Sekolapedia – 18 Maret 2026 | Acara penghargaan film paling bergengsi, Academy Awards 2026, kembali menggelar pesta megah di Los Angeles pada 15 Maret 2026. Di antara deretan bintang, sutradara, dan produser yang melangkah ke atas panggung, muncul dua sosok yang tak terduga: direktur editorial majalah fashion terkemuka Vogue, Anna Wintour, dan aktris Hollywood Anne Hathaway. Kedatangan mereka tidak hanya menambah glamor, tetapi juga menyuguhkan momen lucu berbalut referensi klasik film *The Devil Wears Prada*.
Anne Hathaway, yang malam itu mengenakan gaun haute couture dari Valentino dipadukan dengan sepatu hak tinggi Roger Vivier serta perhiasan Bulgari, tampak berani menantang fashion icon tersebut. Sebelum memulai segmen pengumuman kategori Tata Rias dan Penataan Rambut Terbaik, Hathaway mengajukan pertanyaan yang langsung menyinggung peran ikonik mereka dalam film 2006 itu. “Anna, sekadar ingin tahu, bagaimana pendapatmu tentang gaun yang kupakai malam ini?” tanyanya dengan senyum mengembang.
Jawaban Kilat Anna Wintour
Anna Wintour, yang terkenal dengan sikap tegas namun penuh wawasannya di dunia mode, menjawab dengan singkat, “Dan nomine-nya adalah…”. Jawaban itu sekaligus memicu tawa penonton karena terdengar seperti dialog antara Miranda Priestly (diperankan oleh Meryl Streep) dan asisten setianya, Emily (Emily Blunt) dalam *The Devil Wears Prada*. Setelah itu, Hathaway melanjutkan percakapan dengan menanyakan apakah Wintour ingin membacakan para nomine selanjutnya. Wintour menanggapi, “Terima kasih, Emily,” menegaskan kesalahpahaman lucu bahwa Hathaway dianggap sebagai Emily, asisten Miranda dalam film.
Kelucuan ini tidak sekadar hiburan semata. Kedua tokoh tersebut secara tidak langsung menyoroti hubungan antara dunia mode high‑end dan industri film, serta bagaimana citra kekuasaan editorial yang digambarkan dalam *The Devil Wears Prada* masih relevan hingga kini. Anna Wintour, yang selama lebih dari tiga dekade memimpin Vogue, memang menjadi sosok yang sering dibandingkan dengan Miranda Priestly, baik oleh media maupun oleh para pengamat mode.
Relevansi Film dan Sekuel yang Akan Datang
Di sela-sela candaan, para penyiar mengingatkan penonton bahwa *The Devil Wears Prada* akan kembali ke layar lebar dalam bentuk sekuel yang dijadwalkan rilis pada Mei 2026. Sekuel ini, yang diproduksi oleh 20th Century Studios, menampilkan kembali Meryl Streep sebagai Miranda Priestly serta Stanley Tucci kembali sebagai Nigel, tangan kanan Miranda. Anne Hathaway kembali memerankan Andy Sachs, karakter yang sebelumnya menginspirasi generasi muda untuk menembus dunia fashion.
Dalam trailer terbaru, Miranda digambarkan masih mengandalkan asisten bernama Emily—yang dalam konteks film pertama adalah peran Emily Blunt—sehingga menambah lapisan humor bagi penonton yang familiar dengan dialog di Oscar tadi. Trailer tersebut telah meraih lebih dari 4,2 juta tampilan dalam 13 jam pertama, menandakan antisipasi tinggi menjelang penayangan.
Pengaruh Candaan di Oscar terhadap Industri Mode
Interaksi antara Hathaway dan Wintour memberikan sinyal kuat bahwa perbincangan tentang fashion di panggung Oscar bukan sekadar komentar estetika, melainkan menjadi bagian integral dari narasi budaya pop. Gaun Valentino yang dipilih Hathaway, misalnya, mencerminkan tren warna pastel dan siluet dramatis yang saat ini mendominasi runway internasional. Sementara itu, respons singkat Wintour menegaskan bahwa penilaian mode tetap menjadi urusan ‘editorial’ yang tajam dan berorientasi pada detail.
Para ahli mode menilai bahwa momen ini dapat memperkuat citra Vogue sebagai otoritas utama dalam menentukan standar keindahan, sekaligus mengukuhkan posisi Anna Wintour sebagai figur sentral yang menghubungkan film dan fashion. Di sisi lain, bagi Anne Hathaway, keberanian menyisipkan referensi film klasik di depan jutaan pemirsa menambah dimensi baru pada karier aktingnya, menunjukkan kemampuannya beradaptasi dengan peran-peran yang melintasi genre.
Reaksi Penonton dan Media
- Penonton di rumah melaporkan tawa riuh ketika dialog “Terima kasih, Emily” terdengar, menandai momen paling menghibur di antara pengumuman kategori teknis.
- Media sosial membanjiri platform Twitter dan Instagram dengan meme yang memadukan foto Anna Wintour, Anne Hathaway, serta gambar Miranda Priestly, menandakan keberhasilan candaan tersebut menembus budaya internet.
- Beberapa kritikus film menyebutkan bahwa referensi tersebut menambah nilai nostalgia pada Oscar 2026, memperkaya pengalaman menonton dengan sentuhan humor yang cerdas.
Secara keseluruhan, candaan antara Anna Wintour dan Anne Hathaway berhasil menghidupkan kembali semangat *The Devil Wears Prada* di panggung Oscar, sekaligus menegaskan betapa eratnya jalinan antara dunia mode dan perfilman. Momen ini menjadi bukti bahwa humor dapat menjadi jembatan yang efektif untuk menghubungkan dua industri yang pada dasarnya berbeda namun selalu bersinggungan dalam hal estetika, pengaruh, dan budaya populer.
Dengan sekuel film yang akan segera tayang dan kolaborasi lintas bidang yang terus berkembang, publik dapat menantikan lebih banyak interaksi serupa di masa mendatang, di mana fashion editor dan bintang film bersatu menciptakan momen-momen tak terlupakan di panggung bergengsi dunia hiburan.



Post Comment