Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang lagi kena semprot netizen dan wali murid. Gara-garanya, ditemukan ulat alias belatung di dalam puding stroberi yang dibagikan ke siswa SD di daerah Lowokwaru. Bukannya sehat, yang ada malah bikin mual!
Menanggapi kejadian ini, Pemkot Malang nggak tinggal diam dan langsung lapor ke Badan Gizi Nasional (BGN) buat evaluasi total.
Wali Kota Bakal Panggil Pihak Pengelola
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, tegas banget soal ini. Beliau bakal memanggil Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) buat minta penjelasan.
- Siap-siap Sanksi: Kalau terbukti nggak sesuai standar operasional (SOP), bakal ada sanksi tegas.
- Wewenang Pusat: Meski Pemkot yang lapor, keputusan sanksi berat (seperti putus mitra) ada di tangan pemerintah pusat atau BGN.
- Evaluasi Grup: Wahyu bilang Satgas MBG sebenarnya sudah punya grup koordinasi khusus antar dinas buat saling mengingatkan, tapi ya namanya kecolongan, tetap harus dievaluasi biar nggak kejadian lagi.
Baca juga:Penegakan Hukum: Tindakan Tegas Polri Terhadap Penimbun BBM dana Minyak Goreng
Protes Keras dari Wali Murid
Kejadian ini ketahuan gara-gara ada orang tua murid SD negeri di Lowokwaru yang nemu belatung saat anaknya bawa pulang puding dari SPPG Tulusrejo 2.
“Kalau menunya nggak pantas, mending berhenti saja daripada anak-anak keracunan. Kalau mau lanjut, ya yang bener dong!” keluh salah satu orang tua yang kecewa berat.
Pengakuan Pihak Pengelola
Pihak SPPG Tulusrejo 2 sendiri sudah mengakui kalau ini murni kelalaian mereka. Dugaan sementara, ulat-ulat itu berasal dari buah stroberi yang jadi topping atau campuran pudingnya.
Penulis:okta
Post Comment