Melintasi Generasi: Ten2Five Rayakan 22 Tahun Berkarya dan Fenomena Lagu Lawas yang Dicintai Gen Alpha

Melintasi Generasi: Ten2Five Rayakan 22 Tahun Berkarya dan Fenomena Lagu Lawas yang Dicintai Gen Alpha

Sekolapedia – 04 September 2026 | Industri musik Indonesia kembali menjadi saksi bisu bagaimana sebuah karya yang legendaris mampu menembus sekat usia. Fenomena menarik terjadi pada grup musik Ten2Five, di mana Ten2Five sering manggung di pensi SMP lagi, bangga didengar Gen Alpha sebagai bukti bahwa musikalitas mereka tidak lekang oleh waktu. Perjalanan panjang selama lebih dari dua dekade ini membawa mereka pada sebuah fase baru yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya saat pertama kali dibentuk pada tahun 2004.

Dalam sebuah sesi konferensi pers yang digelar di Artotel Casa Kuningan pada Selasa (2/9/2026), Imel, sang vokalis, mengungkapkan rasa harunya atas perkembangan audiens mereka. Ia menyoroti bagaimana lagu-lagu yang dulu menjadi soundtrack era 2000-an, kini justru menemukan pendengar baru di kalangan remaja yang jauh lebih muda. Fenomena Ten2Five sering manggung di pensi SMP lagi, bangga didengar Gen Alpha ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas lagu tetap menjadi faktor utama dalam menarik perhatian pendengar, terlepas dari perubahan zaman.

Imel menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir, intensitas penampilan mereka di acara pentas seni (pensi) meningkat pesat. Namun, ada perbedaan mencolok dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika dahulu mereka lebih banyak diundang ke ajang pensi tingkat SMA, kini panggung-panggung sekolah menengah pertama (SMP) menjadi tempat mereka kembali bersinar. Hal ini memberikan perspektif baru bagi grup yang telah genap berusia 22 tahun tersebut.

Aspek Perubahan Era Awal (2004) Era Digital (2026)
Media Distribusi Kaset dan CD Streaming & Digital
Target Audiens Generasi Millennial Gen Z dan Gen Alpha
Skala Panggung Konser & Festival Pensi SMA & SMP

Perjalanan menuju titik ini tidaklah mulus. Ten2Five mengakui bahwa mereka sempat mengalami masa sulit dalam beradaptasi dengan teknologi. Pada masa transisi dari format fisik seperti kaset dan CD ke format digital, grup ini sempat berada dalam fase penolakan atau denial. Mereka merasa enggan untuk langsung mengikuti arus perubahan teknologi yang mengubah cara musik diproduksi dan didistribusikan.

Baca juga:
Tragedi Mencekam di Selat Lombok: KMP Putri Yasmin Terbakar, Penumpang Terpaksa Bertaruh Nyawa di Laut

Namun, seiring berjalannya waktu, mereka berhasil melewati transisi tersebut dan kini justru tumbuh lebih mandiri. Ten2Five kini mengambil peran sebagai eksekutif produser untuk karya-karya mereka sendiri. Keberhasilan mereka dalam merangkul teknologi digital inilah yang memungkinkan fakta bahwa Ten2Five sering manggung di pensi SMP lagi, bangga didengar Gen Alpha dapat terwujud, karena akses musik mereka kini sangat mudah dijangkau oleh generasi muda melalui platform digital.

Selain merayakan perjalanan musik, kabar gembira juga datang dari dunia hiburan tanah air lainnya yang melibatkan talenta muda berbakat. Di tengah euforia musik, perhatian publik juga tertuju pada aktris muda Freya Jayawardana. Selain kesibukannya sebagai kapten JKT48, Freya dijadwalkan membintangi film layar lebar berjudul Harga Teman yang diadaptasi dari novel karya Debora Danisa. Film yang diproduksi oleh Rekata Studio ini direncanakan tayang pada tahun 2026 dengan durasi sekitar 117 menit.

Film Harga Teman akan menceritakan perjuangan Uji, seorang desainer grafis asal Dieng yang membangun agensi kreatif bersama sahabat-sahabatnya setelah kehilangan pekerjaan di Jakarta. Freya akan beradu akting dengan aktor ternama seperti Devano Danendra, Emir Mahira, dan Diandra Agatha. Kehadiran film ini menambah warna dalam industri kreatif Indonesia, bersanding dengan dinamika industri musik yang terus bergerak maju.

Baca juga:
Skandal Korupsi Raksasa: Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terancam Pidana Setelah Praperadilan Kandas

Kembali ke kabar Ten2Five, sebagai bentuk syukur atas 22 tahun berkarier, mereka telah menyiapkan sebuah perayaan besar. Mereka akan menggelar konser tunggal perdana yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026 di M Bloc Space, Jakarta. Konser ini diharapkan menjadi ajang pertemuan lintas generasi, di mana pendengar lama dapat bernostalgia dan pendengar baru dari kalangan Gen Alpha dapat merasakan langsung energi musik mereka secara langsung.

Secara keseluruhan, fenomena Ten2Five sering manggung di pensi SMP lagi, bangga didengar Gen Alpha menunjukkan bahwa konsistensi dalam berkarya akan membuahkan hasil yang manis. Meskipun industri musik terus berganti wajah dan teknologi, esensi dari sebuah lagu yang menyentuh hati akan selalu menemukan jalannya menuju telinga pendengar, bahkan hingga ke generasi anak-anak kita sendiri.

Baca juga:
How the Epstein Files Impacted Philanthropy and Foundations

Post Comment