Negara-negara yang menjadi tuan rumah kedutaan besar Finlandia
  Negara yang menjadi tuan rumah perwakilan konsuler Finlandia atau kedutaan besar de facto
Kementerian luar negeri Finlandia didirikan tak lama setelah kemerdekaannya pada tahun 1917. Untuk mendorong pengakuan internasional dan mempromosikan kepentingan perbatasan, perdagangan, dan maritimnya, Finlandia telah menugaskan dua belas perwakilan diplomatik di luar negeri pada akhir tahun 1918. Pada saat Perang Dunia Kedua pecah, terdapat 20 kedutaan Finlandia (empat di antaranya berada di luar Eropa) dan enam konsulat.[1]
Hingga tahun 2026, Republik Finlandia modern memiliki jaringan diplomatik yang efisien yang terdiri dari 73 kedutaan besar, 6 konsulat jenderal, 1 konsulat, 7 perutusan tetap atau perwakilan untuk organisasi multilateral, dan dua kantor terpisah: kantor penghubung di Belarus dan kantor perwakilan di Palestina.[2][3]
Di negara-negara tanpa perwakilan Finlandia, warga negara Finlandia dapat meminta bantuan dari pejabat publik di dinas luar negeri negara-negara Nordik lainnya, sesuai dengan Perjanjian Helsinki.[4][5]