Jerome Powell Bebas Dari Penyidikan: Senat Angkat Blok, Kevin Warsh Siap Jadi Ketua Fed

Jerome Powell Bebas Dari Penyidikan: Senat Angkat Blok, Kevin Warsh Siap Jadi Ketua Fed

Sekolapedia – 27 April 2026 | Jakarta, 27 April 2026 – Keputusan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) untuk menghentikan penyelidikan kriminal terhadap Jerome Powell menandai titik balik signifikan dalam dinamika politik ekonomi Amerika. Langkah ini tidak hanya menghapus beban hukum yang menimpa Ketua Federal Reserve (Fed) saat ini, tetapi juga membuka jalan bagi nominasi mantan eksekutif Wall Street, Kevin Warsh, untuk mengisi posisi tersebut.

Akhir Penyidikan oleh DOJ

Pada Jumat, Jaksa Agung Jeanine Pirro mengumumkan bahwa DOJ akan menyerahkan investigasi yang sempat mengarah pada Jerome Powell kepada Inspector General Fed. Penyidikan awalnya dimulai pada Januari ketika muncul tuduhan bahwa Fed telah melakukan pembengkakan biaya konstruksi pada gedung-gedung pusatnya di Washington, D.C., dengan potensi kerugian miliaran dolar bagi wajib pajak.

Menurut pernyataan resmi, Inspector General akan meneliti secara menyeluruh pengelolaan dana konstruksi tersebut, namun tidak ada indikasi bahwa tuduhan kriminal akan berlanjut. “Kami tidak akan ragu untuk memulai kembali penyelidikan kriminal bila fakta-fakta baru menuntutnya,” ujar Pirro di platform X, menegaskan bahwa keputusan saat ini bersifat sementara dan bergantung pada temuan selanjutnya.

Reaksi Senator Thom Tillis

Senator Republik dari North Carolina, Thom Tillis, yang sebelumnya menjadi penghalang utama bagi proses konfirmasi Kevin Warsh, menyatakan dukungannya setelah DOJ menghentikan penyelidikan. Tillis mengatakan, “Dengan berakhirnya penyelidikan terhadap Jerome Powell, tidak ada lagi hambatan utama bagi nominasi Kevin Warsh untuk menjadi Ketua Fed.”

Selama beberapa minggu terakhir, Tillis menekankan bahwa penyelidikan tersebut merupakan upaya politik yang dapat mengancam independensi Fed. Ia menambahkan bahwa keputusan DOJ memberikan kejelasan bagi proses legislasi selanjutnya.

🔖 Baca juga:
The Science Funding Scandal: Why Renowned Researchers Are Named in the Files

Dukungan terhadap Kevin Warsh

Presiden Donald Trump telah menominasikan Kevin Warsh sebagai pengganti Jerome Powell sejak Februari 2026. Warsh, yang pernah menjabat sebagai anggota Federal Open Market Committee (FOMC) pada era 2000-an, dikenal dengan pandangan hawkishnya terhadap kebijakan moneter.

Komite Senat Banking, Housing, and Urban Affairs menggelar dengar pendapat pada 21 April, di mana Warsh menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. Dengan berakhirnya penyelidikan terhadap Jerome Powell, proses konfirmasi diperkirakan akan bergerak lebih cepat, meskipun masih harus melewati pemungutan suara akhir di Senat.

Implikasi bagi Kebijakan Moneter

Penggantian Jerome Powell dengan Kevin Warsh dapat menandai perubahan arah kebijakan moneter AS. Warsh diperkirakan akan lebih agresif dalam menaikkan suku bunga guna menahan inflasi, berbeda dengan pendekatan Powell yang lebih berhati-hati.

Para analis ekonomi menilai bahwa langkah ini dapat memperkuat nilai dolar, namun berisiko menekan pertumbuhan ekonomi domestik. Selain itu, penyerahan investigasi kepada Inspector General Fed diharapkan meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran internal lembaga, yang selama ini menjadi sorotan kritik.

Secara keseluruhan, keputusan DOJ tidak hanya memengaruhi nasib pribadi Jerome Powell, tetapi juga menyiapkan panggung bagi kebijakan moneter baru di bawah Kevin Warsh. Pengamat politik memperkirakan bahwa dinamika ini akan menjadi faktor penting dalam pemilihan legislatif mendatang, mengingat peran Fed yang sangat krusial dalam menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Dengan dukungan luas dari anggota Senat, termasuk Thom Tillis, proses konfirmasi Warsh diprediksi dapat selesai pada akhir Mei, menjelang akhir masa jabatan Jerome Powell yang resmi berakhir pada 15 Mei 2026. Namun, pengawasan publik dan lembaga pengawas internal tetap menjadi kunci untuk memastikan integritas kebijakan Fed ke depannya.

Post Comment