Cecilia Bouzat (lahir 10 Desember 1961) adalah seorang biokimiawan asal Argentina yang meneliti gangguan neurologis. Pada 2014, ia dianugerahi penghargaan sebagai Laureate Amerika Latin oleh L'Oréal-UNESCO untuk Perempuan dalam Sains. Pada 2015, namanya masuk dalam daftar 100 Perempuan versi BBC.[1]
Kehidupan awal dan pendidikan
Cecilia Bouzat lahir pada 10 Desember 1961 di Bahía Blanca, Argentina. Sebagai anak dan cucu dari seorang dokter, ia merupakan anak ketiga dari enam bersaudara dan telah menunjukkan ketertarikan pada dunia sains sejak masa sekolah.[2] Pada tahun kedua atau ketiga kuliah, Bouzat merasa yakin ingin meniti karier di bidang sains. Ia meraih gelar sarjana dan doktor dalam bidang Ilmu Biokimia di Universidad Nacional del Sur di Bahía Blanca, Buenos Aires, Argentina. Setelah menyelesaikan pendidikan lanjutannya, Bouzat menjalani studi pascadoktoral di Amerika Serikat, tepatnya di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota pada 1994.[3]
Fokus penelitian
Penelitian Bouzat berfokus pada sistem saraf dan bagaimana sel-sel otak serta otot berkomunikasi. Studi awalnya berkaitan dengan peran reseptor cys-loop dalam sinapsis yang memungkinkan terjadinya komunikasi cepat antar-neuron, serta bagaimana obat dan senyawa tertentu dapat memengaruhi kerja protein membran yang khusus terdapat dalam sistem saraf. Perubahan pada reseptor nikotinat neuron juga dikaitkan dengan gangguan neurologis.[4]
Karier
Saat ini, Bouzat menjabat sebagai peneliti utama di CONICET dan wakil direktur di Instituto de Investigaciones Bioquímicas de Bahía Blanca (INIBIBB) di Argentina. Ia juga memimpin pusat penelitian biokimia dan menjadi asisten profesor farmakologi di Universidad Nacional del Sur di kampung halamannya, Bahía Blanca. Bouzat merupakan anggota peneliti di Consejo Nacional de Investigaciones Científicas y Técnicas (CONICET) Argentina.
Penghargaan dan pengakuan
Pada 2005, Bouzat menerima Beasiswa Guggenheim di bidang Ilmu Pengetahuan Alam.[5] Pada 2007, ia juga meraih beasiswa penelitian dari lembaga yang sama yang memberikan penghargaan L'Oréal-UNESCO untuk Perempuan dalam Sains. Penghargaan yang diterimanya pada 2014 diberikan setiap tahun kepada lima perempuan dari berbagai wilayah di dunia atas kontribusi penelitian ilmiah mereka. Ia menjadi perempuan Argentina ketiga yang menerima penghargaan tersebut. Bouzat memperoleh penghargaan sebagai Laureate Amerika Latin dari L'Oréal-UNESCO atas penelitian berkelanjutan dan perannya sebagai ilmuwan perempuan terkemuka.[6] Dalam kutipan penghargaan disebutkan bahwa kontribusinya telah meningkatkan pemahaman tentang cara sel-sel otak berkomunikasi satu sama lain dan dengan otot.[7]
Atas pencapaiannya, ia diterima dan mendapat ucapan selamat dari Menteri Sains Argentina, Lino Barañao, serta Presiden Argentina saat itu, Cristina Fernandez de Kirchner.