Erwin memulai pendidikan di SD Negeri 4 Labuah Baru, Payakumbuh pada 1978.[8] Ketika kelas 4 SD, ayah Erwin meninggal dunia. Kemudian, ia dibawa kakak tertuanya Harmon Yunaz yang bekerja di PT Inalum, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Erwin sukses menyelesaikan SD pada 1984 dan menyambung pendidikan di SMP Negeri Tanjung Gading, Asahan.[8] Selama menetap di Asahan, Erwin terinspirasi dengan kesuksesan kakaknya di perusahaan joint venture yang sebagian besar dipimpin oleh orang Jepang sehingga termotivasi agar mencapai kesuksesan dalam karier seperti kakaknya.[6]
Lulus dari SMP pada 1984, Erwin pulang ke Payakumbuh untuk menjaga ibunya dan melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 3 Payakumbuh di Bukit Sitabur[8] (kini SMA Negeri 2 Payakumbuh)yang dikenal dengan julukan Campus Flamboyant (CAFLA). Ia menyeimbangkan antara kerajinan dalam belajar dan keaktifan dalam bidang kesiswaan. Ia berhasil memiliki banyak teman dan meningkatkan keahliannya berorganisasi.[6]
Pada 1990 Erwin berhasil lulus dari SMA dan memutuskan untuk pindah ke Jakarta untuk langsung bekerja membantu usaha percetakan Cipta Restu Perdana milik kakak ketiganya, Haswan Yunaz.[5] Dari penghasilan bekerja itulah ia dapat berkuliah di Akademi Grafika Indonesia dilanjutkan bekerja mulai siang hingga larut malam. Setamat dari akademi pada 1992,[8] ia kemudian menyambung pendidikan di Sekolah Tinggi Manajemen Kosgoro Jakarta hingga berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 2000.[8] Ia kemudian meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Dr. Soetomo, Surabaya (2015–2016).[6][9]