Gelombang Baru Seleksi Mandiri 2026: Dari Inklusivitas ULM hingga Perubahan Jadwal di Unmul dan Unum

Gelombang Baru Seleksi Mandiri 2026: Dari Inklusivitas ULM hingga Perubahan Jadwal di Unmul dan Unum

Sekolapedia – 30 Juni 2026 | Memasuki akhir Juni 2026, dinamika dunia pendidikan tinggi di Indonesia tengah mencapai puncaknya. Berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) di berbagai wilayah sedang menjalankan rangkaian seleksi mandiri dengan berbagai skema, mulai dari ujian tulis berbasis komputer (UTBK) hingga penggunaan skor UTBK-SNBT. Fenomena ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penyesuaian jadwal akibat agenda akademik, pengumuman hasil seleksi berskala besar, hingga upaya nyata kampus dalam mewujudkan pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas.

Inklusivitas di ULM: Pendampingan Khusus bagi Peserta Disabilitas

Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menunjukkan komitmennya terhadap pemerataan akses pendidikan melalui penyediaan fasilitas khusus bagi peserta seleksi mandiri. Dalam pelaksanaan UTBK jalur mandiri yang berlangsung dari 30 Juni hingga 4 Juli 2026, ULM secara khusus menyiapkan tenaga relawan atau volunteer untuk mendampingi peserta penyandang disabilitas.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi calon mahasiswa dalam mengikuti seluruh rangkaian ujian dengan nyaman dan adil. Berdasarkan data pelaksanaan, terdapat sebanyak 23 peserta disabilitas yang turut berkompetisi di antara total 4.691 peserta UTBK jalur mandiri di ULM. Wakil Rektor Bidang Akademik ULM, Iwan Aflanie, menegaskan bahwa kehadiran pendamping ini adalah bentuk upaya universitas dalam memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh lapisan masyarakat untuk masuk ke perguruan tinggi.

Proses ujian sendiri dilaksanakan di 23 laboratorium komputer yang tersebar di berbagai fakultas dan Pascasarjana. Selain aspek pendampingan, ULM juga memperketat prosedur keamanan dengan mewajibkan verifikasi identitas yang ketat sebelum peserta memasuki ruang ujian guna mencegah praktik kecurangan seperti perjokian.

Penyesuaian Jadwal di Universitas Mulawarman dan Universitas Negeri Malang

Di sisi lain, beberapa institusi mengalami dinamika terkait manajemen waktu pelaksanaan seleksi. Universitas Mulawarman (Unmul) di Samarinda, Kalimantan Timur, secara resmi mengumumkan adanya perubahan jadwal pada sejumlah tahapan Seleksi Mandiri 2026. Penyesuaian ini dilakukan menyusul adanya perubahan agenda pada Bagian Akademik Rektorat Unmul.

🔖 Baca juga:
Teddy Ungkap Fenomena Kereta Kerakyatan: Lebih dari 10.000 Penumpang Bergelimang di Stasiun Pasar Senen Saat Mudik Lebaran

Perubahan tersebut meliputi beberapa tahapan krusial, di antaranya:

  • Pengumuman kelulusan ujian tulis tahap pertama.
  • Pembayaran biaya psikotes.
  • Pelaksanaan psikotes dan sesi wawancara.
  • Pengumuman hasil ujian akhir.

Pihak rektorat mengimbau seluruh calon mahasiswa untuk terus memantau informasi terbaru melalui saluran resmi universitas agar tidak tertinggal jadwal yang telah diperbarui. Hal serupa juga terjadi di Universitas Negeri Malang (UM). Meskipun awalnya dijadwalkan mulai pada 26 Juni, pendaftaran Seleksi Mandiri Gelombang 3 melalui jalur skor UTBK-SNBT mengalami pergeseran jadwal menjadi 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Jalur ini menjadi kesempatan terakhir bagi lulusan SMA/MA/SMK sederajat yang tidak lolos SNBP untuk masuk ke UM dengan menggunakan nilai UTBK-SNBT tanpa perlu mengikuti ujian tulis tambahan.

Momentum Pengumuman SMMPTN-Barat 2026

Sementara itu, perhatian besar tertuju pada pengumuman hasil Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) 2026. Konsorsium yang terdiri dari 27 PTN di wilayah barat Indonesia ini mencatat antusiasme yang sangat tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai 30.525 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30.315 peserta dinyatakan telah menyelesaikan pendaftaran secara permanen dan berhak mengikuti tahapan seleksi.

Ketua SMMPTN-Barat 2026, Prof. Ibrahim, menyatakan bahwa seluruh proses seleksi yang telah dilaksanakan sejak 17 hingga 24 Juni lalu berjalan dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas. Pengumuman hasil kelulusan dijadwalkan mulai dapat diakses pada Selasa, 30 Juni 2026, mulai pukul 16.00 WIB. Untuk menghindari kendala teknis akibat lonjakan trafik pada laman utama, panitia telah menyediakan sejumlah laman mirror yang dapat diakses oleh peserta.

Beberapa universitas yang mencatatkan jumlah peserta lokasi UTBK terbanyak meliputi Universitas Riau, Universitas Jambi, Universitas Syiah Kuala, Universitas Bengkulu, Universitas Lampung, Universitas Tanjungpura, Universitas Palangka Raya, Universitas Singaperbangsa Karawang, Universitas Siliwangi, dan Universitas Sumatera Utara. Hal ini mencerminkan semakin luasnya jangkauan akses pendidikan tinggi di wilayah Indonesia bagian barat.

Ringkasan Informasi Seleksi Mandiri 2026

Sebagai panduan bagi para calon mahasiswa, berikut adalah rangkuman poin penting terkait perkembangan seleksi mandiri di beberapa kampus tersebut:

Universitas Status/Informasi Utama Catatan Penting
ULM UTBK Jalur Mandiri (30 Juni – 4 Juli) Menyiapkan volunteer untuk 23 peserta disabilitas.
Unmul Perubahan Jadwal Seleksi Mandiri Penyesuaian agenda akademik di Rektorat.
UM Gelombang 3 Skor UTBK-SNBT Pendaftaran 29 Juni – 3 Juli 2026 via daring.
SMMPTN-Barat Pengumuman Hasil (30 Juni) Akses mulai pukul 16.00 WIB melalui laman resmi dan mirror.

Secara keseluruhan, meskipun terdapat berbagai kendala teknis seperti perubahan jadwal dan kepadatan akses sistem, penyelenggaraan seleksi mandiri tahun 2026 menunjukkan kemajuan signifikan dalam hal inklusivitas dan jangkauan peserta. Para calon mahasiswa diharapkan tetap tenang dan selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi masing-masing universitas guna memastikan seluruh tahapan seleksi dapat diikuti dengan sukses.

Post Comment