Atik Soeardi memiliki latar belakang sebagai Guru dan merupakan lulusan Kweekschool Bandung. Tugas pertamanya sebagai seorang guru adalah di sekolah HIS di Indramayu.[1] Atik Soerdi termasuk memiliki karier yang cemerlang dan berhasil menduduki berbagai macam jabatan pada masa kolonial Hindia Belanda dan pada masa Pendudukan Jepang.
Atik Soeardi dimakamkan di Pemakaman Astana Gede yang berada di pusat kota Kuningan, Jawa Barat. Untuk menghormati jasa beliau, namanya kemudian diabadikan menjadi nama jalan di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.