×

Whoosh Meroket! Penumpang Naik 25% Saat Lebaran, Rekor 21.500 dalam Satu Hari

Whoosh Meroket! Penumpang Naik 25% Saat Lebaran, Rekor 21.500 dalam Satu Hari

Sekolapedia – 25 Maret 2026 | PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat lonjakan signifikan penumpang layanan kereta cepat Whoosh pada periode Angkutan Lebaran 2026. Pada tanggal 24 Maret 2026, jumlah penumpang yang memanfaatkan Whoosh mencapai 21.500 orang, melanjutkan tren kenaikan yang telah terlihat pada hari sebelumnya.

Data dari KCIC menunjukkan bahwa pada 23 Maret 2026, sebanyak 23.000 hingga 23.141 penumpang menggunakan Whoosh dalam satu hari, menandakan peningkatan sekitar 25 % dibandingkan volume normal akhir pekan yang biasanya berada di kisaran 19.000‑20.000 penumpang. Peningkatan ini menegaskan terjadinya arus balik Lebaran, di mana masyarakat yang sempat mudik kembali ke Jakarta untuk melanjutkan aktivitas pasca libur.

Rute Terpopuler dan Dinamika Penumpang

Rute utama yang menyumbang mayoritas penumpang adalah perjalanan dari Stasiun Padalarang (Bandung) menuju Stasiun Halim (Jakarta). Pada 24 Maret, seluruh kursi keberangkatan siang antara pukul 13.00‑18.00 terjual habis, menunjukkan tingginya permintaan dari penumpang Bandung yang ingin kembali ke ibu kota. Selain rute Bandung‑Jakarta, layanan Whoosh juga mencatat permintaan kuat menuju Karawang, dengan perkiraan 2.000 penumpang per hari. Untuk meningkatkan kenyamanan, KCIC menambah armada shuttle gratis di Karawang dari satu menjadi dua unit.

Penjualan Tiket dan Proyeksi Kedepan

H+3 Lebaran (24 Maret 2026) saja, KCIC berhasil menjual sekitar 15.000 tiket, dan memperkirakan total penumpang akan mencapai 24.000 atau lebih menjelang akhir periode. Secara kumulatif, selama periode Angkutan Lebaran 13‑30 Maret 2026, total penumpang Whoosh diperkirakan telah melewati 210.000‑220.000 orang, menandakan tren pertumbuhan yang konsisten.

Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC, menegaskan bahwa faktor utama peningkatan tersebut adalah kecepatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu yang ditawarkan Whoosh. “Whoosh menjadi pilihan utama karena dapat menempuh jarak Jakarta‑Bandung dalam waktu singkat, sehingga cocok untuk masyarakat yang ingin mengoptimalkan waktu libur,” ujarnya dalam keterangan resmi.

🔖 Baca juga:
Top 10 Movies on Netflix: Must-Watch Films for Every Movie Lover

Prediksi Puncak Arus Balik

KCIC memproyeksikan puncak arus balik akan terjadi pada akhir pekan 28‑29 Maret 2026, bertepatan dengan penutupan posko Angkutan Lebaran dan persiapan kembali ke aktivitas sekolah pada 30 Maret. Pihak operator mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui kanal resmi, baik daring maupun luring, guna menghindari kehabisan kursi.

Faktor Pendukung dan Dampak Ekonomi

  • Kecepatan tempuh: Whoosh menempuh rute Jakarta‑Bandung dalam kurang lebih 40 menit, mengurangi waktu perjalanan dibanding moda darat konvensional.
  • Kenyamanan: Kabin ber-AC, Wi‑Fi, serta layanan shuttle gratis di stasiun tujuan meningkatkan nilai tambah bagi penumpang.
  • Efek ekonomi: Lonjakan penumpang berkontribusi pada peningkatan pendapatan KCIC serta mendukung sektor pariwisata di Bandung dan Karawang.

Dengan performa ini, Whoosh tidak hanya memperkuat posisi sebagai moda transportasi pilihan selama periode mudik, tetapi juga menegaskan potensi pertumbuhan jangka panjang bagi layanan kereta cepat di Indonesia. Antusiasme publik yang tinggi menjadi sinyal kuat bagi KCIC untuk terus meningkatkan kapasitas, frekuensi, dan kualitas layanan demi memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.

Kesimpulannya, peningkatan penumpang Whoosh sebesar 25 % pada momen Lebaran 2026 mencerminkan keberhasilan strategi layanan cepat, nyaman, dan terintegrasi. Jika tren ini berlanjut, Whoosh dapat menjadi pilar utama transportasi inter‑kota, sekaligus mendukung percepatan konektivitas nasional.

Post Comment