Ajax Imbau Suporter Waspada di Split Setelah 18 Orang Ditangkap

Ajax mengingatkan para pendukungnya agar mengutamakan keselamatan selama berada di Split. Imbauan itu disampaikan setelah 18 suporter ditangkap dan sejumlah pendukung lainnya dilaporkan mengalami serangan fisik. Klub juga menyarankan agar suporter tidak pergi ke kawasan kota tua serta tetap waspada saat bergerak di sekitar kota dan bandara.

Informasi yang disampaikan Ajax menunjukkan bahwa perjalanan menuju atau dari lokasi tertentu perlu dilakukan dengan perhatian ekstra. Klub menyebut adanya laporan mengenai suporter yang diduga telah ditunggu oleh sekelompok orang setelah turun dari taksi. Dalam beberapa kasus, barang bawaan mereka disebut diperiksa untuk mencari atribut yang berkaitan dengan klub.

Ajax meminta suporter menghindari kawasan kota tua

Pesan keselamatan dari Ajax menyoroti kawasan kota tua Split sebagai tempat yang sebaiknya tidak dikunjungi oleh para pendukung. Imbauan ini diberikan di tengah laporan penangkapan dan serangan terhadap suporter. Klub meminta mereka mempertimbangkan arahan tersebut ketika menentukan rute dan kegiatan selama berada di kota.

Ajax juga mengingatkan bahwa kewaspadaan tetap diperlukan meskipun polisi dilaporkan mengetahui situasi tersebut. Menurut keterangan klub, petugas kepolisian meningkatkan kehadiran di bandara dan di kota. Namun, Ajax tetap meminta setiap suporter menjaga keselamatan dirinya sendiri dan memperhatikan keadaan sekitar.

Keberadaan polisi tambahan merupakan informasi penting bagi pendukung yang sedang bepergian, tetapi bukan alasan untuk mengabaikan imbauan keselamatan. Pesan klub menekankan bahwa setiap orang perlu tetap berhati-hati, termasuk saat tiba, meninggalkan kendaraan, atau berjalan di area publik. Suporter juga sebaiknya mengikuti arahan resmi yang tersedia.

Laporan tentang taksi dan pemeriksaan barang bawaan

Ajax menyebut adanya laporan bahwa sopir taksi diduga memberi tahu pihak lain ketika mengangkut suporter. Setelah penumpang turun, mereka disebut telah ditunggu oleh sekelompok orang. Informasi tersebut disampaikan sebagai laporan mengenai situasi yang dialami pendukung, bukan sebagai keterangan bahwa setiap perjalanan taksi di Split memiliki risiko yang sama.

Dalam sejumlah kejadian, bagasi suporter dilaporkan diperiksa untuk mencari benda atau tanda yang berkaitan dengan Ajax. Pemeriksaan semacam itu menambah alasan bagi klub untuk meminta pendukung tetap berhati-hati dan memperhatikan keamanan barang pribadi. Suporter yang merasa situasinya tidak aman perlu mempertimbangkan langkah yang paling melindungi dirinya.

Isi imbauan tersebut juga menggarisbawahi pentingnya memperhatikan cara bepergian. Laporan tentang penumpang yang diduga diikuti setelah turun dari kendaraan membuat tahap kedatangan dan keberangkatan patut dicermati. Ajax tidak menyebut bahwa seluruh pengemudi atau perjalanan terlibat, sehingga informasi ini perlu dipahami sesuai konteks laporan yang disampaikan.

Direktur Supportersvereniging Ajax membagikan kesaksian

Fabian Nagtzaam, direktur sekaligus pengurus Supportersvereniging Ajax, membagikan cerita seorang suporter yang mengaku diserang di Split melalui akun X. Nagtzaam menyampaikan bahwa cerita tersebut dipublikasikan dengan persetujuan pendukung yang bersangkutan. Ia juga mengajak para suporter untuk saling menjaga.

Kesaksian itu memberikan gambaran tentang pengalaman seorang pendukung di tengah situasi yang dilaporkan. Dalam pesannya kepada Nagtzaam, suporter tersebut mengatakan dirinya dikepung oleh kelompok yang berjumlah sekitar 20 orang. Ia menggambarkan orang-orang itu mengenakan penutup wajah dan membawa senjata.

Suporter tersebut menyampaikan bahwa ia dikepung oleh sekitar 20 orang yang mengenakan bivakmutsen atau penutup wajah dan membawa senjata.

Keterangan itu merupakan cerita dari seorang suporter yang dibagikan oleh Nagtzaam. Dengan menyampaikan identitas sumbernya secara terbatas dan menyebut persetujuan untuk publikasi, Nagtzaam mengingatkan pendukung lain agar tidak menganggap perjalanan di kota tersebut bebas dari risiko. Ia menekankan pesan untuk saling memperhatikan.

Penangkapan dan serangan menjadi perhatian pendukung

Angka 18 suporter yang ditangkap menjadi bagian penting dari kabar mengenai situasi di Split. Selain itu, laporan tentang pendukung yang diserang secara fisik membuat Ajax mengeluarkan peringatan keselamatan. Informasi yang tersedia tidak memerinci identitas para pendukung yang ditangkap ataupun rincian setiap insiden, sehingga hal-hal tersebut tidak dapat dipastikan dari keterangan klub yang dikutip.

Untuk para suporter, inti pesannya adalah agar tidak mengabaikan arahan yang dikeluarkan Ajax. Klub meminta mereka menjauhi kota tua, tetap waspada, dan memikirkan keselamatan pribadi. Kehadiran polisi yang ditambah di bandara serta kota menjadi bagian dari respons keamanan yang disebutkan, tetapi klub tetap menempatkan kewaspadaan individu sebagai hal utama.

Pesan Ajax: tetap waspada dan saling menjaga

Serangkaian laporan ini membuat Ajax dan perwakilan pendukungnya sama-sama mengingatkan suporter supaya berhati-hati. Pesan tersebut mencakup perjalanan dengan taksi, pemeriksaan barang, situasi ketika turun dari kendaraan, dan pilihan untuk tidak mengunjungi kawasan kota tua. Para pendukung diminta menjaga diri sekaligus memperhatikan orang-orang yang bepergian bersama mereka.

Nagtzaam menyampaikan seruan untuk saling menjaga setelah membagikan cerita suporter yang mengaku diserang. Sementara itu, Ajax meminta pendukung memperhatikan keselamatan meskipun polisi telah mengetahui situasi dan menambah kehadiran di sejumlah lokasi. Kedua imbauan itu berfokus pada sikap waspada dan kepedulian di antara sesama pendukung.

Bagi suporter Ajax di Split, langkah paling relevan berdasarkan peringatan tersebut adalah mengikuti arahan klub, menghindari kawasan yang secara khusus disebut, dan tetap memperhatikan keadaan sekitar. Laporan mengenai 18 penangkapan, dugaan serangan fisik, serta kesaksian tentang pengepungan menunjukkan alasan di balik imbauan itu. Ajax meminta para pendukung menjaga keselamatan masing-masing dan saling memperhatikan selama berada di kota.

Sumber referensi: www.at5.nl

Post Comment