Daftar makam yang dikaitkan dengan tokoh Alkitab menurut berbagai tradisi agama dan penduduk lokal. Lokasi yang tercantum tidak didasarkan pada bukti faktual, melainkan lokasi yang disebutkan dalam teks Alkitab atau tradisi lisan masyarakat setempat. Lebanon, Israel, Palestina, Irak, Yordania dan Iran telah membuat berbagai monumen di lokasi-lokasi makam itu dalam upaya untuk menjaga mereka sebagai tempat-tempat suci. Banyak situs telah ditransmisikan dari generasi ke generasi dan ada catatan sejarah lain yang menyatakan keberadaan mereka.
Selama periode Utsmaniyah orang-orang Arab setiap tahun berkumpul dalam bangunan zaman Mamluk ini. Sekarang, pengunjung Yahudi kadang-kadang berdoa di tempat ini.
Islam: Cave of the Patriarchs, Hebron, Tepi Barat,
Ada yang menganggap Yusuf dimakamkan di dekat Cave of the Patriarchs (Gua Makhpela), di mana terdapat suatu bangunan yang disebut kalah (kastil; castle). Sejumlah arkeolog percaya bahwa situs di Nablus berusia beberapa abad dan mungkin merupakan makam seorang sheikh Muslim bernama Yusef Al-Dwaik.
Dua bangunan berjarak 30 m satu sama lain (keduanya ada di foto) masing-masing diklaim oleh orang Yahudi dan Islam sebagai makam asli. Namun, situs ini dipertanyakan karena tidak berada di dalam wilayah tanah pusaka suku Benyamin.
Pada ketinggian 1350 meter di atas permukaan laut, merupakan puncak tertinggi di daerah itu; diyakini sebagai tempat Harun mati dan dikuburkan. Sebuah masjib abad ke-14 berdiri di sini dengan kubah putih yang terlihat dari dan sekitar Petra.
Upacara doa orang Yahudi dan Islam diadakan di makam ini. Banyak orang Yahudi beragama mengunjungi makam ini pada hari ke-28 bulan Iyar, peringatan tahunan hari kematian nabi Samuel.
1 Raja-raja 2:10 menyatakan bahwa Raja Daud dikuburkan di dalam kotanya sendiri; Kota Daud terletak di bukit sebelah tenggara Yerusalem, sedangkan Gunung Sion terletak di bukit sebelah barat. "Makam" ini mempunyai cenotaph (simbolis, sarkofagus kosong) zaman Perang Salib. Bangunan itu paling awal bertarikh abad ke-2 M, dan tradisi bahwa Daud dimakamkan di sini diberitakan oleh orang KristenBizantin lebih dari satu milenium setelah waktu kematiannya.[15]
Archaeologists have dated the tomb to the first century CE. Its association with Absalom only dates from the 12th century.[16] Sekarang tidak lagi dianggap sebagai Makam Absalom oleh grup agama manapun, karena usianya (1000 tahun lebih muda) dan Alkitab (2 Samuel 18:17 menyatakan bahwa jenazah Absalom ditimbuni batu-batu dalam sebuah liang di hutan Efraim).
Rabbi Moses Basola mengunjungi makam ini pada tahun 1522.[18] Sefer Yihus ha-Tzaddiqim ("Kitab silsilah orang saleh"; Book of Genealogy of the Righteous), sebuah koleksi tulisan-tulisan perjalanan, terbitan pertama tahun 1561, menyebutkan makam ini.[19]
Sampai pertengahan abad ke-20, sampai 5000 orang Yahudi menziarahi makam ini selama hari-hari Paskah Yahudi.[24] Orang Islam percaya ini adalah makam seorang tokoh bernama Dhul-Kifl. (Foto makam lihat di:[25]) Situs ini dulunya dijaga di bawah kontrol Saddam Hussein.
Lokasi tepatnya tidak diketahui. Menurut tradisi, makam Barukh terletak sekitar 1 mil (1,6km) jauhnya dari Makam Yehezkiel, dekat suatu kota kecil bernama "Mashhad Ali" yang tidak ada catatan keberadaannya. Klaim lain diajukan oleh sumber sejumlah legenda mengenai lokasi makam menempatkannya empat parasangs jauhnya dari Makam Ezra sedangkan masih menyatakan lokasinya satu mil dari Makam Yehezkiel, meskipun Makam Ezra dan Makam Yehezkiel berjarak 51 parasangs.
Masjid Nabi Matta: Di masjid utama di Beit Ummar terdapat makam Nabi Matta atau Amitai, ayah nabi Yunus. Mujiruddin Al-Ulaimi (Mujir ad-Din) menulis bahwa Matta adalah "seorang suci dari kaum rumah nubuatan." Pada Halhul di dekatnya ada makam Yunus dengan tulisan "Yunus ibn Matta" atau "Yunus bin Amitai", menegaskan bahwa Matta memang nama Arab untuk Amitai dan makam Beit Ummar didedikasikan kepadanya. Pada tahun 1226, sultan Ayyubid, al-Mu'azzam, membangun sebuah masjid dengan minaret di bawah pengawan gubernur Yerusalem, Rashid ad-Din al-Mu'azzami. Orang Mamluk membangun sejumlah tambahan pada masjid itu dan mengukir beberapa tulisan pada permukaannya.
Al Qush, sebelah selatan Dahuk, Irak. Namun ada dua situs yang disebutkan dalam catatan sejarah: Elkesi, dekat Ramah di Galilea dan Elcesei di Tepi Barat[28]
Diawetkan oleh Yahudi pengasuh sampai pertengahan abad ke-20. Dari titik itu, seorang Muslim lokal Irak mengambil tanggung jawab untuk menjaga lokasi. Daerah sekitar makam saat ini digunakan sebagai tempat ibadah Muslim meskipun ibrani prasasti yang masih ada di kamar. Terletak di mana Tigris dan Efrat bertemu.
↑Corbin, Henry (2009). "The configuration of the Temple of the Ka´bah.". Temple and Contemplation. London: Roudledge. hlm.227. ISBN978-0-710-30129-1. This is the hijr of Ishmael, or the house of Ishmael (Bayt Ismail), where he buried his mother Hagar and where he himself is buried.