Sekolapedia – 19 Agustus 2026 | Dunia sepak bola Italia tengah diramaikan dengan kabar kepindahan besar di sektor penjaga gawang. Guglielmo Vicario resmi diperkenalkan sebagai rekrutan terbaru Juventus untuk menghadapi musim kompetisi 2026-27. Kepindahan ini bukan sekadar transfer pemain biasa, melainkan sebuah realisasi dari impian masa kecil sang kiper untuk membela klub raksasa asal Turin tersebut.
Juventus akhirnya berhasil mengakhiri pencarian panjang mereka untuk posisi penjaga gawang setelah sebelumnya sempat dikaitkan dengan nama-nama besar seperti Emiliano Martinez dan Zion Suzuki. Melalui kesepakatan yang matang, klub memutuskan untuk mendatangkan Vicario dari Tottenham Hotspur dengan status pinjaman selama satu musim penuh. Kesepakatan ini juga menyertakan opsi pembelian permanen senilai 8 juta euro (sekitar Rp167,23 miliar) di akhir musim nanti, yang memberikan fleksibilitas finansial bagi manajemen Bianconeri.
Babak Baru Setelah Masa Sulit di London
Kepindahan ini menjadi titik balik krusial dalam karier profesional vicario. Selama tiga musim terakhir bersama Tottenham Hotspur, ia telah menunjukkan kualitasnya dengan mencatatkan 117 penampilan dan mengemas 23 clean sheet. Ia bahkan menjadi bagian penting saat Tottenham berhasil menjuarai Liga Europa pada musim 2024-25 dengan tampil solid dalam sembilan pertandingan krusial.
Namun, perjalanan di Premier League tidak selalu mulus. Musim 2025-26 menjadi periode yang menantang bagi sang kiper, terutama setelah ia sempat menjalani operasi hernia pada bulan Maret yang memaksanya absen dari sejumlah laga penting. Situasi semakin sulit ketika ia kehilangan tempat utama di bawah asuhan Roberto De Zerbi, di mana Antonin Kinsky lebih dipercaya sebagai pilihan utama di bawah mistar gawang. Kondisi inilah yang memicu keputusan Tottenham untuk melepasnya, sekaligus membuka jalan bagi Juventus untuk mengambil kesempatan.
Sentuhan Dingin Luciano Spalletti
Kehadiran kiper berusia 29 tahun ini disambut hangat oleh manajer Juventus, Luciano Spalletti. Dalam sesi latihan terbaru, Spalletti memberikan pujian setinggi langit terhadap kepribadian dan etos kerja sang pemain. Menurut Spalletti, kualitas yang dimiliki Vicario bukan hanya soal teknis, melainkan juga kematangan mental dan dedikasi profesional yang luar biasa.
- Kematangan Mental: Dianggap sebagai pemain yang sangat serius dan memahami tanggung jawab profesinya.
- Kualitas Teknis: Spalletti menyebut level permainan Vicario berada di kelas atas (top notch).
- Pengalaman Serie A: Memiliki rekam jejak yang kuat di liga domestik melalui 73 pertandingan bersama Cagliari dan Empoli.
Spalletti meyakini bahwa pengalaman panjang yang dimiliki Vicario di Serie A akan memudahkannya untuk beradaptasi dengan cepat di lingkungan baru. Hal ini menjadi faktor kunci bagi Juventus yang musim lalu sempat mengalami kendala stabilitas di sektor penjaga gawang, terutama setelah performa Michele Di Gregorio yang dianggap kurang konsisten pada musim 2025-26.
Impian yang Menjadi Kenyataan
Bagi sang pemain, mengenakan jersey Juventus adalah sebuah kehormatan tertinggi. Dalam sebuah pernyataan emosional, ia mengungkapkan bahwa kesempatan ini adalah impian yang ia bawa sejak kecil. Ia merasa sangat bangga dapat mewujudkan ambisi tersebut bersama keluarganya, sembari menyadari tanggung jawab besar yang menyertai sejarah panjang klub sebesar Juventus.
Dengan pengalaman lima caps bersama Timnas Italia dan kemampuannya dalam menjaga ketenangan di bawah tekanan, Juventus berharap vicario dapat menjadi tembok kokoh yang membawa klub kembali ke kejayaan domestik maupun Eropa. Debutnya sangat dinantikan, dengan spekulasi bahwa ia berpeluang langsung tampil dalam laga melawan Frosinone untuk menunjukkan kualitasnya di hadapan publik Turin.
Secara keseluruhan, transfer ini merupakan langkah strategis bagi kedua belah pihak. Juventus mendapatkan penjaga gawang berkualitas dengan skema biaya yang terukur, sementara Vicario mendapatkan kesempatan emas untuk membangkitkan kembali kariernya di tanah kelahiran dan membela klub yang selama ini menjadi obsesi sepak bolanya.



Post Comment