Serisik topeng sebelumnya dianggap sebagai subspesies dari serisik muka-hitam (Emberiza spodocephala), tetapi sekarang diperlakukan sebagai spesies terpisah berdasarkan perbedaan morfologi dan genetik.[3][4]Spesies ini monotipe: tidak ada subspesies yang dikenali.[4]
Deskripsi
Serisik topeng bisa tumbuh hingga berukuran sekitar 16cm.[5]EBird menggambarkan spesies ini sebagai "burung penyanyi migrasi kecil yang berkembang biak di hutan campuran lembap dataran rendah hingga menengah dan menghabiskan musim dingin di hutan dan semak belukar, lebih menyukai semak belukar yang lebat, terutama bambu kerdil. Bagian atas tubuhnya berwarna cokelat bergaris-garis, kepalanya keabu-abuan, dan bagian bawah tubuhnya berwarna kuning pucat dengan garis-garis halus dan gelap. Burung jantan memiliki warna yang lebih gelap, garis-garis yang lebih tegas, serta wajah dan dagu berwarna hitam. Mirip dengan serisik kuning, tetapi memiliki lebih banyak garis-garis di bagian bawah tubuhnya. Sangat suka bersembunyi, tetapi kehadirannya sering kali di musim dingin ditandai dengan suara "chip!" yang melengking. Kicauannya berupa melodi pendek dan lambat yang diakhiri dengan getaran, "chip chew chiriririiii".[6]
Habitat
Serisik topeng dapat ditemukan di hutan rindang, semak bambu, dan semak alang-alang. Mereka hidup dalam kelompok kecil.[5]
Perilaku
Makanan
Serisik topeng berjalan, melompat, dan memakan biji tanaman, serangga, dan laba-laba. Di musim dingin, mereka mendatangi tanaman-tanaman di taman-taman kota untuk mencari mangsa.[5]
Perkembangbiakan
Musim kawin mereka berlangsung dari Mei hingga Agustus, dan betina bertelur empat hingga lima butir dalam satu musim. Mereka membangun sarang berbentuk cangkir dengan daun-daun kering dan batang bengkok di dahan-dahan yang dekat dengan tanah. Mereka berkembang biak di semak belukar lebat dan hutan lembap di Jepang utara dan Sakhalin yang berdekatan, di mana spesies ini biasanya pertama kali terdeteksi oleh kicauan jantannya, sebuah kumpulan kicauan dan getaran yang keras dan bervariasi. Burung jantan yang sedang berkembang biak dicirikan oleh kepala abu-abu dengan garis malar kuning, bagian atas tubuh berwarna cokelat tua dengan guratan hitam lebar, dan bagian bawah tubuh berwarna kuning dengan guratan gelap. Pada bulu-bulu lain, spesies ini sekilas menyerupai sejumlah spesies serisik lainnya, tetapi penampilannya yang sangat bergaris dan paruhnya yang relatif tipis membedakannya dengan kerabat simpatriknya. Burung ini berhibernasi lebih jauh ke selatan, melimpah di berbagai habitat yang lebih terbuka di sebagian besar wilayah Jepang tengah dan selatan.[2]