Sekolapedia – 27 September 2026 | Stadion Wembley menjadi saksi bisu drama sepak bola yang luar biasa saat Spanyol berhasil membalikkan keadaan dan menaklukkan tuan rumah Inggris dengan skor tipis 3-2 dalam laga pembuka Grup A3 UEFA Nations League 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung dengan tempo tinggi ini menjadi panggung pembuktian bagi pemain muda berbakat, termasuk aksi gemilang álex baena yang masuk dari bangku cadangan dan langsung mengubah jalannya laga.
Pertandingan dimulai dengan intensitas yang sangat tinggi. Baru dua menit laga berjalan, Spanyol mengejutkan publik Wembley melalui aksi Lamine Yamal. Memanfaatkan kecerobohan Marc Guéhi di lini pertahanan, Yamal dengan tenang mencuri bola dan melepaskan tembakan mendatar kaki kiri yang menembus gawang James Trafford. Gol cepat ini menjadi salah satu gol tercepat dalam sejarah pertemuan Inggris di Wembley.
Namun, Inggris tidak tinggal diam. Tuan rumah mulai membangun tekanan melalui lini tengah yang solid. Pada menit ke-36, Anthony Gordon berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menerima umpan matang dari Jude Bellingham. Momentum berbalik sepenuhnya ke tangan Inggris hanya empat menit berselang. Melalui skema serangan balik yang rapi, Nico O’Reilly mengirimkan umpan silang akurat yang disambut dengan sundulan keras oleh Harry Kane, membawa Inggris unggul 2-1 sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Spanyol yang sempat tertinggal tampak membutuhkan suntikan energi baru. Pelatih Luis de la Fuente mengambil keputusan krusial dengan memasukkan beberapa pemain pengganti, salah satunya adalah álex baena. Kehadiran pemain tengah ini memberikan dampak instan terhadap ritme permainan La Roja.
Hanya dalam waktu lima menit setelah menginjakkan kaki di lapangan, álex baena menunjukkan kelasnya sebagai pemain penentu. Berawal dari kesalahan umpan Nico O’Reilly di luar kotak penalti yang berhasil dipotong oleh Dani Olmo, bola langsung disodorkan kepada Baena. Dengan penempatan posisi yang cerdas, ia melepaskan tembakan terukur dari luar kotak penalti yang mengarah tepat ke sudut bawah gawang, menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-60.
Aksi álex baena tidak berhenti sampai di situ. Ia tidak hanya mencetak gol penyama kedudukan, tetapi juga menunjukkan visi bermain yang luar biasa dengan memberikan assist krusial bagi Mikel Oyarzabal. Gol Oyarzabal pada menit ke-74 memastikan kemenangan Spanyol sekaligus melengkapi drama lima gol di Wembley.
Inggris sempat memiliki kesempatan emas untuk membalikkan keadaan melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Harry Kane, namun tembakan tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Kegagalan ini menjadi titik balik yang sangat fatal bagi The Three Lions di tengah dominasi Spanyol yang kian menguat.
Berikut adalah ringkasan statistik pertandingan utama:
| Detail Pertandingan | Informasi |
|---|---|
| Skor Akhir | Inggris 2 – 3 Spanyol |
| Pencetak Gol Spanyol | Lamine Yamal (2′), Álex Baena (60′), Mikel Oyarzabal (74′) |
| Pencetak Gol Inggris | Anthony Gordon (36′), Harry Kane (40′) |
| Lokasi | Stadion Wembley, London |
| Kompetisi | UEFA Nations League 2026/2027 |
Kemenangan ini memastikan Spanyol mengawali perjalanan mereka di Grup A3 dengan tiga poin penuh. Performa impresif para pemain cadangan, terutama bagaimana álex baena mampu mengontrol tempo dan memberikan kontribusi langsung pada gol, menunjukkan kedalaman skuad Spanyol yang luar biasa di bawah asuhan Luis de la Fuente. Bagi Inggris, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga mengenai pentingnya konsentrasi di lini belakang dan penyelesaian peluang di momen krusial.


Post Comment