Asam α-amino-3-hidroksi-5-metil-4-isoksazolpropionat, disingkat sebagai AMPA, adalah senyawa kimia yang merupakan agonis spesifik untuk reseptor AMPA, di mana ia meniru efek neurotransmiter glutamat.[1]
Terdapat beberapa jenis saluran ion glutamatergik di sistem saraf pusat termasuk saluran AMPA, asam kainat, dan asam N-metil-D-aspartat (NMDA). Di sinapsis, reseptor-reseptor ini memiliki fungsi yang sangat berbeda. AMPA dapat digunakan secara eksperimental untuk membedakan aktivitas satu reseptor dari reseptor lainnya guna memahami perbedaan fungsinya.[2] AMPA menghasilkan excitatory postsynaptic potentials (EPSP) yang cepat.[1] AMPA mengaktifkan reseptor AMPA yang merupakan saluran kationik non-selektif yang memungkinkan lewatnya Na+ dan K+, dan oleh karena itu memiliki potensial keseimbangan mendekati 0 mV.
AMPA pertama kali disintesis bersama dengan beberapa turunan asam ibotenat lainnya oleh Krogsgaard-Larsen, Honoré, dan lainnya untuk membedakan reseptor sensitif glutamat dari reseptor sensitif aspartat.[3]
12Purves, Dale; George J. Augustine; David Fitzpatrick; William C. Hall; Anthony-Samuel LaMantia; James O. McNamara & Leonard E. White (2008). Neuroscience (Edisi 4th). Sinauer Associates. hlm.128–33. ISBN978-0-87893-697-7.
↑Dinh, L; Nguyen T; Salgado H; Atzori M (2009). "Norepinephrine homogeneously inhibits alpha-amino-3-hydroxyl-5-methyl-4-isoxazole-propionate- (AMPAR-) mediated currents in all layers of the temporal cortex of the rat". Neurochem Res. 34 (11): 1896–906. doi:10.1007/s11064-009-9966-z. PMID19357950. S2CID25255160.