Ribuan warga memenuhi pusat kota Valencia, Spanyol, pada Minggu sore untuk memperingati Hari Perempuan Internasional. Dalam aksi tersebut, para peserta menyuarakan tuntutan kesetaraan yang nyata serta mengajak dunia untuk menghentikan kekerasan terhadap perempuan.
Menurut laporan Europa Press, Delegasi Pemerintah memperkirakan sekitar 30.000 orang ikut berpartisipasi dalam demonstrasi yang digagas oleh Coordinadora Feminista de Valรจncia. Massa memulai aksi dari Porta de la Mar dan bergerak menuju Plaza de la Reina melewati sejumlah jalan utama di pusat kota.
baca juga:Gaspol! PGM Indonesia Jawa Barat Kawal Nasib 72 Ribu Guru Madrasah Agar Cepat Sertifikasi
Selama aksi berlangsung, para demonstran membawa berbagai poster yang berisi tuntutan keadilan sosial. Sebagian peserta juga mengenakan topeng putih sebagai simbol protes terhadap kasus pembunuhan perempuan akibat kekerasan berbasis gender yang masih sering terjadi.
Salah satu perwakilan gerakan feminis, Elida Puig, menekankan pentingnya tanggung jawab bersama dalam berbagai aspek kehidupan. Ia juga menyoroti kesenjangan upah antara laki-laki dan perempuan yang saat ini masih berada di sekitar 13 persen.
โKami ingin tanggung jawab bersama ini benar-benar terwujud,โ kata Elida Puig, seperti dikutip dari Radio Valencia. Ia juga menambahkan bahwa beban perawatan keluarga masih lebih banyak ditanggung oleh perempuan.
Di sisi lain, pemerintah kota menyesuaikan jadwal pertunjukan kembang api Las Fallas yang digelar di Plaza del Ayuntamiento. Pertunjukan bertajuk โLa Magia de la Pรณlvoraโ itu akhirnya diundur hingga pukul 21.00 waktu setempat.
Penundaan sekitar satu jam tersebut dilakukan agar arus massa demonstrasi 8M tidak berbenturan dengan pengunjung festival. Dengan begitu, warga tetap bisa menghadiri kedua acara tanpa mengalami masalah mobilitas.
Dukungan Transportasi Publik
Untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan massa di pusat kota, perusahaan transportasi EMT Valencia meningkatkan layanan pada 21 jalur transportasi umum. Kapasitas layanan ditambah sekitar 15 persen dibandingkan kondisi normal.
Beberapa jalur yang mendapat tambahan armada antara lain jalur 4, 9, 16, 19, C3, dan 99. Langkah ini diambil agar akses masyarakat tetap lancar meskipun pusat kota dipadati peserta aksi.
Dalam demonstrasi tersebut, sejumlah tokoh publik juga turut hadir, termasuk Menteri Sains Spanyol Diana Morant. Ia mengingatkan bahwa hak-hak yang telah diperjuangkan selama ini masih berisiko mengalami kemunduran jika tidak terus dijaga.
Selain menyuarakan isu kesetaraan gender, aksi ini juga menyinggung berbagai konflik global seperti di Palestina dan Ukraina. Para aktivis menilai bahwa dunia yang masih diliputi perang tidak akan pernah benar-benar mencapai kesetaraan yang sejati.
penulis:putra


Post Comment