×

Denada Janjikan Pendidikan dan Kehidupan Ressa Rizky Rossano, Tolak Tuduhan Penelantaran Anak

Denada Janjikan Pendidikan dan Kehidupan Ressa Rizky Rossano, Tolak Tuduhan Penelantaran Anak

Sekolapedia – 23 Maret 2026 | Jakarta, 23 Maret 2026 – Pertemuan emosional antara penyanyi Denada Tambunan dan putra kandungnya, Ressa Rizky Rossano, yang terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 di sebuah restoran Jakarta Selatan, menjadi titik balik penting dalam hubungan yang selama 24 tahun terpisah. Momen hangat tersebut tidak hanya mengakhiri lama penantian, tetapi juga memunculkan diskusi serius mengenai gugatan penelantaran, dukungan pendidikan, serta rencana hidup bersama di ibu kota.

Latar Belakang Konflik

Ressa Rizky Rossano, yang selama ini menempuh hidupnya sebagai mahasiswa mandiri di kos-kosan Jakarta, mengajukan gugatan perdata pada Februari 2026 dengan tuduhan penelantaran anak. Dalam gugatan tersebut, Ressa menuntut pengakuan resmi dari Denada sebagai ayah kandung serta kompensasi atas kebutuhan pendidikan dan hidup yang dianggap tidak terpenuhi.

Denada, yang baru mengumumkan pengakuannya sebagai ibu kandung Ressa melalui video Instagram pada 2 Februari 2026, menanggapi gugatan dengan sikap terbuka namun hati-hati. Manajer pribadi Denada, Risna Ories, menyatakan bahwa tujuan utama Ressa sebenarnya sederhana: “Saya hanya ingin pengakuan,” ujar Risna, menegaskan bahwa tidak ada tuntutan materi lain yang diharapkan.

Pertemuan yang Mengubah Segalanya

Dalam acara buka puasa bersama yang berlangsung selama hampir lima jam, kedua pihak menghabiskan waktu berbincang, mengungkapkan rasa rindu, dan mencoba menyelesaikan kesalahpahaman yang selama ini menjadi sorotan publik. “Denada langsung memeluk Ressa, keduanya menangis haru,” kata Risna yang mengutip tayangan video YouTube pada 22 Maret 2026.

Selama perbincangan, Denada menanyakan kondisi tempat tinggal Ressa dan mengusulkan agar putranya tinggal bersama di rumahnya yang berlokasi di Tangerang Selatan, Banten. “Nang, kamu tinggal di rumah aja,” ujar Denada, menambahkan bahwa kedekatan fisik akan mempermudah komunikasi serta mendukung masa depan Ressa.

🔖 Baca juga:
Dokumen Perjalanan Bocor, Menteri PU Batal ke Amerika Serikat dan Pilih Prioritaskan Aceh

Ressa tidak serta-merta menerima tawaran tersebut, namun menanggapi dengan positif, mengaku akan mempertimbangkan keputusan itu. “Iya Bu, nanti saya pikirkan dulu,” jawabnya melalui Risna.

Dukungan Pendidikan dan Kebutuhan Sehari-hari

Selain menawarkan tempat tinggal, Denada menyatakan kesediaannya untuk menanggung biaya pendidikan dan kebutuhan dasar Ressa. Menurut Risna, Denada berkomitmen memberikan bantuan finansial yang mencakup uang kuliah, buku, serta kebutuhan harian selama Ressa melanjutkan studinya. “Kami tidak ingin ada lagi beban yang menguras energi,” tegas Risna, menambahkan bahwa Denada ingin mengakhiri semua urusan hukum yang belum selesai.

Namun, hingga kini belum ada kepastian resmi mengenai pencabutan gugatan. Pihak Denada memilih untuk tidak berspekulasi dan menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses hukum.

Reaksi Publik dan Harapan Kedepan

Pertemuan ini menuai sorotan luas di media sosial dan platform hiburan. Netizen memberikan dukungan moral kepada kedua belah pihak, berharap konflik dapat terselesaikan secara damai. Sementara itu, Risna menegaskan bahwa Denada ingin hubungan ibu‑anak kembali normal, tanpa bayang‑bayang perselisihan hukum.

Ressa, yang sebelumnya memanggil Denada dengan sebutan formal, kini mulai memanggilnya “Ibu”, menandakan perubahan sikap yang signifikan. Sebaliknya, Denada menyapa Ressa dengan panggilan hangat “Nang”.

Dengan komitmen baru ini, diharapkan Ressa dapat melanjutkan pendidikan tanpa beban finansial, sementara Denada berusaha menebus masa lalu yang penuh luka. Kedua pihak menegaskan keinginan mereka untuk membuka lembaran baru sebagai ibu dan anak, serta menutup babak konflik yang telah lama menghantui publik.

Jika proses hukum berakhir positif, langkah selanjutnya akan difokuskan pada penguatan ikatan keluarga, penyediaan pendidikan yang memadai, dan pembangunan masa depan yang lebih stabil bagi Ressa Rizky Rossano.

Post Comment