Commerzbank AG ([kɔˈmɛʁtsˌbaŋk]) adalah sebuah bank yang berkantor pusat di Frankfurt am Main, Hesse, Jerman. Bank ini menyediakan jasa keuangan untuk nasabah individu, wirausaha, dan korporat.[1] Commerzbank Group juga meliputi Comdirect Bank dan mBank.
Sebagai salah satu bank tertua di Jerman,[2] Commerzbank pun memainkan peran penting dalam ekonomi Jerman.[3] Bank ini adalah pemodal ekspor terbesar di Jerman, melalui hubungan kuatnya dengan mittelstand. Selain itu, bank ini juga eksis di semua pusat ekonomi dan keuangan di seluruh dunia. Sejak didirikan pada tahun 1870, Commerzbank telah mengalami sejumlah perubahan.[4] Bank ini adalah bank asal Jerman pertama yang membuka kantor cabang di New York City, yakni pada tahun 1971.
Pada tahun 2009, bank ini mengakuisisi Dresdner Bank. Pasca krisis keuangan dan ekonomi global, Republik Federal Jerman memegang sejumlah saham dari bank ini. Bank ini melantai di DAX.[5] Baru-baru ini, bank ini melakukan sejumlah transformasi dan dapat kembali mencetak laba, antara lain melalui pengurangan biaya operasional dan evolusi model bisnis.[6][7]
Sejarah
Theodor Wille, pendiri Hamburger Commerz- und Diskonto-Bank
1870–1918
Pada tanggal 26 Februari 1870, Theodor Wille, seorang pedagang, bersama sejumlah bank privat dan rumah dagang lain di Hamburg, mendirikan Commerz- und Diskonto-Bank.[8] Tujuan pendirian bank ini adalah untuk menyediakan sumber daya keuangan yang cukup untuk kegiatan perdagangan di Hamburg dan memfasilitasi perdagangan internasional. Mendelssohn & Co., M. M. Warburg & Co., Hesse Newman, dan B.H. Goldschmidt merupakan salah satu investor pendiri bank ini. Pada tahun 1873, bank ini mensponsori pembentukan sebuah afiliasi di London, yakni London and Hanseatic Bank, dengan bank ini membeli sekitar 50% saham bank tersebut.[9]
Pada tahun 1881, Commerz- und Disconto-Bank menjadi salah satu pendiri dari Nationalbank für Deutschland di Berlin, bersama Anglo-Austrian Bank, Länderbank, Ungarische Landesbank, dan Breslauer Disconto-Bank Friedenthal & Co.[10]:18-19 Pada tahun 1891, bank ini telah menjadi bank dengan jumlah pinjaman terbesar di Hamburg.[10]:20 Bank ini pun berpartisipasi dalam pengembangan industri dan perdagangan di Kekaisaran Jerman dengan menyediakan pembiayaan perdagangan, kredit UMKM, dan investasi di sejumlah industri, seperti pengapalan, pembangkitan listrik, pertambangan, bahan kimia, dan manufaktur. Pada tahun 1897, bank ini mengakuisisi Jacques Dreyfus & Co., sebuah bank yang didirikan pada tahun 1868 dengan nama Dreyfus-Jeidels di Frankfurt, dan juga memiliki kantor cabang di Berlin. Pada tahun 1898, bank ini memperpendek namanya menjadi Commerz- und Disconto-Bank.[10]:21-22
Pada tahun 1901, bank ini bergabung ke Reichsanleihe-Konsortium, sebuah konsorsium yang beranggotakan sejumlah bank yang menyediakan pinjaman untuk pemerintah Kekaisaran Jerman.[9] Pada tahun 1905, bank ini mengakuisisi Berliner Bank (didirikan pada tahun 1889 pasca likuidasi koperasi Berliner Handelsbank e.G., yang didirikan pada tahun 1878). Sejak saat itu hingga hingga tahun 1931, bank ini pun memiliki kantor pusat di Hamburg dan Berlin.[10]:8,25–26 Bank ini kemudian kembali mengakuisisi sejumlah bank, termasuk B. Magnus (didirikan pada tahun 1826 di Hanover) pada tahun 1897 dan Altonaer Bank (Altona) pada tahun 1910.[10]:26, 30
Selama Perang Dunia I, London and Hanseatic Bank disita oleh pemerintah Britania Raya, bersama sejumlah bank asal Jerman lainnya.[9] Mulai tahun 1917 hingga 1923, bank ini mengakuisisi 40 bank lokal.[10]:34
Gedung kantor pusat pertama di Nikolaifleet, Hamburg, dirancang oleh Martin Haller dan selesai dibangun pada tahun 1874,[11] dipotret pada tahun 1886
Ukiran tanpa tanggal dari kantor pusat di Hamburg pasca rekonstruksi
Gedung yang sama pada tahun 2006
Bekas kantor pusat Berliner Bank di Berlin, setelah direnovasi pada tahun 1923 untuk menambah jumlah lantai[10]:43
Gedung yang sama pada tahun 2009, telah direnovasi total dan kini menjadi kantor pusat dari DSGV
1918-1933
Pada tahun 1920, bank ini mengakuisisi Mitteldeutsche Privat-Bank, sebuah bank yang didirikan pada tahun 1856 di Magdeburg dan telah memiliki banyak kantor cabang di Saxony dan Thuringia. Bank ini kemudian mengubah namanya menjadi Commerz- und Privat-Bank AG.[9] Pada tahun 1923, bank ini resmi menguasai 25% saham Rigaer Internationale Bank di Riga, yang kemudian dilikuidasi pada tahun 1933. Pada tahun yang sama, untuk mengatasi hiperinflasi, bank ini mempekerjakan 26.000 orang di 319 lokasi. Pada akhir tahun 1923, setelah hiperinflasi berakhir, jumlah pegawai bank ini turun menjadi 10.200 orang.[10]:44-45 Pada tahun 1927, bank ini membuka sebuah kantor di New York City.[10]:49 Pada tahun 1928, bersama Chase Securities Corp. dan Halsey, Stuart & Co., bank ini mendirikan General Mortgage and Credit Corporation, untuk memberi pinjaman kepada UMKM.[10]:51 Pada tahun 1929, bank ini bergabung dengan Mitteldeutsche Creditbank (didirikan pada tahun 1856 di Meiningen, dan pindah ke Frankfurt pada tahun 1886).[9][12]:46
Bekas gedung kantor pusat Mitteldeutsche Privat-Bank di Magdeburg, menjadi kantor cabang Commerz pada pertengahan dekade 1920-an
Gedung yang sama pada tahun 2014, menjadi kantor cabang dari HypoVereinsbank
Commerz- und Privatbank di Leipzig, 1920
Bekas kantor pusat Hessischer Bankverein di Kassel, diambil alih oleh Commerzbank pada tahun 1922
Gedung yang sama pada tahun 2014
Hatzfeld'sches Palais di Düsseldorf, kemudian menjadi gedung Barmer Bankverein
Bekas kantor pusat Barmer Bankverein di Düsseldorf
Bekas gedung Barmer Bankverein di Wuppertal
1933–1945
Pada tahun 1935, Commerz- und Privat-Bank membagikan deviden pertamanya dalam lima tahun,[10]:66 dan kembali dimiliki oleh swasta pada tahun 1936-1937.[14]:7 Seiring dengan kebijakan aryanisasi dari Nazi, bank ini memberhentikan pegawainya yang berlatar belakang Yahudi, yang pada tahun 1933 mencapai sekitar 14% dari total jumlah pimpinan dan 1,6% dari total jumlah pegawai.[10]:67 Anggota dewan komisaris Curt Sobernheim dan Albert Katzenellenbogen masing-masing keluar pada tahun 1933 dan 1937, sementara anggota dewan direksi Ludwig Berliner keluar pada tahun 1933. Tiga orang tersebut kemudian dibunuh pada awal dekade 1940-an sesuai kebijakan Solusi Terakhir. Pada tahun 1938, Commerzbank tidak lagi memiliki pegawai berlatar belakang Yahudi.[15] Pada bulan September 1939, bank ini mempekerjakan 6.900 orang, yang mana 16% di antaranya dimobilisasi ke Wehrmacht.[10]:70
Pada tahun 1940, bank ini mulai menggunakan nama Commerzbank AG.[9]
Selama Anschluss tahun 1938, aneksasi Sudetenland, dan selama Perang Dunia II, bank ini membuka kantor cabang dan anak usaha di wilayah yang berhasil dikuasai oleh Jerman dan juga diuntungkan dengan perampasan atau penjualan paksa terhadap bank yang dimiliki oleh Yahudi. (Sebaliknya, bank ini menutup kantornya di New York pada tahun 1939.[10]:49) Pada tahun 1940, bank ini membuka kantor cabang di Strasbourg. Pada tahun 1941, bank ini mengambil alih bekas Hugo Kaufmann & Co.'s Bank di Amsterdam dan pada tahun 1942, mengubah nama dari bank tersebut menjadi Rijnsche Handelsbank. Pada bulan November 1941, bank ini mendirikan Hansabank AG di Riga, dengan kantor di Reval (Desember 1941) dan Dorpat (Desember 1942). Pada tahun 1942, bank ini mendirikan Hansabank NV / Banque Hanséatique SA di Brussels. Di bekas Yugoslavia, bank ini mengambil alih 6% saham Bankverein AG Belgrad dan 10% saham Bankverein für Kroatien AG pada tahun 1941, yang mana dua bank tersebut merupakan hasil pemisahan dari Allgemeiner Jugoslawischer Bankverein yang merupakan hasil pemisahan dari Wiener Bankverein pada dekade 1920-an.[10]:73 Pada tahun 1942, bank ini juga mengambil alih 10% saham Böhmische Industriebank asal Praha dan 10% saham Deutsche Bank für Ostasien yang ditujukan untuk mengembangkan perdagangan dengan Kekaisaran Jepang.[10]:74 Pada akhir tahun 1944, neraca bank ini telah meningkat tiga kali lipat dari neraca tahun 1938, dengan dua pertiga asetnya merupakan utang pemerintah Jerman.[9] Namun, secara komparatif, bank ini kurang ekspansionis dan tidak sehaluan ideologis jika dibandingkan dengan bank besar di Jerman lainnya, terutama Deutsche Bank dan Dresdner Bank, dan pada tahun 1942, turun dari bank terbesar ketiga menjadi terbesar keempat di Jerman.[10]:69 Pada awal tahun 1945, bank ini pun memindahkan kantor pusatnya dari Berlin ke Hamburg sebagai upaya pencegahan.[10]:77
Iklan untuk Hansabank Riga, 1942
Stolperstein untuk mengenang Albert Katzenellenbogen di depan lokasi bekas kantor cabang Frankfurt (bekas kantor pusat dari Mitteldeutsche Creditbank) di Neue Mainzer Strasse 32
1945–1967
Poster iklan Commerzbank (pinjaman kecil untuk semua orang) (1959)
Pada akhir perang, bekas kantor pusat dan hampir separuh kantor cabang dari bank ini berada di zona pendudukan Soviet, di mana kantor-kantor tersebut kemudian dinasionalisasi dan dilikuidasi. Dari 119 kantor di Jerman Barat, 42 kantor hancur total, 35 kantor rusak berat, dan 42 kantor masih dapat beroperasi.[10]:82 Pada tahun 1947-1948, kantor-kantor tersebut direorganisasi menjadi sembilan kelompok cabang, yang ditujukan untuk beroperasi secara independen, yakni Bankverein Westdeutschland (Düsseldorf), Hansa-Bank (Hamburg), Merkur-Bank (Hanover), dan Holsten-Bank (Kiel) di zona pendudukan Britania Raya; Mittelrheinische Bank (Mainz) di zona Prancis; dan Mitteldeutsche Creditbank (Frankfurt), Bankverein für Württemberg-Baden (Stuttgart), Bayerische Disconto-Bank (Nuremberg), dan Bremer Handels-Bank (Bremen) di zona Amerika.[10]:83-84 Pada bulan Agustus 1949, bank ini kembali beroperasi di Berlin Barat, awalnya sebagai Bankhaus Holbeck, yang kemudian diubah namanya menjadi Bankgesellschaft Berlin AG pada bulan Oktober,[10]:86 dan lalu kembali diubah menjadi Berliner Commerzbank AG. Guna meningkatkan penyediaan kredit untuk ekonomi Jerman, sembilan entitas di Jerman Barat digabung pada bulan September 1952 menjadi tiga bank, yakni Bankverein Westdeutschland AG, diubah namanya menjadi Commerzbank-Bankverein AG pada tahun 1956, di Düsseldorf; Commerz- und Disconto-Bank AG di Hamburg; dan Commerz- und Credit-Bank AG di Frankfurt. Pada tanggal 1 Juli 1958, Commerzbank-Bankverein mengakuisisi dua entitas lain dan mengubah namanya menjadi Commerzbank AG. Sementara itu, Berliner Commerzbank AG baru bergabung ke Commerzbank pada tanggal 1 Oktober 1992.[9]
↑Schneider, Rembert (1995-02-17). "125 Jahre Commerzbank: Von Hamburg über Berlin, Düsseldorf nach Frankfurt und in die Welt. 'Die Bank an Ihrer Seite' ging oft eigene Wege". Börsen-Zeitung (dalam bahasa Jerman). hlm.5.
↑"Die Wurzeln der Commerzbank liegen in Hamburg". Frankfurter Allgemeine (dalam bahasa Jerman). 1995-02-15. hlm.22.
↑"Das Deutsche Reich stand bei der Geburt Pate: Commerzbank und Deutsche Bank blicken auf 125 Jahre Geschichte. Nähe zur Macht zahlte sich nicht immer aus". Der Tagesspiegel (dalam bahasa Jerman). 1995-02-19.