×

Mantan Manajer Premier League Minta Maaf kepada Benjamin Sesko

Performa apik yang ditunjukkan Benjamin Sesko bersama Manchester United membuat seorang mantan manajer Premier League akhirnya menarik kembali kritik keras yang pernah ia lontarkan kepada sang striker.

Penyerang asal Slovenia tersebut belakangan tampil semakin meyakinkan bersama MU. Dalam tujuh pertandingan terakhir, Sesko berhasil mencetak enam gol, meskipun sebagian besar penampilannya datang dari bangku cadangan.

baca juga:Puding “Ekstra Protein” di Malang: Ada Ulatnya, Pemkot Lapor ke Pusat!

Penampilan konsisten itu membuatnya dipercaya menjadi starter saat MU meraih kemenangan 2-1 atas Crystal Palace dan ketika menghadapi Newcastle United, meski pada laga terakhir tersebut MU harus menelan kekalahan 1-2. Saat melawan Palace, Sesko mencetak gol kedelapannya musim ini yang memastikan kemenangan tim di babak kedua.

Striker berusia 22 tahun itu didatangkan dari RB Leipzig dengan nilai transfer sekitar 74 juta pound pada bursa transfer musim panas lalu, ketika Manchester United masih dilatih oleh Ruben Amorim. Pada masa itu, kontribusinya terbilang terbatas dengan hanya mencetak dua gol dari 17 penampilan.

🔖 Baca juga:
Program Unggulan Bupati Sukoharjo 2026: Fokus Pembangunan, Pendidikan, dan Kesehatan

Situasi mulai berubah setelah Michael Carrick mengambil alih posisi pelatih sementara. Di bawah arahan Carrick, performa Sesko meningkat cukup pesat hingga akhirnya menjadi salah satu pemain penting di tim.

Performa yang membaik ini juga membuat mantan pelatih Tottenham Hotspur, Tim Sherwood, menyampaikan permintaan maaf. Sebelumnya pada Januari lalu, Sherwood sempat menyebut Sesko tidak cukup bagus untuk bermain di Manchester United.

Kini ia mengakui bahwa penilaiannya saat itu didasarkan pada penampilan Sesko ketika masih bermain di bawah Ruben Amorim.

“Saya menilai dari Benjamin Sesko yang saya lihat saat masih bermain di bawah Ruben Amorim. Saat itu dia terlihat seperti striker yang bahkan tidak ingin maju untuk mengambil penalti ketika melawan Grimsby,” ujar Sherwood dalam podcast No Tippy Tappy Football.

Ia juga menambahkan bahwa bahkan para pendukung setia Manchester United pun mungkin mengakui bahwa penampilan Sesko pada musim sebelumnya belum memenuhi ekspektasi.

Sherwood bahkan sempat memprediksi Sesko akan mengalami nasib yang sama seperti Wout Weghorst yang gagal bersinar di Old Trafford. Namun kini ia mengakui bahwa prediksinya tersebut keliru.

“Awalnya saya pikir dia akan berakhir seperti Wout Weghorst dan menjadi rekrutan gagal lainnya. Tapi ternyata saya salah, dan saya harus meminta maaf kepadanya,” kata Sherwood.

Menurut Sherwood, perubahan performa Sesko tidak lepas dari peran Michael Carrick sebagai pelatih.

“Michael Carrick benar-benar mengubah Sesko. Sekarang dia bermain sesuai dengan kekuatannya. Dia terlihat percaya diri, mencetak gol-gol penting, dan kecepatan yang dimilikinya membuat para bek lawan kesulitan. Dia benar-benar berbeda dibandingkan beberapa bulan lalu saat masih dilatih Amorim,” ujar mantan gelandang Blackburn dan Tottenham tersebut.

Selain perubahan taktik dari pelatih, peningkatan performa Sesko juga disebut dipengaruhi oleh program latihan khusus di kamp SPS Performance di Dubai bulan lalu, seperti dilaporkan oleh The Athletic.

baca juga:CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung, Gelar PKM “AI for Metaverse Creation” di SMK Budi Karya Natar

Selama 13 dari 14 hari berada di Dubai, Sesko fokus menjalani latihan untuk meningkatkan kecepatan dan akselerasi dari posisi diam. Program latihan ini diyakini memberikan dampak besar terhadap permainannya di lapangan.

Salah satu buktinya terlihat saat ia mencetak gol kemenangan 1-0 melawan Everton setelah melakukan sprint dari setengah lapangan. Latihan tersebut juga membantu performanya ketika mencetak gol sundulan ke gawang Crystal Palace.

penulis;ilham

Post Comment