"A Sky Full of Ghosts" adalah episode ke-4 seri televisidokumenter Amerika Serikat Cosmos: A Spacetime Odyssey. Episode ini tayang perdana tanggal 30 Maret 2014 di Fox dan 31 Maret 2014 di National Geographic Channel.[1] Episode ini membahas lubang hitam, dimulai dari pendapat keberadaan "bintang tak terlihat" oleh John Michell sampai penemuan lubang hitam pertama, Cygnus X-1.[2] Judulnya merupakan alusio tentang bagaimana cahaya dari bintang dan objek kosmos lainnya membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mencapai Bumi sehingga muncul kemungkinan bahwa kita melihat objek yang sudah tidak ada lagi.
Episode ini mendapat tanggapan positif. Seorang kritikus melihat bahwa "tingkat produksinya yang tinggi masih membuatnya tetap menghibur dan informatif."[3][4] Meski mendapat tanggapan positif, episode ini mendapat penilaian/pangsa sebesar 1,5/4 di kategori usia 18-49 dengan jumlah penonton langsung di Amerika Serikat sebanyak 3,91 juta orang, turun sejak episode pertamanya.[5]
Ringkasan
Tyson mengawali episode ini dengan menjelaskan sifat kecepatan cahaya dan fakta bahwa alam semesta teramati merupakan cahaya yang dipancarkan miliaran tahun yang lalu. Tyson lalu memaparkan cara astronomi modern memakai analisis seperti itu melalui waktu dalam untuk mengidentifikasi Ledakan Besar dan usia alam semesta.
Tyson lalu menjelaskan sifat lubang hitam, gaya gravitasinya yang besar sehingga mampu membelokkan cahaya, dan penemuan lubang hitam menggunakan sumber-sumber sinar-X seperti Cygnus X-1. Tyson memakai Kapal Imajinasi untuk memperlihatkan pembelokan ruang-waktu dan dilasi waktu ketika seseorang memasuki cakrawala peristiwa lubang hitam, serta kemungkinan bahwa perjalanan ini akan berakhir di tempat lain di semesta kita atau semesta lain atau bahkan perjalanan waktu. Tyson mengakhiri episode ini dengan bercerita bahwa putra Herschel, John, kelak terinspirasi oleh ayahnya untuk terus mendokumentasikan bintang-bintang yang dikenal manusia serta kontribusinya terhadap fotografi yang bergantung pada konsep waktu dalam yang juga digunakan oleh astronom.
Segmen animasi dalam episode ini memperlihatkan sosok William dan John Herschel; Sir Patrick Stewart mengisi suara William di segmen ini.
Tanggapan
Penayangan episode ini di Fox mendapat penilaian/pangsa sebesar 1,5/4 di kategori usia 18-49. Sekitar 3,91 juta penonton Amerika Serikat menontonnya secara langsung. Episode ini menempati peringkat ketiga dan terakhir di slot waktu yang sama setelah Resurrection dan Believe; dan ke-13 dari 18 acara yang mengudara pada malam itu.[5]