Rusly Lingu Djara (34), guru di SMPN 2 Sabu Timur, mendadak viral gara-gara unggahan akun Instagram @Honeyliwe. Di sana, Pak Rusly dituding punya hubungan nggak wajar sama muridnya yang masih di bawah umur. Narasi yang beredar menyebutkan soal pelukan, ciuman, sampai menginap bareng. Sontak saja, netizen heboh dan akun tersebut minta Pemkab Sabu Raijua turun tangan.
Pembelaan Pak Rusly
Pas tahu videonya viral dengan narasi negatif, Pak Rusly mengaku kaget banget. Menurut beliau, kenyataannya nggak seperti yang dituduhkan. Ini beberapa poin klarifikasinya:
- Biasa Ngonten: Selain jadi guru, Pak Rusly ini memang aktif sebagai kreator konten di Facebook Pro. Dia sering mengunggah kesehariannya bareng anak-anak.
- Dekat karena Tugas: Sebagai pembina OSIS, beliau memang akrab banget sama murid-muridnya. Mereka sering cari dana OSIS bareng, bahkan anak-anak sering main ke rumahnya.
- Anak Angkat: Salah satu siswa di video yang viral itu ternyata sudah dianggap seperti anak angkat sendiri.
- Dikenal Baik: Di sekolah, Pak Rusly dikenal sebagai sosok yang tegas tapi penyayang. Orang tua murid pun sebenarnya sudah tahu soal kedekatan ini.
Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan
Pak Rusly merasa sangat terganggu dengan tuduhan itu dan minta publik nggak langsung menelan mentah-mentah apa yang ada di media sosial. Beliau pun memilih untuk tidak banyak bicara dulu secara resmi karena masih menunggu proses di Dinas Pendidikan.
baca juga:Sinergi Instansi: Kolaborasi TNI-Polri dalam Mengawal Objek Vital Nasional Energi
Baca juga:Panduan Lengkap dan Contoh Soal Studi Kasus Organisasi: Analisis dan Solusi
“Apa yang dilihat belum tentu benar. Silakan tanya pihak sekolah atau anak-anak murid saya soal aslinya saya seperti apa,” ujar Rusly.
Respon Pemerintah
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua nggak tinggal diam. Sekda Sabu Raijua, Septenius Bule Logo, sudah memerintahkan Dinas Pendidikan buat mengecek langsung ke sekolah yang bersangkutan untuk mencari tahu fakta yang sebenarnya.
Jadi, kita tunggu saja ya hasil pemeriksaan resminya. Intinya, tetap bijak bersosial media dan jangan cepat ambil kesimpulan!
penulis:septa


Post Comment