Danau Avernus (Italia: Lago d'Avernocode: it is deprecated ) merupakan danau kawah vulkanik yang terletak di kawah Avernus di wilayah Campania, Italia selatan, sekitar 4 kilometer (2 1/2 mil) di sebelah barat Pozzuoli. Danau ini berada di dekat kawasan vulkanik yang dikenal sebagai Campi Flegrei dan merupakan bagian dari busur vulkanik Campania yang lebih luas. Danau ini berbentuk hampir melingkar, dengan keliling dua kilometer (1 1/4 mil) dan kedalaman 60 meter (200 kaki).
Era Romawi
Danau Averno
Avernus memiliki arti penting bagi bangsa Romawi, yang menganggapnya sebagai pintu masuk menuju Hades. Para penulis Romawi sering menggunakan nama tersebut sebagai sinonim untuk dunia bawah. Dalam karya Virgil, Aeneis, Aeneas turun ke dunia bawah melalui sebuah gua di dekat danau tersebut. Dalam Fabulae karya Hyginus, Odysseus juga pergi ke dunia bawah dari tempat ini; di sana ia bertemu dengan Elpenor, rekannya yang sempat hilang di istana Circe.[1]
Terlepas dari dugaan bahaya yang dikaitkan dengan danau tersebut, bangsa Romawi tetap bersedia bermukim di tepiannya, tempat dibangunnya berbagai vila dan kebun anggur. Sosok personifikasi danau ini, yaitu dewa Avernus, dipuja di kuil-kuil yang terletak di tepi danau. Sebuah kompleks pemandian besar juga dibangun di sisi timur danau.
Pada tahun 37 SM, jenderal Romawi Marcus Vipsanius Agrippa mengubah danau tersebut menjadi pangkalan angkatan laut bernama Portus Julius, yang dinamai untuk menghormati Octavianus. Danau ini dihubungkan melalui kanal ke danau di dekatnya (Lucrinus Lacus) dan, dari sana, terhubung ke laut. Tepian danau juga terhubung dengan koloni Yunani di Cumae melalui sebuah lorong bawah tanah yang dikenal sebagai Gua Cocceius (Grotta di Cocceio); lorong ini memiliki panjang satu kilometer (0,6 mil) dan cukup lebar untuk dilalui kereta kuda. Ini merupakan terowongan jalan raya besar pertama di dunia; terowongan tersebut bahkan masih dapat digunakan hingga tahun 1940-an.
Era Italia
Keluarga Borboni—anggota Wangsa Bourbon yang memerintah Napoli—memiliki danau tersebut hingga tahun 1750, saat mereka menyerahkannya kepada keluarga bangsawan lain, yang kemudian menjualnya kepada keluarga Cardillo pada tahun 1991. Pada tahun 2010, sebuah lahan seluas 55 hektare (140 ekar)—yang mencakup danau, restoran tepi danau, penginapan (B&B), dan diskotek—disita oleh polisi setelah pemiliknya dituduh sebagai orang depan bagi mafia (kelompok Casalesi).[2]
Pada era pra-modern, ahli geografi Italia juga menyebut Lago Averno sebagai Lago di Tripergola.[3][4][5] Nama tersebut diambil dari desa Tripergola di dekatnya, yang hancur akibat letusan gunung berapi pada tahun 1538.[6]
↑Dictionnaire mythologique universel (dalam bahasa Prancis). F. Didot frères. 1846. hlm. 62. Le lac est encore connu aujourd'hui sous le nom de lago d'Avernocode: it is deprecated ou lago di Tripergolacode: it is deprecated . [="The lake is still known today under the name of lago d'Avernocode: it is deprecated or lago di Tripergolacode: it is deprecated ."]
↑Brewster, David (1830). The Edinburgh Encyclopædia. Vol. 3. hlm. 97. [The lake Avernus] is situated near Puzzuoli in the province of Terra di Lavoro, and is called by the modern Italians Lago d'Avernocode: it is deprecated and Lago di Tripergolacode: it is deprecated .
↑Ricciolio, Giovanni Baptista (1661). Geographiæ et Hydrographiæ Reformatæ Libri duodecim (dalam bahasa Latin). ex typographia Haeredis Victorii Benatii. hlm. 608. Lago di Tripergolacode: it is deprecated . Avernus lacuscode: la is deprecated . Campaniæcode: la is deprecated .