Ribuan orang memenuhi pusat kota Granada, Spanyol, pada Minggu, 8 Maret 2026 untuk memperingati Hari Perempuan Internasional. Aksi ini menjadi salah satu mobilisasi gerakan feminis terbesar di wilayah Andalusia.
Menurut laporan Granada Hoy, data dari Delegasi Pemerintah mencatat lebih dari 13.000 orang ikut serta dalam demonstrasi tersebut. Namun, media lain yaitu El Independiente de Granada memperkirakan jumlah peserta bahkan mencapai lebih dari 20.000 orang.
baca juga:Gaspol! PGM Indonesia Jawa Barat Kawal Nasib 72 Ribu Guru Madrasah Agar Cepat Sertifikasi
Dalam aksi tersebut, massa berjalan dari Jardines del Triunfo menuju Paseo del Salรณn. Sepanjang perjalanan, para demonstran memenuhi ruas jalan Gran Vรญa de Colรณn hingga Reyes Catรณlicos Street, sambil membawa berbagai atribut berwarna ungu yang menjadi simbol perjuangan hak-hak perempuan.
Tahun ini, aksi tersebut mengangkat tema โHak dan Keadilan untuk Semua: Aliansi dan Tindakan Feminis Melawan Patriarki Imperialis.โ Fokus utamanya adalah menolak dampak perang serta mengkritik bangkitnya ideologi sayap kanan di berbagai negara.
Para peserta juga menyoroti kondisi perempuan di Iran serta pengaruh kebijakan internasional dari tokoh seperti Donald Trump dan Benjamin Netanyahu. Mereka menilai ideologi radikal dapat mengancam berbagai pencapaian kesetaraan yang selama ini diperjuangkan.
Selain organisasi feminis, demonstrasi ini juga didukung sejumlah partai politik kiri seperti Partido Socialista Obrero Espaรฑol (PSOE) dan Izquierda Unida (IU). Dukungan juga datang dari beberapa serikat pekerja, termasuk Uniรณn General de Trabajadores (UGT), Comisiones Obreras (CCOO), dan Central Sindical Independiente y de Funcionarios (CSIF).
Persatuan di Tengah Perbedaan
Walau ada perbedaan pendapat di antara kelompok feminisโmisalnya terkait Undang-Undang Trans dan isu penghapusan prostitusiโmereka tetap berjalan bersama dalam satu barisan besar di jalanan utama Granada.
Aksi ini juga diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari keluarga, laki-laki pendukung gerakan, hingga beragam organisasi perempuan dari seluruh provinsi. Mereka bersama-sama menyerukan tuntutan keadilan nyata serta diakhirinya berbagai bentuk kekerasan struktural terhadap perempuan di seluruh dunia.
Saat pembacaan manifes di Paseo del Salรณn, hujan deras sempat turun. Meski begitu, cuaca buruk tidak menyurutkan semangat para demonstran yang tetap bertahan hingga seluruh rangkaian acara selesai pada malam hari.
penulis:putra


Post Comment