×

47 Polisi Naik Pangkat, Achmad Kartiko Kini Bintang Tiga – Transformasi Kepemimpinan Polri

47 Polisi Naik Pangkat, Achmad Kartiko Kini Bintang Tiga – Transformasi Kepemimpinan Polri

Sekolapedia – 26 Maret 2026 | Jakarta – Hari ini Kementerian Hukum dan HAM mengumumkan bahwa sebanyak 47 anggota kepolisian telah resmi naik pangkat dalam upacara seremonial di Istana Negara. Di antara mereka, Letnan Jenderal Polisi Achmad Kartiko menandai pencapaian penting dengan pengangkatannya menjadi Bintang Tiga, menambah deretan perwira tinggi yang dipercaya memimpin reformasi internal Polri.

Rangkaian Pengangkatan dan Kriteria Seleksi

Pengangkatan tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh atas kinerja, integritas, dan kompetensi masing‑masing petugas selama masa tugasnya. Proses seleksi melibatkan penilaian administratif, ujian kompetensi, serta penilaian psikologis yang ketat. Setiap calon naik pangkat harus memenuhi batas minimal poin yang ditetapkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Personel Polri (Bappenas Polri).

  • 47 polisi terpilih meliputi 12 Brigadir Jenderal, 15 Mayor Jenderal, 10 Letnan Jenderal, dan 10 Bintang Tiga.
  • Achmad Kartiko, sebelumnya menjabat sebagai Mayor Jenderal, kini resmi menjadi Bintang Tiga setelah menempuh masa bakti selama 28 tahun.
  • Pengangkatan lainnya mencakup profil yang menonjol seperti Brigjen Pol Armaini, lulusan AKPOL 1996, yang baru saja dipromosikan menjadi Jenderal Bintang Satu.

Profil Singkat Achmad Kartiko

Achmad Kartiko, lulusan Akademi Kepolisian (AKPOL) 1992, memulai kariernya sebagai anggota polisi resor di Jawa Barat. Selama tiga dekade, ia menempuh berbagai jabatan penting, termasuk komandan Resor, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim), serta Wakil Direktur Bareskrim. Keberhasilan operasional anti‑narkoba dan penanggulangan terorisme menjadi sorotan utama yang memperkuat reputasinya.

Dalam peran terbarunya sebagai Bintang Tiga, Kartiko diharapkan memperkuat kebijakan akuntabilitas, mempercepat digitalisasi layanan publik, serta meningkatkan kerja sama lintas lembaga dalam penegakan hukum. “Saya berkomitmen untuk menegakkan prinsip profesionalisme dan integritas, serta menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks,” ujar Kartiko dalam sambutan singkatnya.

Brigjen Pol Armaini: Dari AKPOL 1996 Hingga Jenderal Bintang Satu

Sementara itu, Brigjen Pol Armaini menambah catatan prestasinya dengan promosi menjadi Jenderal Bintang Satu, menandai puncak kariernya setelah 30 tahun mengabdi. Lulusan AKPOL 1996, Armaini dikenal karena kepiawaiannya dalam manajemen krisis dan reformasi internal. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Divisi Operasi Kriminal di Polri, memimpin operasi besar melawan jaringan kejahatan terorganisir.

🔖 Baca juga:
Top 10 Anime for Beginners: The Perfect Series to Start Your Anime Journey

Pengangkatan Armaini menjadi Jenderal Bintang Satu sekaligus menegaskan arah strategis Polri yang menekankan pada modernisasi, peningkatan kesejahteraan personel, serta transparansi dalam penegakan hukum. “Kami berada pada titik penting dimana inovasi teknologi dan budaya kerja yang kolaboratif menjadi kunci keberhasilan,” katanya dalam konferensi pers.

Implikasi bagi Reformasi Polri

Pengangkatan massal ini dipandang sebagai langkah konkret dalam memperkuat struktur kepemimpinan Polri. Dengan menempatkan pejabat yang memiliki rekam jejak kuat pada bidang anti‑korupsi, intelijen, dan operasi keamanan, Kementerian berharap dapat mempercepat program transformasi yang telah direncanakan dalam Rencana Strategis Polri 2024‑2028.

Para analis menilai bahwa kombinasi pengalaman lapangan dan pendidikan formal yang dimiliki para pejabat baru akan meningkatkan efektivitas respons terhadap ancaman keamanan modern, termasuk serangan siber, terorisme, dan kejahatan transnasional.

Secara keseluruhan, upacara pengangkatan 47 polisi, termasuk pencapaian Achmad Kartiko dan Brigjen Pol Armaini, mencerminkan komitmen pemerintah untuk menata ulang hierarki kepolisian demi pelayanan publik yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Post Comment