga 25 m (82 kaki) dan memiliki lignotuber. Batang dan cabangnya ditutupi kulit besi beralur kasar berwarna abu-abu hingga hitam. Tanaman muda dan tunas yang tumbuh kembali memiliki daun hijau mengkilap berbentuk tombak, panjang 40–70mm (1,6–2,8 inci) dan lebar 10–16mm (0,39–0,63 inci). Daun dewasa tetap hijau mengkilap di kedua sisi, berbentuk tombak sempit, panjang 55–110mm (2,2–4,3 inci) dan lebar 9–20mm (0,35–0,79 inci), dengan tangkai daun sepanjang 10–22mm (0,39–0,87 inci). Kuncup bunga tersusun di ujung cabang dalam kelompok tujuh pada tangkai bercabang sepanjang 6–15mm (0,24–0,59 inci), sementara setiap tunas individu bertangkai 2–5mm (0,079–0,197 inci). Tunas dewasa berbentuk oval, panjang 5–6mm (0,20–0,24 inci) dan lebar 4–5mm (0,16–0,20 inci) dengan operkulum berbentuk kerucut hingga bulat. Pembungaan terjadi pada bulan Februari dengan bunga berwarna putih. Buahnya adalah kapsul berkayu berbentuk hemisfer, panjang 4–6mm (0,16–0,24 inci) dan lebar 4–7mm (0,16–0,28 inci), dengan katup yang tinggi.[2][3][4]
Taksonomi
Eucalyptus virens pertama kali dideskripsikan secara resmi pada tahun 1987 oleh Ian Brooker dan Anthony Bean melalui publikasi di jurnal Brunonia, berdasarkan spesimen yang dikumpulkan di sekitar Injune pada tahun 1975.[5] Nama spesifik virens berasal dari bahasa Latin yang berarti "hijau", merujuk pada warna daun pohon yang cerah.[3]
Distribusi dan status konservasi
Eucalyptus virens tumbuh di hutan terbuka pada tanah berpasir di dataran dan perbukitan bergelombang. Pohon ini hanya ditemukan di tiga populasi kecil di sekitar Sungai Maranoa, Tara, dan Inglewood di tenggara Queensland.[4] Spesies ini dikategorikan sebagai "rentan" menurut Undang-Undang Perlindungan Lingkungan dan Konservasi Keanekaragaman Hayati 1999 serta Undang-Undang Konservasi Alam Queensland 1992. Ancaman utama terhadap keberadaan pohon ini adalah penebangan kayu dan hilangnya habitat akibat pembukaan lahan.[2][6]
12"Eucalyptus virens". Euclid: Centre for Australian National Biodiversity Research. Diakses tanggal 27 May 2020.
12Chippendale, George M. "Eucalyptus virens". Australian Biological Resources Study, Department of the Environment and Energy, Canberra. Diakses tanggal 16 January 2020.