×

Tol Purwomartani‑Prambanan Dibuka Fungsional, Hemat Setengah Jam untuk Mudik Jogja‑Solo!

Tol Purwomartani‑Prambanan Dibuka Fungsional, Hemat Setengah Jam untuk Mudik Jogja‑Solo!

Sekolapedia – 17 Maret 2026 | Jalan Tol YogyakartaSolo segmen Purwomartani‑Prambanan resmi dibuka secara fungsional pada Senin, 16 Maret 2026, menyambut arus mudik Lebaran 2026. Ribuan pemudik langsung memanfaatkan jalur baru ini, menandai upaya pemerintah daerah dan PT Jasa Marga Yogya‑Solo dalam mengurangi kemacetan pada jalur arteri utama.

Upacara Pembukaan dan Pengelolaan Operasional

Direktur Utama PT Jasa Marga Yogya‑Solo, Rudi Ardiansyah, memimpin seremonial pembukaan di Gerbang Tol Purwomartani. Ia menegaskan bahwa ruas sepanjang 12,23 km ini beroperasi secara terbatas, hanya satu arah keluar dari wilayah DIY, mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Selama periode mudik, jalur ini melayani kendaraan Golongan I non‑bus secara gratis, namun tetap mengharuskan penempelan kartu uang elektronik untuk pendataan.

Untuk memperlancar layanan, tiga gerbang tol dipasangi gardu transaksi, dilengkapi dengan enam unit mobile reader yang dapat diaktifkan saat terjadi lonjakan kendaraan. “Kami menyiapkan tiga gardu dan enam mobile reader agar dapat menanggapi kepadatan tinggi,” ujar Rudi.

Fasilitas dan Batas Kecepatan

Jalan tol fungsional ini menetapkan batas kecepatan maksimum 40 km/jam dan hanya memperbolehkan kendaraan Golongan I, meliputi sedan, jip, minibus, pick‑up, truk kecil, serta bus. Kendaraan yang memasuki ruas Purwomartani tidak dapat keluar kembali di Prambanan; mereka diarahkan langsung ke Gerbang Tol Klaten atau jalan tol selanjutnya.

Prediksi Volume Kendaraan dan Dampak Lalu Lintas

Rudi memperkirakan puncak arus mudik pada Rabu, 18 Maret 2026, dengan sekitar 17.000 kendaraan, sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada Selasa, 24 Maret 2026, mencapai 24.000 kendaraan. Dengan membuka jalur ini, diharapkan beban pada jalur arteri utama Yogya‑Solo berkurang signifikan, memberikan penghematan waktu perjalanan hingga setengah jam bagi pemudik.

🔖 Baca juga:
TNI Tahan Empat Anggota BAIS Terkait Serangan Air Keras pada Andrie Yunus, DPR Mendesak Pengusutan Transparan

Pengaturan Lalu Lintas oleh Polda DIY

Kombes Pol Ary Prasetya Syafaat, Polda DIY, menjelaskan bahwa mereka menyiapkan rekayasa lalu lintas pada sembilan titik, serta menutup sementara 15 dari 18 titik putar balik (U‑turn) untuk mengoptimalkan arus keluar. Hanya tiga U‑turn yang tetap berfungsi secara situasional, dan bila antrean mencapai jalan arteri, arus akan dialihkan ke Gerbang Tol Prambanan yang berjarak sekitar 350 meter.

Data Awal pada Hari Pertama

Menurut data Back Office Smart Province DIY, dari pukul 06.00 hingga 15.00 WIB, tercatat 2.808 unit kendaraan masuk melalui Gerbang Tol Purwomartani. Puncak volume tercapai pada jam 14.00‑15.00 WIB dengan 566 kendaraan. Petugas pos pantau, Iptu Nicolas Kus Indra Nugroho, menyebutkan bahwa rata‑rata kendaraan per 30 menit masih relatif rendah, antara 20‑25 unit, menandakan kondisi masih sepi pada tahap awal.

Mayoritas kendaraan yang melintas berasal dari wilayah DIY (plat AB) dan Solo Raya (plat AD), menandakan penggunaan utama masih bersifat antarkota. Peningkatan signifikan diproyeksikan akan terjadi pada H‑1 hingga H‑2 menjelang Lebaran.

Dengan tarif gratis selama 14 hari hingga 29 Maret 2026, serta keharusan menempelkan kartu elektronik, jalur fungsional ini menjadi opsi praktis bagi pemudik yang bergerak dari Jogja ke Klaten, Solo, atau wilayah sekitarnya. Keberhasilan operasional awal memberikan harapan bahwa kemacetan pada jalur arteri utama dapat ditekan, mempercepat distribusi barang dan orang selama musim mudik.

Secara keseluruhan, pembukaan Tol Purwomartani‑Prambanan secara fungsional memberikan solusi infrastruktur yang tepat waktu, mengurangi beban pada jaringan jalan tradisional, dan menawarkan penghematan waktu hingga setengah jam bagi ribuan pemudik. Pengawasan ketat dari pihak kepolisian dan pengelolaan elektronik yang terintegrasi diharapkan menjaga kelancaran serta keamanan selama masa mudik Lebaran 2026.

Post Comment