Masalah klasik SIAK-NG yang sering crash kalau diserbu mahasiswa saat isi IRS tampaknya bakal jadi kenangan masa lalu.
- Kapasitas Super: Kalau dulu sistem sudah “ngos-ngosan” saat diakses 1.200 orang, SLCM diklaim sanggup menampung 30 sampai 40 ribu pengguna sekaligus dalam waktu bersamaan.
- Modern & User-Friendly: Tampilannya jauh lebih kekinian dan stabil. Jadi, proses dari daftar kuliah sampai wisuda bakal lebih mulus.
Satu Sistem untuk Semua
Direktur Transformasi Digital UI, Dr. Muhammad Rifqi Shihab, menjelaskan kalau sistem ini nggak cuma buat nilai doang. SLCM bakal jadi pusat yang menghubungkan:
- Pembayaran biaya pendidikan.
- Pengelolaan beasiswa.
- Sertifikat digital.
- Integrasi data mahasiswa (nggak perlu input data berkali-kali).
Karya Anak Kandung UI Sendiri
Yang bikin bangga, sistem ini bukan hasil beli jadi dari luar, lho. SLCM adalah bagian dari program UI Digital Leap 2026 yang dikerjakan secara gotong royong oleh:
- Internal UI: Melibatkan tim dari Fasilkom, LST MIPA, hingga Lemtek FT.
- Mahasiswa & Alumni: Banyak aplikasi pendukung (seperti sistem parkir, asrama, dan wisuda) yang dikembangkan oleh mahasiswa magang dan para alumni UI yang ahli di bidang IT.
Menuju Kampus Berbasis AI
Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, menegaskan kalau pembaruan ini adalah langkah besar untuk transformasi digital kampus. Program ini diharapkan jadi batu loncatan supaya UI bisa lebih unggul dan berdampak, terutama sebelum nantinya beralih ke sistem yang berbasis kecerdasan buatan (AI).
penulis:septa


Post Comment