Lagi Ramai Kasus Campak, Yuk Kenali Fakta dan Gejalanya!

Campak itu disebabkan oleh virus dari kelompok Morbillivirus. Virus RNA ini gampang banget menular, jadi jangan disepelekan ya.

Gejala dan Cara Penularan

Andi Saguni, Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, menjelaskan gejala campak itu mirip flu berat:

  • Demam.
  • Ruam kemerahan di kulit.
  • Batuk dan pilek.
  • Mata merah dan berair.
  • Kadang disertai gatal sampai diare.

Baca Juga : Jadwal dan Cara Daftar

Penularannya sendiri bisa lewat droplet alias percikan air liur, misalnya saat penderita batuk atau bersin. Masa inkubasinya—yaitu waktu dari pertama kali kena virus sampai gejala muncul—rata-rata sekitar 10 hari.

Tren Kasus di Indonesia

Sayangnya, angka kasus campak di Indonesia terus menunjukkan tren naik dalam tiga tahun terakhir:

🔖 Baca juga:
Mengenal Glyph Interface 2.0 di Nothing Phone 4a Pro, Apa Saja Fungsinya?
  • Januari 2024: Sekitar 2.000 kasus.
  • Januari 2025: Melonjak jadi 5.000 kasus.
  • Januari 2026: Makin tinggi di angka 7.060 kasus.

Sepanjang tahun 2025, tercatat ada 116 Kejadian Luar Biasa (KLB) di 16 provinsi dengan 63.760 kasus suspek. Tapi, ada sedikit kabar baik di awal 2026 ini: angka fatalitas (Case Fatality Rate) kita tercatat lebih baik, yakni di angka 0,05 persen.

Baca Juga : Mahasiswa Pendidikan Olahraga Teknokrat Kampus Terbaik di Lampung Raih Perak Fighter of Road to PON Beladiri 2025

Pelajaran dari Kasus Viral

Kasus selebgram Ruce Nuenda yang berolahraga di luar saat kena campak sempat bikin heboh. Banyak warganet yang geram karena tindakannya dinilai membahayakan orang lain, terutama anak-anak dan ibu hamil.

Setelah ditegur banyak orang, Ruce pun meminta maaf. Dia mengaku sebelumnya sudah sempat ke UGD, tapi dokter menyatakan kondisinya tidak perlu rawat inap. Ruce juga mengakui baru sadar kalau tindakannya kurang tepat dan seharusnya melakukan isolasi diri di rumah.

Intinya: Kalau lagi sakit menular seperti campak, sebisa mungkin tetap di rumah ya agar tidak membahayakan orang di sekitar kita. Kalau merasa kurang sehat, jangan ragu untuk periksa ke dokter.

Penulis : Reyfen

Post Comment