Eucalyptus argophloia, dikenal juga sebagai Queensland western white gum, Queensland white gum, scrub gum, lapunyah, Burncluith gum, atau Chinchilla white gum, merupakan spesies pohon endemik yang hanya ditemukan di wilayah kecil Queensland, Australia. Pohon ini memiliki ciri khas berupa batang berkulit halus berwarna putih yang seiring waktu berubah menjadi abu-abu atau cokelat, daun berbentuk lanset sempit, bunga berwarna putih, serta buah berkapsul kecil berbentuk setengah bola hingga menyerupai cawan.[3][4]
Deskripsi
Pohon Eucalyptus argophloia umumnya tumbuh setinggi 18 hingga 30 meter. Kulit batangnya halus, berwarna putih dengan corak abu-abu dan cokelat, serta mengelupas dalam pita panjang. Daun muda tumbuh berpasangan berhadapan, berbentuk garis hingga lanset sempit dengan panjang 45–90 milimeter dan lebar 1–14 milimeter. Daun dewasa berbentuk lanset dengan panjang 65–140 milimeter dan lebar 8–20 milimeter, bertangkai 5–15 milimeter, dan berwarna hijau mengilap di kedua sisi.[5][6]
Kuncup bunga tersusun dalam kelompok berisi tujuh pada ketiak daun, masing-masing bertangkai pendek. Kuncup yang sudah matang berbentuk oval hingga hampir bulat dengan panjang 4–6 milimeter dan lebar 3–4 milimeter. Musim berbunga berlangsung pada Mei hingga Juni dengan bunga berwarna putih. Buahnya berupa kapsul kayu berbentuk setengah bola hingga seperti cawan, berukuran 3–5 milimeter panjang dan 5–7 milimeter lebar.[6]
Taksonomi dan penamaan
Spesies ini pertama kali dideskripsikan secara ilmiah oleh William Blakely pada tahun 1934 dalam karyanya A Key to the Eucalypts. Spesimen awal dikumpulkan di daerah Burncluith, utara Chinchilla. Nama spesifik argophloia berasal dari istilah Latin yang merujuk pada karakteristik kulit batang pohon ini.[6]
Sebaran dan habitat
Eucalyptus argophloia memiliki wilayah sebaran yang sangat terbatas, hanya ditemukan di daerah kecil di timur laut Chinchilla, Queensland. Spesies ini tumbuh di tanah liat berwarna cokelat hingga hitam atau tanah lempung liat. Habitat alaminya berupa dataran terbuka yang dulunya merupakan hutan jarang, sering kali tumbuh bersama Acacia harpophylla (brigalow) atau Eucalyptus microcarpa. Populasi pastinya belum diketahui secara menyeluruh.[7]
Konservasi
Spesies ini dikategorikan sebagai "rentan" (vulnerable) berdasarkan Environment Protection and Biodiversity Conservation Act 1999 dari Pemerintah Australia dan Nature Conservation Act 1992 dari Pemerintah Queensland. Ancaman utama terhadap kelangsungan hidupnya adalah perusakan habitat akibat pembukaan lahan dan kegiatan penggembalaan ternak.
Kegunaan
Kayu Eucalyptus argophloia berwarna merah tua, keras, kuat, dan sangat tahan lama, menjadikannya bahan yang bernilai tinggi untuk konstruksi dan industri kayu. Spesies ini juga termasuk dalam program penelitian peningkatan genetik di bawah New Zealand Dryland Forestry Initiative karena potensinya sebagai sumber kayu berkualitas tinggi di lahan kering.[8]
↑jurisdiction=Queensland; sector=government; corporateName=Department of Environment and Heritage Protection. "Queensland western white gum – Eucalyptus argophloia". wetlandinfo.ehp.qld.gov.au (dalam bahasa Australian English). Diakses tanggal 2025-11-08. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)