Sekolapedia – 25 Oktober 2026 | Perjalanan gemilang ganda putra Indonesia di ajang BWF Super 750 French Open 2026 terus berlanjut. Raymond Indra bersama pasangannya, Nikolaus Joaquin, sukses mengamankan tiket babak semifinal setelah melewati laga perempat final yang penuh drama di Arena Grand Paris, Prancis, pada Jumat (23/10/2026). Meski berhasil menumbangkan wakil tangguh asal China, pasangan berjuluk RayJo ini justru memberikan reaksi yang tidak biasa di hadapan media.
Dalam pertandingan perempat final tersebut, pasangan Indonesia ini harus berhadapan dengan Hu Ke Yuan dan Lin Xiang Yi. Pertandingan berlangsung sangat intens selama 37 menit, di mana kedua pasangan saling jual beli serangan dengan kecepatan tinggi. Pasangan China tersebut menerapkan strategi no-lob yang sangat disiplin, memaksa Raymond dan Joaquin untuk terus bekerja keras dalam mengendalikan tempo permainan.
Ketegangan sempat memuncak pada gim pertama saat posisi Indonesia sangat terdesak. Tertinggal dengan skor 18-20, kemenangan tampaknya sudah di depan mata bagi wakil China. Namun, Nikolaus Joaquin menunjukkan ketenangan luar biasa dengan mengambil inisiatif di area depan net. Keberaniannya memotong bola-bola silang lawan berhasil memicu kebangkitan empat poin beruntun, hingga akhirnya Indonesia menutup gim pertama dengan skor tipis 23-21.
Memasuki gim kedua, intensitas permainan tidak menurun. Pasangan China kembali melancarkan gempuran cepat untuk memaksa terjadinya gim penentu. Akan tetapi, Raymond Indra mampu menjaga fokus dan disiplin dalam melancarkan pukulan pengembalian rendah guna meredam agresivitas lawan. Hasilnya, Indonesia berhasil menutup laga dengan kemenangan dua gim langsung, 23-21 dan 21-18.
Menariknya, alih-alih merayakan kemenangan besar ini dengan euforia, Raymond Indra justru meluapkan kekecewaan terhadap performa pribadinya. Pemain binaan PB Djarum tersebut mengaku belum puas karena masih banyak melakukan kesalahan sendiri yang tidak perlu sepanjang pertandingan. “Beruntung masih bisa menang,” ungkapnya singkat saat memberikan keterangan kepada awak media.
Senada dengan rekannya, Nikolaus Joaquin memberikan apresiasi terhadap kualitas permainan lawan sekaligus bersyukur karena mereka dapat menyelesaikan laga tanpa mengalami cedera. Joaquin menilai bahwa setiap pasangan yang berhasil menembus babak delapan besar memiliki peluang yang sama besar untuk menjadi juara, sehingga kesiapan mental di lapangan menjadi kunci utama.
Sebelum mencapai babak perempat final, perjalanan RayJo memang tidaklah mudah. Mereka sebelumnya harus melewati laga ketat di babak 16 besar saat menghadapi Chen Bo Yang/Liu Yi dengan skor 24-22 dan 22-20. Kemenangan demi kemenangan ini membuktikan bahwa duet muda Indonesia ini merupakan salah satu ancaman serius di turnamen bergengsi ini.
Kini, fokus utama pasangan Indonesia adalah mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya. Di babak semifinal yang dijadwalkan pada Sabtu (24/10), Raymond/Joaquin akan ditantang oleh pasangan asal Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee. Raymond Indra menyatakan bahwa mereka akan memprioritaskan pemulihan kondisi fisik terlebih dahulu sebelum melakukan sesi latihan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan yang terjadi pada pertandingan sebelumnya agar tampil lebih maksimal di babak semifinal.
Keberhasilan menembus semifinal ini menjadi bukti kemajuan pesat ganda putra Indonesia di kancah internasional, meskipun catatan kritis dari Raymond Indra menunjukkan standar tinggi yang ia tetapkan untuk dirinya sendiri dalam mengejar prestasi yang lebih besar.
