Kabar terbaru buat teman-teman yang sering lewat jalur nasional Trenggalek-Ponorogo. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) lagi ngebut buat bersihin material batu besar yang menutupi jalan. Targetnya? Dua hari selesai!
Tapi, tim di lapangan tetap harus ekstra waspada karena risiko longsor susulan masih mengintai.
baca juga: All England 2026: Putri KW Lolos ke Perempat Final, Jonatan Harus Terhenti
Strategi “Keroyokan” Pakai Alat Berat
Endhy Aktony dari BBPJN Jatim-Bali menjelaskan kalau mereka sudah menurunkan empat alat berat:
- 2 unit Ekskavator
- 1 unit Breaker (penghancur batu)
- 1 unit Loader
Strateginya, batu-batu raksasa itu dihancurkan dulu pakai breaker atas saran Basarnas. Setelah pecah kecil-kecil, baru deh diangkut pakai ekskavator. Jadi, kerjanya memang harus sabar dan bergantian.
Kabar Baik: Kerusakan Tidak Terlalu Parah
Untungnya, hasil pantauan di lapangan menunjukkan kalau kerusakan jalan nggak se-horor yang dibayangkan:
- Tembok Penahan: Masih kokoh, cuma pecah dikit karena tertimpa batu (bukan karena tanahnya ambles).
- Target Lebaran: Perbaikan aspal diusahakan tuntas sebelum musim mudik Lebaran biar akses balik normal lagi.
- Solusi Sementara: Sambil nunggu desain pembangunan permanen, area talud yang rusak bakal ditutup terpal atau geolandser biar nggak makin parah kena air hujan.
Flashback: Longsor batu besar ini terjadi Selasa sore (3/3) di KM 16, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek. Gara-gara ini, akses utama kedua kota tersebut sempat lumpuh total.
Gimana, ada bagian lain yang ingin kamu ubah atau tambahkan?
penulis: ridho
Post Comment