1. Gak Ada Lagi Drama “Web Crash”
Kalau dulu SIAK-NG sering “pingsan” pas diakses lebih dari 1.200 orang, sistem SLCM ini punya tenaga badak. Dr. Muhammad Rifqi Shihab dari Direktorat Transformasi Digital UI bilang kalau sistem baru ini sanggup melayani 30 sampai 40 ribu pengguna sekaligus. Jadi, momen rebutan kelas harusnya bakal jauh lebih lancar jaya.
2. Satu Pintu buat Semua Urusan
Sesuai namanya, SLCM bakal mengawal perjalanan kamu dari status maba, bayar UKT, urus beasiswa, sampai nanti wisuda. Kerennya lagi, sistem ini sudah terintegrasi, jadi mahasiswa nggak perlu ribet input data berulang kali. Tampilannya pun dibuat lebih modern dan user-friendly banget.
baca juga:Penegakan Hukum: Tindakan Tegas Polri Terhadap Penimbun BBM dana Minyak Goreng
Baca juga:Contoh Soal Komposisi Fungsi Penjumlahan Lengkap dengan Pembahasan dan Tips Mudah
3. Karya Anak UI Sendiri
Yang bikin bangga, sistem ini bukan beli jadi dari luar, lho. SLCM adalah bagian dari 40 sistem digital yang digarap lewat program UI Digital Leap 2026. Proyek ini dikerjakan secara internal oleh tim lintas fakultas (Fasilkom, FT, MIPA, Vokasi), serta melibatkan mahasiswa magang dan para alumni. Pokoknya prinsipnya: Dari UI, oleh UI, dan untuk UI.
4. Lompatan Menuju Era AI
Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, menyebut pembaruan ini sebagai langkah penting transformasi kampus. Selain urusan akademik, UI juga mendigitalisasi sistem parkir, asrama, hingga riset. Ini semua disiapkan sebagai fondasi sebelum nantinya UI beralih ke sistem berbasis kecerdasan buatan (AI).
penulis:septa



Post Comment