Gak Perlu Ribet ke Samsat! Begini Cara Gampang Cek & Bayar Pajak Kendaraan Secara Online

Bayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) itu emang sudah jadi menu wajib tiap tahun buat kita yang punya motor atau mobil. Kabar asyiknya, di tahun 2026 ini, urusan cek dan bayar pajak sudah nggak perlu lagi pakai drama antre panjang. Semuanya bisa beres lewat HP sambil santai di rumah!

Ada dua jalur kilat yang bisa kamu pakai buat intip tagihan pajak kamu:

1. Intip Lewat Website e-Samsat

Cara ini paling praktis kalau kamu nggak mau repot download aplikasi.

  • Langsung saja buka browser dan meluncur ke e-samsat.id.
  • Masukkan info kendaraan kamu: kode pelat, nomor pelat, nomor seri, dan 5 digit terakhir nomor rangka. Jangan lupa pilih provinsinya ya.
  • Klik tombol “CEK SEKARANG”.
  • Jreeeng! Semua info soal merek, tipe, tahun rakitan, sampai nominal pajak dan tanggal jatuh temponya bakal muncul lengkap.

Baca juga:STATISTIK MAN CITY VS NOTTM FOREST: Hujan Peluang Tapi Minim Penyelesaian?


2. Pakai Aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional)

Kalau mau yang lebih saktiโ€”bisa cek sekaligus langsung bayarโ€”aplikasi SIGNAL pilihannya. Kamu bisa cari di Play Store atau App Store.

🔖 Baca juga:
Taktik Sarri-Ball Berjaya! Lazio Bungkam AC Milan 1-0 di Olimpico, Rossoneri Terpaku
  • Install aplikasi SIGNAL di HP kamu.
  • Daftar akun dulu pakai NIK, email, nomor HP, dan buat password.
  • Masukkan data kendaraanmu: status kepemilikan, nomor pelat (NRKB), dan 5 digit terakhir nomor rangka.
  • Pilih menu “Cek Pajak” atau “Pajak Kendaraan Terdaftar”.

Gimana Cara Bayarnya?

Nah, kalau sudah cek tagihannya lewat aplikasi SIGNAL, kamu bisa langsung eksekusi pembayarannya di situ juga!

  • Pilih metode pembayaran yang kamu suka (bisa transfer bank, dll).
  • Kerennya lagi, kamu bisa pilih: mau STNK-nya dikirim langsung ke rumah atau mau ambil sendiri di kantor Samsat. Praktis banget, kan?

Awas Kena Denda! Cek Estimasi Dendanya di Sini:

Jangan sampai kelupaan ya, soalnya kalau telat bayar, dendanya lumayan berasa di dompet. Ini estimasi dendanya (tiap daerah bisa beda sedikit, ya):

Baca juga:Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Juara Nasional Lomba Videografi di IPB University 2026

KeterlambatanEstimasi Nominal Denda
1 Hari – 1 Bulan25% dari nilai PKB
2 Bulan50% dari nilai PKB
3 Bulan75% dari nilai PKB
4 – 6 Bulan100% dari nilai PKB
7 – 12 Bulan150% dari nilai PKB
13 – 24 Bulan200% dari nilai PKB

Tips: Selalu cek tanggal jatuh tempo di STNK atau aplikasi biar nggak kena denda zonk.

penulis:bagas

Post Comment