×

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Manfaatkan Momentum Idul Fitri untuk Pererat Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat dan Adat

Sekolapedia – 26 Maret 2026 | Gowa, 25 Maret 2026 – Pada hari Rabu, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang memanfaatkan momentum Idul Fitri untuk melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman tokoh masyarakat H. Syaharuddin Dg. Labbang yang berlokasi di Jalan Manggarupi, Kelurahan Paccinongang. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya resmi pemerintah kabupaten dalam memperkuat ikatan emosional antara aparat daerah dan warga sekaligus menegaskan komitmen pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa silaturahmi pada saat Lebaran tidak semata‑mata tradisi, melainkan sarana penting untuk saling memaafkan, mempererat kebersamaan, dan memastikan dukungan masyarakat terhadap program pembangunan. “Momentum Idul Fitri ini kita manfaatkan untuk saling mengunjungi, terutama tokoh masyarakat. Selain bersilaturahmi, ini juga menjadi bentuk saling memaafkan dan mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Sehari sebelumnya, pada Selasa 24 Maret 2026, Sitti Husniah Talenrang bersama Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Jeneberang, Khaerul Aco, melakukan kunjungan serupa ke kediaman tokoh adat Andi Syamsuddin A. Idjo Patta Sassu Daeng Mattawang Karaeng Segeri Karaengta Tumabicara Butta di BTN Hamzy, Makassar. Kunjungan ini ditujukan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah Kabupaten Gowa dan struktur adat yang memiliki peran strategis dalam menjaga nilai budaya serta memberi nasihat kepada pemerintah.

Bupati menekankan peran vital tokoh adat dan sesepuh daerah dalam menyeimbangkan proses modernisasi dengan pelestarian warisan budaya. “Keberadaan tokoh adat dan sesepuh daerah memiliki peran penting dalam menjaga nilai budaya serta menjadi sumber nasihat bagi pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan,” jelasnya.

Baca juga:
Zakat Mal: Pilar Ekonomi Umat dan Solusi Mengatasi Kemiskinan di Era THR 2026

H. Syaharuddin Dg. Labbang menyambut baik kunjungan tersebut, menilai bahwa dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat dapat mempercepat implementasi program daerah. “Alhamdulillah, ini sangat baik untuk mempererat hubungan. Kami sebagai masyarakat tentu akan selalu mendukung program pemerintah daerah yang berdampak pada kemajuan daerah,” ujarnya.

Andi Syamsuddin A. Idjo Patta Sassu juga memberikan respons positif, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi. Ia menambahkan bahwa dukungan tokoh adat akan mempermudah penyampaian kebijakan yang sensitif terhadap adat istiadat.

Beberapa poin utama yang ditekankan selama kunjungan meliputi:

Baca juga:
Tragedi Remaja di Leeds dan Dinamika Transfer Bintang Leeds: Apa Dampaknya bagi Sepak Bola Inggris?
  • Penguatan jaringan komunikasi antara pemerintah kabupaten dan tokoh masyarakat/adat.
  • Pemanfaatan momentum Lebaran untuk memperkuat rasa kebersamaan dan saling memaafkan.
  • Penegasan peran tokoh adat sebagai penengah budaya dalam proses pembangunan.
  • Dukungan konkret terhadap program infrastruktur, air bersih, dan layanan publik lainnya.

Selain aktivitas silaturahmi, pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa juga menggelar apel gabungan di Pos Terpadu Operasi Ketupat pada 24 Maret 2026 untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran. Koordinasi tersebut mencerminkan pendekatan terpadu pemerintah daerah dalam menjamin keamanan, kelancaran lalu lintas, dan ketertiban selama periode mudik.

Para pejabat menegaskan bahwa sinergi antar‑instansi, mulai dari pemda, aparat keamanan, hingga tokoh adat, merupakan fondasi kuat bagi Gowa yang lebih maju. “Kami berharap silaturahmi yang terjalin dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun Gowa yang semakin maju, dengan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat khususnya tokoh adat Kabupaten Gowa,” tutup Bupati.

Dengan terus memperluas dialog langsung, Bupati Gowa berharap dapat menciptakan iklim pemerintahan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Upaya silaturahmi ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam agenda pembangunan modern.

Baca juga:
Gejolak Geopolitik Guncang Pasar Global: Wall Street Fluktuatif dan Harga Minyak Meroket

Post Comment