Sejumlah faktor berkontribusi terhadap keterancamannya. Tanaman ini bersifat endemik di wilayah yang sangat kecil di Himalaya bagian timur di mana habitatnya menurun dengan cepat, sebagian disebabkan oleh deforestasi, pengambilan berlebihan untuk penggunaan obat, dan keberhasilan reproduksinya yang rendah.[3] Tanaman ini dibudidayakan dalam skala kecil di Yunnan menggunakan teknik yang bertujuan untuk melestarikan spesies tersebut di dalam habitat aslinya.[2]Suku Lisu di wilayah lokal mendapatkan sebagian besar penghasilan mereka dari budidaya tanaman ini, yang mereka tanam menggunakan metode agroforestri tradisional yang memiliki dampak buruk minimal terhadap ekosistem.[4]