Siapkan Generasi Emas! OMI Kemenag 2026 Resmi Dibuka: Intip Daftar Lomba, Jadwal, dan Syarat Pendaftarannya

Siapkan Generasi Emas! OMI Kemenag 2026 Resmi Dibuka: Intip Daftar Lomba, Jadwal, dan Syarat Pendaftarannya

Sekolapedia – 31 Agustus 2026 | Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menggelar ajang bergengsi tahunan bagi para siswa madrasah dan sekolah umum. Gelaran omi kemenag 2026 kini telah resmi dibuka, menawarkan wadah bagi talenta muda untuk menunjukkan keunggulan mereka di bidang sains dan riset. Dengan mengusung tema besar “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju”, kompetisi ini diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kepedulian terhadap lingkungan.

Pendaftaran untuk ajang omi kemenag ini telah dimulai sejak tanggal 27 Agustus 2026 dan dijadwalkan akan berlangsung hingga 2 September 2026. Para peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui portal resmi yang telah disediakan oleh Komite OMI Nasional. Bagi siswa madrasah, pastikan institusi Anda telah memenuhi persyaratan administrasi seperti memiliki Nomor Statistik Madrasah (NSM) dan terdaftar aktif di sistem EMIS Kemenag. Sementara bagi sekolah umum yang ingin berpartisipasi dalam bidang sains, kepemilikan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan status aktif di Dapodik Kemendikbudristek menjadi syarat mutlak.

Dua Jalur Utama: Bidang Sains dan Bidang Riset

Kompetisi tahun ini terbagi menjadi dua kategori besar yang dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan inovatif. Pendekatan soal dalam ajang ini juga unik, di mana materi yang diujikan memadukan nilai-nilai keislaman, penerapan teknologi terkini, serta kearifan budaya lokal, sejalan dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta.

1. Bidang Sains

Bidang sains berfokus pada penguasaan mata pelajaran melalui tes berjenjang dengan sistem Computer Based Test (CBT). Berikut adalah rincian mata lomba berdasarkan jenjang pendidikan:

Baca juga:
Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membayar Pajak dan Cara Menghindarinya
  • MI/SD Sederajat: Matematika Terintegrasi dan IPAS Terintegrasi.
  • MTs/SMP Sederajat: Mencakup mata pelajaran seperti Matematika, IPA, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi yang telah terintegrasi.
  • MA/SMA Sederajat: Mencakup mata pelajaran sains tingkat lanjut yang terintegrasi dengan nilai keislaman.

2. Bidang Riset

Khusus untuk jenjang MTs dan MA, tersedia bidang riset yang menantang siswa untuk melakukan penelitian mendalam. Ruang lingkup riset meliputi tema Ekoteologi, Sustainable Development Goals (SDGs), dan Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional. Peserta dapat mendaftar secara perorangan atau dalam kelompok yang terdiri dari maksimal tiga siswa dengan didampingi maksimal dua guru pembimbing.

Perlu diperhatikan bahwa panitia menerapkan aturan yang sangat ketat terkait integritas akademik. Setiap proposal riset akan melalui proses pengecekan plagiarisme dengan batas maksimal kemiripan sebesar 25 persen. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat berakibat fatal, yakni diskualifikasi dari bidang riset selama tiga tahun berturut-turut.

Jadwal Seleksi dan Alokasi Medali

Tahapan kompetisi omi kemenag dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, hingga mencapai tingkat nasional. Untuk tingkat kabupaten/kota, seleksi akan dilaksanakan secara daring menggunakan sistem CBT di lokasi yang telah ditentukan oleh komite setempat.

Baca juga:
Kartu Lansia Jakarta 2026: Syarat, Cara Daftar, dan Besaran Bantuan Terbaru

Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras para peserta, Kementerian Agama telah menyiapkan ratusan medali. Berikut adalah tabel alokasi medali untuk bidang sains:

Jenjang Pendidikan Emas Perak Perunggu
MI/SD Sederajat 10 20 30
MTs/SMP Sederajat 15 30 45
MA/SMA Sederajat 30 60 90

Sementara itu, untuk bidang riset, medali emas, perak, dan perunggu akan diberikan kepada tiga karya terbaik di setiap ruang lingkup dan jenjang. Selain medali, terdapat pula penghargaan khusus untuk kategori Presentasi Terbaik, Poster Terbaik, dan Expo Terbaik pada tahap final yang diselenggarakan secara luring.

Melalui penyelenggaraan omi kemenag 2026, pemerintah berharap dapat memperkuat sinergi antara ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai keislaman. Ajang ini bukan sekadar kompetisi akademik, melainkan langkah strategis dalam membentuk karakter generasi unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa di masa depan.

Baca juga:

Post Comment