Sekolapedia – 17 Agustus 2026 | Gelaran UFC 330 yang berlangsung di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, menjadi saksi bisu lahirnya sejarah baru dalam dunia Mixed Martial Arts (MMA). Islam Makhachev berhasil mempertahankan gelar juara welterweight miliknya melalui kemenangan keputusan mutlak (unanimous decision) atas penantang tangguh asal Irlandia, Ian Machado Garry. Kemenangan ini bukan sekadar pertahanan gelar biasa, melainkan momen di mana Makhachev resmi melampaui rekor legendaris Anderson Silva dengan mencatatkan 17 kemenangan beruntun di UFC.
Pertarungan ini menjadi sangat menarik karena mempertemukan dua filosofi persiapan yang bertolak belakang. Makhachev datang dengan fisik yang jauh lebih besar setelah menambah berat badan sebanyak 5kg demi meningkatkan kekuatan ototnya. Di sisi lain, Ian Machado Garry mengandalkan ketahanan fisik dan pemulihan cepat yang ia klaim berasal dari pola makan vegan yang ketat. Perdebatan mengenai apakah kekuatan otot murni dapat mengalahkan daya tahan berbasis tanaman menjadi tema utama sepanjang laga ini.
Jalannya Pertarungan: Dominasi Fisik vs Ketahanan Vegan
Sejak bel ronde pertama berbunyi, Makhachev langsung menunjukkan intensitas tinggi. Sang juara menggunakan keunggulan fisiknya untuk menutup jarak dan mengontrol tempo. Pada ronde kedua, Makhachev sempat mendaratkan tendangan kepala (head kick) yang menjatuhkan Garry, sebuah momen krusial yang menunjukkan kekuatan ledak dari massa otot tambahannya. Kontrol grappling dan serangan berat di posisi clinch menjadi senjata utama Makhachev untuk menekan sang penantang.
Namun, Garry tidak menyerah begitu saja. Memasuki ronde ketiga, ketahanan yang ia bangun melalui diet vegannya mulai terlihat. Garry mampu bangkit dan menggunakan kombinasi low kicks, oblique kicks, serta jab yang presisi untuk memenangkan ronde tersebut di mata para juri. Ia mampu memberikan tekanan balik dan membuat Makhachev mundur sejenak, membuktikan bahwa stamina plant-based miliknya sangat kompetitif di level tertinggi.
Memasuki ronde keempat dan kelima, momentum sempat berbolak-balik. Meskipun Garry mendaratkan lebih banyak serangan striking, Makhachev tetap memegang kendali melalui teknik wrestling dan kontrol posisi di atas lantai (ground control). Pada ronde penutup, Makhachev memanfaatkan kekuatan fisiknya untuk memastikan takedown kunci, menjaga Garry tetap di kanvas, dan mengamankan kemenangan melalui skor 49-46, 49-46, dan 48-47.
Kritik Pedas Dana White dan Update Kondisi Conor McGregor
Pasca laga, CEO UFC Dana White tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap sikap Ian Machado Garry. Meskipun mengakui bakat besar sang petarung Irlandia tersebut, White mengkritik mentalitas Garry di ronde-ronde akhir championship. White merasa Garry terlalu menunjukkan rasa hormat kepada lawan secara berlebihan di momen yang seharusnya ia gunakan untuk mencari penyelesaian (finish).
“Jika dia memiliki sedikit saja insting pembunuh, di ronde kelima itu, Anda tidak akan keluar hanya untuk berpelukan dan bersalaman. Hal itu membuat saya gila,” tegas White kepada media. Sementara itu, Garry menanggapi dengan bijak melalui media sosialnya, menyatakan bahwa ia bangga telah mendorong petarung terbaik dunia hingga batas maksimal.
Di tengah kemeriahan UFC 330, perhatian juga tertuju pada kondisi Conor McGregor. Setelah mengalami cedera ACL parah pada laga UFC 329 sebelumnya, McGregor memberikan kabar terbaru bahwa ia sedang dalam masa pemulihan pasca operasi. Meski McGregor optimis bisa kembali bertarung tahun depan, Dana White bersikap lebih realistis dan menyatakan bahwa saat ini pihaknya tidak sedang memikirkan rencana kembalinya sang bintang Irlandia tersebut karena proses pemulihan yang memakan waktu setidaknya satu tahun.
Hasil Pertandingan Utama dan Co-Main Event
| Pertandingan | Pemenang | Metode | Hasil |
|---|---|---|---|
| Main Event (Welterweight Title) | Islam Makhachev | Unanimous Decision | Makhachev mempertahankan gelar |
| Co-Main Event (Strawweight Title) | Mackenzie Dern | Unanimous Decision | Dern mempertahankan gelar |
Selain laga utama, Mackenzie Dern juga sukses mempertahankan gelar juara strawweight miliknya melalui kemenangan meyakinkan atas Gillian Robertson. Dern mendominasi jalannya laga dengan keahlian Brazilian Jiu-Jitsu yang luar biasa, memberikan ancaman submission yang terus-menerus sepanjang lima ronde.
Kemenangan Islam Makhachev di Philadelphia ini mengukuhkan posisinya sebagai petarung pound-for-pound terbaik di dunia. Dengan rekor 17 kemenangan beruntun, ia kini berada di jalur yang sama untuk dianggap sebagai petarung terhebat dalam sejarah UFC, bersanding dengan nama-nama besar seperti Anderson Silva dan Jon Jones.



Post Comment