Jelang Sidang Ijazah, Jokowi Kumpulkan Alumni Fakultas Kehutanan UGM di Solo

Jelang Sidang Ijazah, Jokowi Kumpulkan Alumni Fakultas Kehutanan UGM di Solo

Sekolapedia – 21 Juli 2026 | Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, menggelar pertemuan hangat di kediaman pribadinya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, pada Senin (20/7/2026). Pertemuan ini menjadi sorotan publik karena dilakukan di tengah persiapan menghadapi sidang perkara dugaan ijazah palsu yang menyeret nama Roy Suryo dan dr. Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa sebagai terdakwa. Dalam suasana yang cair dan penuh keakraban, Jokowi tampak bercengkerama dengan rekan-rekan seangkatannya dari fakultas kehutanan ugm angkatan 1980.

Agenda pertemuan tersebut bukan sekadar reuni biasa. Jokowi secara terbuka menyatakan bahwa momentum ini dimanfaatkan untuk mengonsolidasikan diri bersama rekan-rekan kuliahnya menjelang proses persidangan. Sebanyak 15 orang dari alumni fakultas kehutanan ugm dijadwalkan akan hadir sebagai saksi dalam persidangan tersebut untuk memberikan kesaksian mengenai latar belakang pendidikan dan keaslian ijazah sang presiden. Mereka dipilih karena memiliki pengalaman akademik yang sama dan pernah menempuh kelas yang sama selama masa perkuliahan.

Salah satu sosok yang menarik perhatian dalam pertemuan tersebut adalah Mulyono. Namanya sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah dokter Tifa melontarkan tudingan bahwa sosok Mulyono bukanlah lulusan universitas, melainkan seorang calo tiket di Terminal Tirtonadi, Solo. Namun, dokumen akademik yang sempat diunggah oleh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, membuktikan sebaliknya. Data tersebut menunjukkan bahwa Mulyono merupakan lulusan fakultas kehutanan ugm tahun 1987, yang masuk pada tahun akademik 1980/1981, seangkatan dengan Presiden Jokowi.

Dalam pertemuan di Solo, Mulyono hadir bersama delapan rekan lainnya dengan mengenakan kemeja hijau dan celana jeans. Penampilannya yang terlihat santai tanpa topi ini menjadi kontras dengan berbagai narasi yang sempat beredar di ruang publik. Jokowi sendiri tampak sangat menikmati momen silaturahmi tersebut, bahkan sempat melayani sapaan warga dan awak media sebelum melanjutkan agenda makan siang bersama para sahabat lamanya.

Kuasa hukum pihak terkait memastikan bahwa seluruh saksi yang dihadirkan, yang merupakan alumni fakultas kehutanan ugm, telah menjalani persiapan matang. Hal ini dilakukan untuk memastikan keterangan yang diberikan di depan majelis hakim tetap konsisten dan sesuai dengan berita acara pemeriksaan yang telah dibuat sebelumnya. Tim hukum menekankan pentingnya pembuktian secara hukum sebagai langkah untuk meluruskan polemik isu ijazah yang telah bergulir cukup lama di masyarakat.

🔖 Baca juga:
Stephan el Shaarawy: Dari Bakat Muda ke Ikon Global, Dampak dan Prestasinya di Dunia Sepak Bola

Pertemuan di kediaman Jokowi ini menegaskan komitmen para alumni untuk memberikan klarifikasi langsung mengenai riwayat pendidikan mereka. Dengan adanya pembuktian melalui saksi-saksi kunci yang merupakan rekan satu kelas, diharapkan segala tuduhan terkait ijazah palsu dapat terjawab secara transparan di ruang sidang. Solidaritas para alumni dari fakultas kehutanan ugm ini menjadi bukti nyata dukungan moral dan faktual bagi Jokowi dalam menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.

Secara keseluruhan, langkah Jokowi mengumpulkan teman-teman masa kuliahnya merupakan strategi persiapan yang terukur. Dengan dukungan kesaksian dari para rekan seangkatan, proses pembuktian hukum diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan titik terang atas polemik yang selama ini membebani publik. Kehadiran para saksi dari kalangan akademisi yang kredibel diharapkan mampu mengakhiri perdebatan panjang mengenai keabsahan ijazah tersebut.

Post Comment