×

KPop Demon Hunters Pecahkan Rekor: Menang Best Animated Feature & Best Original Song di Oscar 2026

Sekolapedia – 16 Maret 2026 | Film animasi KPop Demon Hunters mengukir sejarah pada ajang Academy Awards ke‑98 yang digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, pada 15 Maret 2026. Pada malam yang penuh sorotan itu, film produksi bersama Netflix dan Sony Pictures Animation berhasil membawa pulang dua piala tertinggi: Best Animated Feature dan Best Original Song untuk lagu “Golden”. Prestasi ganda ini sekaligus menandai pertama kalinya sebuah lagu K‑pop meraih Oscar, sekaligus memperkuat posisi Korea Selatan di panggung perfilman internasional.

Rekor dan Latar Belakang Film

Direktur Maggie Kang dan Chris Appelhans, bersama produser Michelle Wong, mempersembahkan kisah tentang sekelompok idola perempuan K‑pop yang secara rahasia berperan sebagai pemburu iblis. Naskah ditulis bersama Danya Jimenez dan Hannah McMechan, menggabungkan unsur mitologi Korea, demonologi, serta estetika pop modern. Proyek ini mulai dikembangkan pada 2021 oleh Sony Pictures Animation, namun karena tema yang dianggap niche dan dampak pandemi, Sony memutuskan menjual hak distribusi kepada Netflix. Film ini resmi rilis pada Juni 2025 dan langsung menjadi fenomena global.

Prestasi Lagu “Golden”

Lagu tema Golden ditulis oleh tim kreatif yang terdiri atas Ejae, Mark Sonnenblick, Ido, dan Teddy Park. Saat naik ke panggung Academy Awards, penyanyi‑penulis lagu Ejae mengekspresikan kebanggaan sekaligus harapan, mengungkapkan bahwa lagu ini bukan sekadar soal kesuksesan, melainkan tentang ketangguhan diri. Dalam waktu singkat, Golden menempati puncak Billboard Global 200, mendominasi tangga lagu di lebih dari tiga puluh negara termasuk Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat. Lagu ini juga mencatatkan sertifikasi dua kali Platinum atau lebih tinggi di delapan negara dan meraih posisi sepuluh besar di lebih dari dua puluh negara lainnya.

Kontroversi Pada Sesi Pidato

Sesaat setelah Ejae selesai berbicara, rekan penulis lagu Yuhan Lee memulai pidatonya, namun mikrofon tiba‑tiba dipotong oleh orkestra acara. Pemotongan ini memicu protes di media sosial karena beberapa anggota tim belum sempat menyampaikan terima kasih kepada pihak yang mendukung mereka. Penyelenggara Oscars menjelaskan bahwa batas waktu pidato ditetapkan sekitar 45 detik untuk menjaga kelancaran siaran. Meskipun demikian, tim kreatif KPop Demon Hunters melanjutkan ucapan terima kasih secara informal di belakang panggung setelah acara selesai.

Pengaruh di Musim Penghargaan 2026

Keberhasilan di Oscar melengkapi rangkaian penghargaan yang telah diraih film ini sejak awal musim penghargaan. KPop Demon Hunters sebelumnya telah memenangi Golden Globe Awards 2026, Critics’ Choice Awards 2026, serta sepuluh Annie Awards. Lagu Golden juga berhasil mengamankan Critics’ Choice Award dan Golden Globe untuk Best Original Song, serta memperoleh empat nominasi di Grammy Awards 2026, termasuk Song of the Year, dan berhasil memenangkan Best Song Written for Visual Media. Pencapaian tersebut menegaskan bahwa film animasi Asia kini mampu bersaing secara setara dengan karya-karya studio Hollywood tradisional.

🔖 Baca juga:
Panduan Lengkap Investasi Emas untuk Pemula: Lindungi Aset dari Inflasi

Implikasi bagi Industri Kreatif Korea

Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim produksi, melainkan juga simbol keberhasilan budaya pop Korea di kancah global. Maggie Kang dalam pidatonya menekankan, “Ini untuk Korea dan seluruh masyarakat Korea di mana pun berada.” Ia menambahkan harapan bahwa generasi berikutnya tidak akan memerlukan waktu lama untuk meraih pengakuan internasional. Data streaming Netflix menunjukkan bahwa sejak rilis, film ini telah mencatat lebih dari 541 juta jam tayang secara global, menjadikannya salah satu konten paling banyak ditonton di platform tersebut.

Secara keseluruhan, kemenangan KPop Demon Hunters di Oscar 2026 menandai titik balik penting bagi animasi berbasis budaya non‑Barat. Kombinasi visual inovatif, narasi yang mengangkat isu identitas, serta musik yang menembus batas genre berhasil menggaungkan suara Korea di panggung tertinggi perfilman dunia. Kesuksesan ini membuka peluang bagi proyek‑proyek serupa yang berakar pada warisan budaya lokal untuk bersinar di pasar internasional.

Post Comment