Excelsior Berusaha Keluar dari Ancaman Degradasi di Eredivisie 2025/2026

Musim Eredivisie 2025/2026 menjadi periode yang cukup menantang bagi Excelsior Rotterdam. Klub yang diperkuat oleh pemain Timnas Indonesia, Miliano Jonathans, sedang menghadapi situasi yang tidak mudah setelah mengalami beberapa hasil kurang memuaskan dalam beberapa pertandingan terakhir.

Dalam beberapa pekan terakhir, performa Excelsior mengalami penurunan. Tim ini bahkan harus menelan tiga kekalahan secara beruntun yang membuat posisi mereka di klasemen sementara semakin tertekan. Kondisi tersebut tentu menjadi perhatian bagi seluruh tim, termasuk para pemain, pelatih, hingga para pendukung setia klub.

baca juga:Kabar Gembira! Mitsubishi Siap Rakit Lokal Mobil Hybrid di Indonesia

Meskipun begitu, peluang Excelsior untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Belanda masih tetap terbuka. Dengan sisa pertandingan yang masih cukup banyak, mereka masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi di klasemen dan menjauh dari zona degradasi.

Tiga Kekalahan Beruntun Jadi Alarm bagi Excelsior

Excelsior baru saja mengalami kekalahan tipis 0-1 dari Go Ahead Eagles dalam pertandingan pekan ke-25 Eredivisie. Laga tersebut berlangsung di Woudestein Stadium pada Senin (2/3/2026) dini hari WIB.

🔖 Baca juga:
Klasemen Piala Presiden 2026 Terbaru: Update Poin, Hasil Laga, dan Peluang Lolos ke Semifinal

Dalam pertandingan tersebut, Excelsior sebenarnya tampil cukup kompetitif. Mereka mampu memberikan perlawanan kepada tim tamu, namun sayangnya gagal mencetak gol hingga pertandingan berakhir.

Kekalahan ini menambah daftar hasil negatif yang dialami Excelsior dalam beberapa pertandingan terakhir. Sebelumnya, mereka juga harus mengakui keunggulan AZ Alkmaar serta Fortuna Sittard dengan skor yang sama, yaitu 1-2.

Tiga kekalahan berturut-turut ini tentu menjadi pukulan bagi tim yang bermarkas di Rotterdam tersebut. Selain berdampak pada perolehan poin, hasil ini juga membuat tekanan terhadap tim semakin meningkat.

Meski demikian, para pemain tetap berusaha menjaga fokus dan tidak larut dalam kekecewaan. Mereka menyadari bahwa kompetisi masih berjalan dan kesempatan untuk bangkit masih terbuka lebar.

Kemenangan Terakhir Melawan NAC Breda

Jika melihat ke belakang, kemenangan terakhir yang berhasil diraih Excelsior terjadi pada 7 Februari 2026. Saat itu mereka berhasil mengalahkan NAC Breda dengan skor cukup meyakinkan, yaitu 2-0.

Kemenangan tersebut diraih pada pekan ke-22 Eredivisie dan sempat memberikan angin segar bagi tim. Hasil positif itu juga meningkatkan kepercayaan diri para pemain setelah melalui beberapa pertandingan yang cukup berat.

Namun setelah kemenangan tersebut, performa Excelsior kembali mengalami penurunan. Tiga kekalahan berturut-turut yang mereka alami membuat posisi tim di klasemen menjadi kurang aman.

Situasi ini membuat setiap pertandingan yang tersisa menjadi sangat penting bagi Excelsior. Mereka harus mampu mengumpulkan poin sebanyak mungkin agar bisa menjauh dari zona degradasi.

Posisi Excelsior di Klasemen Sementara

Saat ini, Excelsior berada di posisi ke-15 klasemen sementara Eredivisie dengan total 26 poin dari 25 pertandingan yang sudah dimainkan.

Posisi ini memang belum masuk ke zona degradasi, namun jaraknya cukup dekat dengan tim-tim yang berada di bawah mereka. Saat ini, Excelsior hanya unggul lima poin dari Telstar yang berada di zona degradasi.

Selisih poin yang tidak terlalu besar ini membuat persaingan di papan bawah klasemen menjadi semakin ketat. Jika tidak segera memperbaiki performa, bukan tidak mungkin posisi Excelsior bisa terancam.

Karena itulah, setiap pertandingan yang tersisa akan sangat menentukan bagi masa depan klub di Eredivisie musim ini.

Dengan sembilan pertandingan tersisa hingga akhir musim, Excelsior masih memiliki kesempatan untuk mengumpulkan poin dan memperbaiki posisi mereka di klasemen.

Miliano Jonathans Tetap Optimistis

Di tengah situasi yang cukup sulit, Miliano Jonathans tetap menunjukkan sikap optimistis. Penyerang yang juga memperkuat Timnas Indonesia tersebut percaya bahwa timnya masih memiliki peluang untuk bertahan di Eredivisie.

Menurut Jonathans, menjaga jarak poin dari zona degradasi menjadi hal yang sangat penting dalam fase akhir musim ini. Dengan keunggulan lima poin yang dimiliki saat ini, ia menilai peluang Excelsior masih cukup terbuka.

Dalam wawancaranya dengan media Belanda, Rijnmond, Jonathans mengatakan bahwa ia berusaha memberikan kontribusi terbaik setiap kali mendapatkan kesempatan bermain.

Ia juga mengakui bahwa dalam beberapa pertandingan terakhir, keberuntungan belum sepenuhnya berpihak kepada timnya.

Meski demikian, ia tidak ingin terlalu memikirkan tekanan yang ada. Baginya, yang paling penting adalah tetap fokus menjalankan tugas di lapangan.

Jonathans menyebut bahwa sebagai seorang penyerang, tugas utamanya adalah membantu tim mencetak gol dan memberikan kontribusi positif bagi permainan tim.

Masalah Penyelesaian Akhir Masih Jadi Kendala

Salah satu masalah utama yang dihadapi Excelsior musim ini adalah kurang tajamnya lini serang mereka. Hal ini juga diakui oleh Miliano Jonathans setelah pertandingan melawan Go Ahead Eagles.

Dalam laga tersebut, Jonathans masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua. Ia melihat bahwa timnya sebenarnya mampu bermain cukup baik dan menciptakan beberapa peluang.

Namun, masalah muncul pada tahap akhir penyelesaian peluang. Banyak kesempatan yang gagal dimaksimalkan menjadi gol.

Menurut Jonathans, hal inilah yang perlu segera diperbaiki oleh tim jika ingin meraih hasil yang lebih baik di pertandingan berikutnya.

Jika melihat statistik musim ini, Excelsior memang termasuk tim dengan produktivitas gol yang rendah. Dari 25 pertandingan yang sudah dimainkan, mereka baru mencetak 26 gol.

Catatan tersebut membuat Excelsior menjadi tim dengan jumlah gol terendah kedua di Eredivisie musim ini.

Produktivitas yang rendah tentu menjadi tantangan besar bagi tim yang sedang berjuang menjauh dari zona degradasi.

Pentingnya Tetap Kompak dan Positif

Di tengah situasi yang tidak mudah, Jonathans menekankan pentingnya menjaga kekompakan tim. Ia percaya bahwa sikap positif dan kerja keras dalam latihan akan membantu tim keluar dari situasi sulit ini.

Menurutnya, komunikasi antar pemain juga menjadi faktor penting dalam menjaga performa tim di lapangan.

Dengan saling mendukung dan bekerja sama, para pemain diharapkan bisa tampil lebih solid dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.

Jonathans juga mengingatkan bahwa kompetisi belum selesai. Masih ada beberapa pertandingan tersisa yang bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki posisi tim.

Selama para pemain tetap fokus dan bekerja keras, ia yakin Excelsior mampu melewati masa sulit ini.

Jonathans Mulai Menunjukkan Kontribusi

Sejak bergabung dengan Excelsior pada bursa transfer tengah musim dari FC Utrecht, Miliano Jonathans mulai mendapatkan kesempatan bermain yang cukup konsisten.

Pemain yang dijuluki Pangeran Depok tersebut bahkan selalu mendapatkan menit bermain dalam delapan pertandingan terakhir Eredivisie.

Dari delapan penampilan tersebut, Jonathans berhasil mencatatkan dua gol dan satu assist.

Meski jumlahnya belum terlalu banyak, kontribusi tersebut tetap penting bagi tim, terutama dalam beberapa pertandingan yang sulit.

Menariknya, dua gol yang dicetak Jonathans membantu Excelsior terhindar dari kekalahan saat menghadapi AZ Alkmaar dan Ajax Amsterdam.

Dalam pertandingan melawan Ajax, Excelsior bahkan berhasil menahan imbang salah satu klub besar Belanda tersebut dengan skor 2-2.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa Excelsior sebenarnya memiliki potensi untuk bersaing dengan tim-tim kuat jika mampu bermain konsisten.

Masa Peminjaman yang Dinikmati Jonathans

Bagi Miliano Jonathans sendiri, masa peminjaman di Excelsior menjadi pengalaman yang cukup menyenangkan. Ia mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya.

Kesempatan ini tentu sangat penting bagi perkembangan kariernya, terutama sebagai pemain muda yang ingin terus meningkatkan kemampuan.

Dengan menit bermain yang lebih banyak, Jonathans memiliki kesempatan untuk membuktikan kualitasnya di kompetisi Eredivisie.

Selain itu, pengalaman bermain di situasi yang penuh tekanan seperti saat ini juga bisa menjadi pelajaran berharga bagi kariernya ke depan.

Sebagai pemain yang masih muda, Jonathans tentu masih memiliki banyak ruang untuk berkembang.

Tantangan di Sisa Musim

Dengan sembilan pertandingan tersisa hingga akhir musim, Excelsior masih memiliki waktu untuk memperbaiki situasi mereka.

Namun, tantangan yang dihadapi tidak akan mudah. Setiap pertandingan akan menjadi sangat penting bagi tim dalam upaya menjauh dari zona degradasi.

Excelsior harus mampu memperbaiki beberapa aspek permainan, terutama dalam hal penyelesaian akhir.

Jika lini serang mereka bisa tampil lebih tajam, peluang untuk meraih kemenangan tentu akan semakin besar.

Selain itu, menjaga konsistensi permainan juga menjadi hal yang sangat penting.

Dalam kompetisi yang ketat seperti Eredivisie, satu kemenangan saja bisa memberikan dampak besar terhadap posisi di klasemen.

Karena itulah, seluruh pemain dan staf pelatih harus bekerja ekstra keras dalam menghadapi sisa pertandingan musim ini.

baca juga:Mahasiswa Teknokrat Berprestasi sebagai Juara KTI dan Best Expo di PIMPI 2025 IPB University, Memberikan Dampak Positif

Harapan untuk Tetap Bertahan di Eredivisie

Bagi Excelsior, bertahan di Eredivisie tentu menjadi target utama musim ini. Sebagai klub yang tidak sebesar beberapa tim lain di liga, mempertahankan posisi di kasta tertinggi sepak bola Belanda merupakan pencapaian yang sangat penting.

Dengan dukungan para suporter dan kerja keras seluruh tim, harapan untuk tetap bertahan masih terbuka.

Para pemain seperti Miliano Jonathans juga diharapkan bisa terus memberikan kontribusi positif bagi tim.

Jika Excelsior mampu memperbaiki performa dalam beberapa pertandingan ke depan, peluang untuk menjauh dari zona degradasi tentu akan semakin besar.

Musim memang belum berakhir, dan segalanya masih bisa terjadi.

penulis:ilham

Post Comment