Sekolapedia – 23 Maret 2026 | Surabaya, kota terbesar di Jawa Timur, kembali menjadi magnet utama saat libur Idul Fitri. Dari pantai kenangan hingga program pendidikan inovatif, kota ini menawarkan beragam aktivitas sekaligus tantangan bagi penduduk dan wisatawan.
Destinasi Wisata Lebaran yang Memukau
Setelah penutupan pandemi, pantai Kenjeran dan kawasan sekitar kembali ramai dikunjungi. Ribuan wisatawan, baik dari dalam maupun luar kota, memanfaatkan libur panjang untuk menikmati pasir putih, kuliner khas, dan pemandangan matahari terbenam. Selain Kenjeran, kawasan Tunjungan, House of Sampoerna, dan Museum Surabaya menawarkan alternatif edukatif bagi keluarga.
- Kenjeran – Pantai berpasir halus dengan area bermain anak dan spot foto Instagramable.
- Surabaya North Quay – Tempat bersantai sambil menyaksikan pelayaran kapal.
- House of Sampoerna – Wisata sejarah rokok dengan tur interaktif.
- Masjid Al Akbar – Destinasi religi yang sering dikunjungi untuk sholat Idul Fitri berjamaah.
Kemudahan transportasi umum dan layanan taksi online memperlancar akses ke tiap lokasi, meskipun volume kendaraan meningkat signifikan.
Arus Balik Lebaran dan Kemacetan di Jalan Raya Blega‑Tanah Merah
Pada hari kedua Lebaran, arus balik warga Madura menuju Surabaya menyebabkan kemacetan luar biasa di dua titik strategis: Jalan Raya Blega dan Jalan Raya Tanah Merah, keduanya berada di Kabupaten Bangkalan. Pengendara melaporkan waktu tempuh yang biasanya 3 jam menjadi 6 jam, dengan antrean hampir 2 jam di Blega dan 1,5 jam di Tanah Merah.
Penyebab utama kemacetan ialah lonjakan volume kendaraan pribadi dan bus penumpang umum, ditambah banyaknya persimpangan yang menjadi titik bottleneck. Pihak kepolisian Polres Bangkalan menyiagakan tim urai di tiap pertigaan untuk memperlancar alur, namun tekanan masih tinggi terutama pada sore hari.
Pengendara asal Surabaya‑Sampang yang kembali ke Bangkalan melaporkan kondisi yang lebih baik dibandingkan arus menuju Surabaya, namun tetap mengalami keterlambatan signifikan.
Program Pendidikan Gratis “Krisna” untuk Warga Surabaya
Menjawab kebutuhan pendidikan warga yang terhambat biaya dan waktu, Dinas Pendidikan Surabaya meluncurkan program “Krisna” (Kesetaraan Hadir untuk Masyarakat). Program ini menyediakan kelas kejar paket setara SD, SMP, atau SMA secara daring, tanpa biaya apapun.
Berikut langkah pendaftaran yang dapat diikuti:
- Mengakses portal pendaftaran resmi melalui Instagram Dinas Pendidikan @dispendiksby.
- Mengisi formulir online dengan data pribadi, riwayat pendidikan, dan pilihan paket.
- Melampirkan dokumen identitas, foto terbaru, dan surat keterangan tidak mampu (jika ada).
- Mengirimkan formulir, lalu menunggu konfirmasi via email atau SMS.
- Jika diterima, mengikuti jadwal belajar fleksibel yang dapat diakses kapan saja.
Peserta juga mendapatkan benefit tambahan, antara lain akses ke perpustakaan digital, pelatihan soft skill, dan sertifikat resmi yang diakui oleh institusi pendidikan di Surabaya.
Suasana Sepakbola dan Antusiasme Publik
Di tengah riuhnya liburan, kabar tentang Persebaya Surabaya juga menggerakkan hati penggemar. Pemain asing asal Kolombia, Francisco Rivera, mengungkapkan tekad kuat untuk membantu tim meraih gelar juara musim ini. Harapannya, keberhasilan tim dapat menambah semangat positif bagi warga Surabaya yang tengah menikmati libur panjang.
Berita ini menambah warna pada panorama liburan, menunjukkan bahwa olahraga tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan kota.
Secara keseluruhan, Surabaya memperlihatkan dinamika khas kota besar: pesona wisata yang mengundang, tantangan transportasi yang memerlukan penanganan cepat, serta inovasi sosial melalui program pendidikan gratis. Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan libur Lebaran tahun ini menjadi momen kebersamaan yang produktif dan menyenangkan.



Post Comment