Danau Cahuilla (/kəˈwiː.ə/ kə-WEE-ə;[1][2][3] juga dikenal sebagai Danau LeConte dan Blake Sea) merupakan danau prasejarah yang pernah berada di wilayah California dan Meksiko bagian utara. Danau ini terletak di Lembah Coachella dan Lembah Imperial, dengan luas permukaan mencapai sekitar 5.700km² (2.200 mil²) dan ketinggian permukaan air sekitar 12 meter (39 kaki) di atas permukaan laut selama periode Holosen.
Pada masa yang lebih awal, yaitu periode Pleistosen, permukaan danau ini mencapai ketinggian yang lebih besar, antara 31 hingga 52 meter (102–171 kaki) di atas permukaan laut. Selama periode Holosen, sebagian besar pasokan air danau berasal dari Sungai Colorado, dengan kontribusi minimal dari limpasan air lokal. Sebaliknya, pada masa Pleistosen, limpasan lokal jauh lebih tinggi, dan ada kemungkinan bahwa Danau Cahuilla sepenuhnya bergantung pada sumber air lokal selama glasiasi Wisconsin.
Ketika air danau mencapai kapasitas tertinggi, Danau Cahuilla meluap di dekat Cerro Prieto dan mengalir melalui Sungai Rio Hardy, yang akhirnya bermuara ke Teluk California. Fenomena ini menjadikan Danau Cahuilla salah satu fitur geologis paling signifikan di Palung Salton serta penentu utama dalam pembentukan lanskap hidrologi di wilayah barat daya Amerika Utara.
Nama
Nama “Danau Cahuilla” pertama kali digunakan pada tahun 1907 oleh William Phipps Blake,[4] dan kadang dieja sebagai “Coahuila”.[5] Penamaan ini diambil dari suku Cahuilla, penduduk asli wilayah tersebut, yang menyebut danau ini dalam tradisi lisan mereka.[6] Nama lain yang pernah digunakan adalah “Blake Sea”,[7] sebagai penghormatan kepada William Phipps Blake,[8] seorang ahli geologi yang selama Survei Jalur Kereta Pasifik mengenali endapan-endapan geologis bekas danau purba tersebut.[9]
Dalam bahasa dan mitologi Cahuilla, danau ini disebut “paul”, dan legenda mereka menyatakan bahwa ketika pencipta mereka, Paulnevolent, dikremasi, air mata yang menetes berubah menjadi air asin, sehingga menjelaskan mengapa danau itu bersifat asin.[10] Menurut mitologi yang sama, Palung Salton diciptakan oleh dua dewa mereka, Mukat dan Témayawet, sebagai wadah untuk menampung air.[11]
Nama lain yang pernah digunakan adalah “Danau LeConte”, yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1902 oleh Gilbert E. Bailey.[4] Istilah ini kadang digunakan untuk merujuk pada danau yang terbentuk selama zaman glasial Wisconsin atau pada periode Pleistosen.[12] Pada tahun 1980, M.R. Waters menggunakan istilah ini untuk mencakup seluruh danau berusia Holosen di Cekungan Salton.[13] Nama LeConte sendiri berasal dari Joseph LeConte.
Rujukan
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.