Sekolapedia – 01 Juli 2026 | Laju Tim Nasional Prancis di ajang Piala Dunia 2026 tampak seolah tidak terbendung. Pasukan Didier Deschamps kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat terkuat juara tahun ini setelah tampil perkasa dalam babak 32 besar. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, pada Selasa (30/6/2026), Prancis sukses membungkam Swedia dengan skor telak 3-0, sekaligus mengamankan tiket menuju babak 16 besar.
Kylian Mbappe: Sang Pemecah Rekor Dunia
Bintang utama dalam kemenangan ini tidak lain adalah Kylian Mbappe. Penyerang Real Madrid tersebut tidak hanya membawa timnya menang, tetapi juga mengukir sejarah baru di panggung sepak bola dunia. Mbappe mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut, yang sekaligus memecahkan rekor gol terbanyak di fase gugur Piala Dunia yang sebelumnya dipegang oleh legenda Brasil, Ronaldo, dan Leonidas.
Gol bersejarah pertama Mbappe tercipta pada menit ke-45 di penghujung babak pertama. Melalui skema kerja sama satu-dua yang apik bersama Ousmane Dembele, Mbappe berhasil melewati pertahanan Viktor Gyokeres sebelum melepaskan tembakan tajam yang gagal dihalau kiper Swedia, Jacob Widell Zetterstrom. Torehan ini merupakan gol kesembilan Mbappe di fase gugur Piala Dunia, sebuah pencapaian yang menempatkannya selangkah lebih dekat dengan rekor gol sepanjang masa milik Lionel Messi.
Setelah turun minum, Prancis semakin mendominasi. Bradley Barcola menggandakan keunggulan Les Bleus lewat aksi memukaunya, sebelum akhirnya Mbappe mencetak gol keduanya pada menit ke-74. Gol kedua tersebut lahir berkat umpan matang dari Michael Olise yang menunjukkan ketajaman lini serang Prancis. Dalam wawancaranya usai laga, Mbappe menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja keras kolektif tim, meskipun ia mengakui tim sempat bermain terlalu berhati-hati di awal laga.
Michael Olise: Sang Raja Assist Baru
Selain Mbappe, nama Michael Olise turut mencuri perhatian dunia. Pemain berbakat ini tampil luar biasa dengan menjadi motor serangan Prancis. Berkat performanya, Olise kini memuncaki daftar pemain dengan assist terbanyak di Piala Dunia 2026 sejauh ini dengan koleksi 5 assist. Catatan ini menempatkannya sebagai pemberi assist terbanyak kedua dalam satu edisi Piala Dunia sejak tahun 1966, hanya berada di bawah legenda Brasil, Pele, yang mencatatkan 6 assist pada edisi 1970.
Secara historis, Olise juga telah masuk dalam jajaran pemberi assist teratas dalam sejarah tim nasional Prancis di turnamen Piala Dunia. Ia kini sejajar dengan Antoine Griezmann dan hanya tertinggal dari rekor René Kopa yang mencatatkan 8 assist. Kemampuan visi bermain Olise menjadi faktor kunci yang membuat skema serangan Prancis begitu cair dan sulit dihentikan oleh lawan.
Statistik Fenomenal dan Dominasi Skor
Kemenangan atas Swedia ini juga melahirkan catatan statistik yang sangat mengesankan bagi tim asuhan Didier Deschamps. Prancis berhasil mencetak tiga gol atau lebih dalam lima pertandingan beruntun di ajang Piala Dunia. Perjalanan impresif ini mencakup:
- Fase Grup: Mengalahkan Senegal (3-1)
- Fase Grup: Mengalahkan Irak (3-0)
- Fase Grup: Mengalahkan Norwegia (4-1)
- Babak 32 Besar: Mengalahkan Swedia (3-0)
- Final Piala Dunia 2022: Hasil imbang 3-3 melawan Argentina
Total 16 gol telah dikumpulkan Prancis dalam lima laga beruntun tersebut, sebuah bukti nyata betapa tajamnya lini depan mereka saat ini. Dominasi ini memberikan sinyal bahaya bagi tim-tim lain yang akan dihadapi di babak selanjutnya.
Langkah Selanjutnya di Babak 16 Besar
Dengan kemenangan telak ini, Prancis resmi menjadi tim ketujuh yang memastikan tempat di babak 16 besar. Di fase berikutnya, Les Bleus dijadwalkan akan menghadapi tantangan dari Paraguay. Paraguay sendiri merupakan tim kejutan di turnamen kali ini setelah berhasil menyingkirkan raksasa Jerman melalui drama adu penalti yang menegangkan.
Berikut adalah daftar tim yang telah lebih dulu mengamankan posisi di babak 16 besar hingga Rabu (1/7/2026):
| No | Negara | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Kanada | Menang 1-0 atas Afrika Selatan |
| 2 | Brasil | Menang 2-1 atas Jepang |
| 3 | Paraguay | Menang adu penalti atas Jerman |
| 4 | Maroko | Menang adu penalti atas Belanda |
| 5 | Norwegia | Menang 2-1 atas Pantai Gading |
| 6 | Meksiko | Menang 2-0 atas Ekuador |
| 7 | Prancis | Menang 3-0 atas Swedia |
Sementara itu, tersingkirnya Swedia menambah daftar panjang tim-tim kuat yang harus angkat koper lebih awal. Turnamen ini terus menyuguhkan kejutan, di mana raksasa Eropa seperti Jerman dan Belanda harus terhenti di babak 32 besar. Namun bagi Prancis, perjalanan mereka baru saja dimulai dengan momentum yang sangat kuat untuk mengejar gelar juara dunia yang sempat tertunda di tahun 2022.
Secara keseluruhan, performa Prancis di Piala Dunia 2026 menunjukkan keseimbangan antara kematangan taktik Deschamps, ketajaman individu Mbappe, serta kreativitas pemain muda seperti Barcola dan Olise. Jika konsistensi ini terus terjaga, tidak menutup kemungkinan Les Bleus akan kembali mengangkat trofi emas di akhir turnamen nanti.



Post Comment