Karier Paul Pogba di AS Monaco Terancam Berakhir: Cedera Baru dan Rencana Pemutusan Kontrak

Karier Paul Pogba di AS Monaco Terancam Berakhir: Cedera Baru dan Rencana Pemutusan Kontrak

Sekolapedia – 12 Agustus 2026 | Masa depan gelandang bintang asal Prancis, paul pogba, kini berada di titik nadir setelah serangkaian masalah kebugaran yang tak kunjung usai. Pemain berusia 33 tahun tersebut dikabarkan tengah berada di ambang pemutusan kontrak lebih awal dengan klub Ligue 1, AS Monaco. Situasi ini semakin memanas setelah ia mengalami cedera otot baru saat menjalani sesi latihan pramusim di Inggris, yang memperkeruh ketidakpastian mengenai kelanjutan karier profesionalnya di Kerajaan Monako.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa waktu setempat di St. George’s Park, pusat pelatihan sepak bola nasional Inggris. Saat sedang mengikuti sesi latihan ringan setelah Monaco meraih kemenangan dalam laga persahabatan melawan Liverpool, Pogba dilaporkan mengalami cedera pada paha kiri yang mengakibatkan dirinya jatuh kesakitan. Cedera hamstring ini menjadi pukulan telak bagi sang pemain yang baru saja mencoba membangun kembali kebugarannya setelah masa hukuman larangan bermain akibat kasus doping.

Rentetan Masalah yang Menghambat Kebangkitan

Perjalanan paul pogba bersama AS Monaco sejatinya dimulai dengan harapan besar pada Juni 2025. Setelah melalui proses banding di Court of Arbitration for Sport (CAS) yang berhasil mengurangi masa hukuman dopingnya dari empat tahun menjadi 18 bulan, gelandang mantan pemain Juventus dan Manchester United ini memilih Monaco sebagai pelabuhan untuk membuktikan bahwa ia masih mampu bersaing di level tertinggi. Namun, realitas di lapangan berkata lain.

Berikut adalah ringkasan statistik dan fakta mengenai performa Pogba di Monaco:

  • Jumlah Penampilan: Hanya 6 kali tampil selama satu musim.
  • Total Menit Bermain: Sekitar 115 menit di kompetisi Ligue 1.
  • Status Kontrak: Kontrak dua tahun (seharusnya berakhir musim depan, namun kini diusulkan diputus lebih awal).
  • Kondisi Fisik: Terganggu oleh masalah cedera lutut kanan dan cedera hamstring/paha kiri terbaru.

Sejak bergabung secara gratis pada musim panas lalu, performa Pogba sangat terbatas. Ia baru mencatatkan debutnya pada November 2025, setelah menanti selama 26 bulan tanpa kompetisi resmi. Ketidakmampuan sang pemain untuk mencapai standar kebugaran yang diharapkan oleh manajemen klub menjadi alasan utama di balik rencana pemutusan kerja sama ini.

Negosiasi Pemutusan Kontrak di Tengah Perubahan Strategi Klub

Laporan dari berbagai sumber menyebutkan bahwa pembicaraan mengenai pemutusan kontrak melalui kesepakatan bersama sebenarnya sudah mulai diinisiasi oleh pihak manajemen Monaco beberapa pekan sebelum cedera terbaru ini terjadi. Monaco merasa bahwa investasi waktu dan sumber daya untuk memulihkan kondisi fisik paul pogba belum memberikan hasil yang sebanding dengan kontribusi di lapangan.

Selain faktor medis, perubahan di kursi kepelatihan juga turut memengaruhi posisi pemain internasional Prancis tersebut. Kehadiran Filipe Luis yang menggantikan Sebastien Pocognoli sebagai pelatih baru Monaco membawa visi taktis yang berbeda, terutama dalam menentukan komposisi lini tengah tim. Hal ini membuat ruang bagi pemain dengan riwayat cedera tinggi seperti Pogba menjadi semakin sempit.

Saat ini, kedua belah pihak sedang menjajaki jalan tengah mengenai kompensasi finansial terkait pemutusan kontrak tersebut. Monaco dilaporkan telah memberikan kebebasan kepada Pogba untuk mencari klub baru lebih awal agar ia dapat segera menemukan stabilitas karier yang hilang. Jika kesepakatan ini tercapai, pemain yang pernah membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 ini akan kembali berstatus pemain bebas transfer.

Situasi ini menjadi babak baru yang penuh ketidakpastian bagi sang gelandang. Kegagalan di Monaco seolah menjadi ujian berat bagi paul pogba untuk membuktikan bahwa ia masih layak berada di kancah sepak bola elit dunia atau justru menandai penurunan drastis dalam perjalanan karier profesionalnya yang gemilang.

Post Comment