Sepanjang hidupnya, ia dedikasikan untuk merajut relasi harmoni antara umat Kristen dan pemeluk agama lain, khususnya Islam, Yudaisme, dan Druze yang memiliki pengikut signifikan di Palestina dan Israel. Beragam aktivitas perdamaian, baik formal maupun informal, telah ia lakukan dari berbagai level: akar rumput, nasional, maupun internasional.[1]