Passive voice adalah salah satu materi yang sangat penting dalam bahasa Inggris dan sering muncul di ujian SMP, SMA, maupun seleksi masuk perguruan tinggi dan tes kompetensi bahasa Inggris. Passive voice digunakan untuk menekankan penerima tindakan daripada pelaku. Dengan kata lain, subjek dalam kalimat passive menerima aksi. Struktur dasar passive voice adalah to be + past participle (V3), dan pelaku aksi biasanya disebutkan dengan kata “by” tetapi bisa dihilangkan jika tidak relevan atau tidak diketahui
Materi passive voice menjadi favorit dalam ujian karena sering digunakan dalam kalimat fakta, prosedur, instruksi, berita, dan teks akademik. Untuk menguasai passive voice, siswa harus memahami pola dari semua tense, modal verb, dan cara mengubah kalimat active menjadi passive. Latihan soal pilihan ganda menjadi metode efektif untuk melatih pemahaman ini
Pengertian Passive Voice
Passive voice adalah kalimat yang menekankan penerima aksi. Contoh active voice: “The teacher teaches the students.” Kalimat passive-nya: “The students are taught by the teacher.” Di sini, subjek “the students” menerima aksi, bukan melakukan aksi. Rumus passive voice tergantung tense:
- Simple Present: am/is/are + V3 → “The book is read by the student.”
- Present Continuous: am/is/are + being + V3 → “The house is being cleaned by the maid.”
- Simple Past: was/were + V3 → “The car was repaired by the mechanic.”
- Past Continuous: was/were + being + V3 → “The room was being painted by the workers.”
- Present Perfect: has/have + been + V3 → “The project has been completed by the team.”
- Future: will + be + V3 → “The homework will be done by the students.”
Memahami rumus ini membantu siswa mengidentifikasi tense dan mengubah kalimat active ke passive dengan benar
Kumpulan Contoh Soal Pilihan Ganda Passive Voice
Soal 1
The students ______ the homework yesterday.
A. do
B. did
C. are done
D. were done
E. was done
Jawaban: E. was done
Pembahasan: Simple past tense. Passive voice: “The homework was done by the students yesterday.” Subjek “the homework” menerima aksi
Soal 2
The cake ______ by my mother now.
A. bakes
B. is baked
C. is being baked
D. was baked
E. has baked
Jawaban: C. is being baked
Pembahasan: Present continuous tense ditunjukkan oleh kata “now.” Rumus passive: am/is/are + being + V3 → “The cake is being baked by my mother now.”
Soal 3
The letter has already ______ by the secretary.
A. wrote
B. written
C. been written
D. write
E. writing
Jawaban: C. been written
Pembahasan: Present perfect tense → has/have + been + V3 → “The letter has been written by the secretary.”
Baca Juga : Contoh Soal UN IPA SD Lengkap dengan Pembahasan
Soal 4
The car ______ by the mechanic when I arrived.
A. repaired
B. was repairing
C. was being repaired
D. is repaired
E. repairs
Jawaban: C. was being repaired
Pembahasan: Past continuous tense passive. Aksi sedang berlangsung → “The car was being repaired by the mechanic when I arrived.”
Soal 5
English is ______ all over the world.
A. speak
B. spoken
C. speaking
D. spoke
E. speaks
Jawaban: B. spoken
Pembahasan: Simple present passive untuk fakta umum → “English is spoken all over the world.”
Soal 6
They will finish the project next week → Passive voice
A. The project will be finished by them next week
B. The project is finished by them next week
C. The project has been finished by them next week
D. The project will have been finishing by them next week
E. The project is being finished by them next week
Jawaban: A. The project will be finished by them next week
Pembahasan: Future tense passive: will + be + V3 → “The project will be finished by them next week.”
Soal 7
Someone stole my bag → Passive voice
A. My bag was stolen
B. My bag is stolen
C. My bag has been stolen
D. My bag stole
E. My bag being stolen
Jawaban: A. My bag was stolen
Pembahasan: Simple past tense passive. Pelaku tidak disebutkan karena tidak diketahui → “My bag was stolen.”
Soal 8
The students ______ their essays before the deadline.
A. submit
B. were submitted
C. had submitted
D. had been submitted
E. have submitted
Jawaban: D. had been submitted
Pembahasan: Past perfect tense passive → had + been + V3 → “The students’ essays had been submitted before the deadline.”
Soal 9
The windows are dirty. Somebody should clean them → Passive voice
A. The windows should be cleaned
B. The windows should clean
C. The windows are cleaned
D. The windows being cleaned
E. The windows should have cleaned
Jawaban: A. The windows should be cleaned
Pembahasan: Modal verb + be + V3 → “The windows should be cleaned.”
Soal 10
People speak English all over the world → Passive voice
A. English is spoken all over the world
B. English speaks all over the world
C. English spoken all over the world
D. English is speaking all over the world
E. English was spoken all over the world
Jawaban: A. English is spoken all over the world
Pembahasan: Simple present passive untuk fakta umum. Subjek “English” menerima aksi → “English is spoken all over the world.”
Soal 11
The manager ______ the report by next Monday.
A. will prepare
B. will be prepared
C. will be prepared by
D. will be preparing
E. prepares
Jawaban: B. will be prepared
Pembahasan: Future tense passive: will + be + V3 → “The report will be prepared by the manager by next Monday.”
Soal 12
Someone has eaten my sandwich → Passive voice
A. My sandwich has eaten
B. My sandwich has been eaten
C. My sandwich is eaten
D. My sandwich was eaten
E. My sandwich being eaten
Jawaban: B. My sandwich has been eaten
Pembahasan: Present perfect tense passive → has/have + been + V3 → “My sandwich has been eaten.”
Soal 13
The children are playing football → Passive voice
A. Football is played by the children
B. Football are played by the children
C. Football is being played by the children
D. Football being played by the children
E. Football has been played by the children
Jawaban: C. Football is being played by the children
Pembahasan: Present continuous tense passive → am/is/are + being + V3 → “Football is being played by the children.”
Baca Juga : Mahasiswa FEB Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara III Lomba Business Plan Festival Earth Dream 2025
Soal 14
The workers built a new bridge → Passive voice
A. A new bridge built by the workers
B. A new bridge was built by the workers
C. A new bridge is built by the workers
D. A new bridge was being built by the workers
E. A new bridge has built by the workers
Jawaban: B. A new bridge was built by the workers
Pembahasan: Simple past passive → was/were + V3 → “A new bridge was built by the workers.”
Soal 15
They have cleaned the classroom → Passive voice
A. The classroom has been cleaned
B. The classroom has cleaned
C. The classroom is cleaned
D. The classroom is being cleaned
E. The classroom cleaned
Jawaban: A. The classroom has been cleaned
Pembahasan: Present perfect tense passive → has/have + been + V3 → “The classroom has been cleaned.”
Tips Belajar Passive Voice untuk SMP & SMA
- Pahami rumus passive voice untuk semua tense
- Hafalkan past participle (V3) dari kata kerja umum
- Perhatikan keterangan waktu untuk menentukan tense
- Latih transformasi active → passive dan sebaliknya
- Pahami penggunaan modal verbs dalam passive voice
- Fokus pada soal fakta umum, instruksi, dan prosedur
- Gunakan tabel perbandingan active → passive untuk mempermudah belajar
- Rutin membaca teks berita atau artikel dalam bahasa Inggris untuk mengenali penggunaan passive voice dalam konteks nyata
Kesimpulan
Passive voice adalah materi bahasa Inggris yang sering muncul dalam ujian SMP dan SMA. Menguasai rumus, tense, dan penggunaan modal verb penting agar dapat menjawab soal pilihan ganda dengan cepat dan tepat. Kumpulan soal di atas beserta pembahasan membantu siswa memahami struktur passive voice, membedakan active dan passive, serta meningkatkan kemampuan analisis kalimat. Dengan latihan rutin, siswa dapat menguasai passive voice dan menghadapi ujian dengan percaya diri
Penulis : Reyfen
![Dalam materi statistika, simpangan baku dan varian data tunggal menjadi salah satu topik penting yang perlu dipahami. Keduanya digunakan untuk mengetahui seberapa besar penyebaran data terhadap nilai rata-ratanya. Jika data memiliki penyebaran yang kecil, nilai simpangan baku dan variannya juga cenderung kecil. Sebaliknya, semakin jauh data tersebar dari rata-rata, semakin besar pula nilai simpangan baku dan varian. Materi ini sering muncul dalam pembelajaran matematika, terutama ketika membahas statistika dasar. Untuk menguasainya, tidak cukup hanya menghafalkan rumus. Kita juga perlu memahami langkah-langkah menghitung mean, selisih setiap data dengan rata-rata, kuadrat selisih, varian, hingga simpangan baku. Artikel ini akan membahas pengertian, rumus, perbedaan, serta beberapa contoh soal simpangan baku dan varian data tunggal lengkap dengan cara mengerjakannya secara bertahap. Apa Itu Varian? Varian adalah ukuran statistik yang digunakan untuk mengetahui tingkat penyebaran data terhadap nilai rata-ratanya. Varian dihitung dengan mencari rata-rata dari kuadrat selisih setiap data terhadap mean. Dalam data tunggal, terdapat dua jenis rumus varian yang umum digunakan, yaitu varian populasi dan varian sampel. Untuk populasi, rumusnya adalah: σ² = Σ(xᵢ − μ)² / N Keterangan: σ² = varian populasi xᵢ = nilai setiap data μ = rata-rata populasi N = banyak data Σ = jumlah keseluruhan Sementara itu, untuk sampel, rumus varian adalah: s² = Σ(xᵢ − x̄)² / (n − 1) Keterangan: s² = varian sampel xᵢ = nilai setiap data x̄ = rata-rata sampel n = banyak data Dalam soal matematika sekolah, apabila soal menyebutkan sekumpulan data sebagai keseluruhan data yang sedang dianalisis, biasanya digunakan rumus varian populasi. Apa Itu Simpangan Baku? Simpangan baku atau standard deviation adalah akar kuadrat dari varian. Simpangan baku digunakan untuk mengetahui seberapa jauh penyebaran data dari nilai rata-ratanya. Rumus simpangan baku populasi adalah: σ = √[Σ(xᵢ − μ)² / N] Sedangkan untuk sampel: s = √[Σ(xᵢ − x̄)² / (n − 1)] Karena simpangan baku merupakan akar dari varian, keduanya memiliki hubungan yang sangat erat. Jika diketahui: Varian = 16 maka: Simpangan baku = √16 = 4 Jadi, semakin besar nilai varian, biasanya semakin besar pula simpangan bakunya. Perbedaan Varian dan Simpangan Baku Meskipun saling berkaitan, varian dan simpangan baku bukanlah hal yang sama. Varian merupakan rata-rata kuadrat penyimpangan data dari mean. Sementara itu, simpangan baku merupakan akar kuadrat dari varian. Contohnya, jika suatu kumpulan data memiliki varian sebesar 25, maka simpangan bakunya adalah: √25 = 5 Perbedaan lainnya terletak pada satuan. Varian menggunakan satuan yang dikuadratkan, sedangkan simpangan baku memiliki satuan yang sama dengan data aslinya. Karena alasan tersebut, simpangan baku sering kali lebih mudah digunakan untuk menginterpretasikan penyebaran data. Langkah-Langkah Menghitung Varian dan Simpangan Baku Data Tunggal Untuk menyelesaikan soal, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan. 1. Hitung nilai rata-rata Jumlahkan seluruh data, kemudian bagi dengan banyaknya data. Mean = jumlah seluruh data / banyak data 2. Hitung selisih setiap data dengan mean Setiap nilai data dikurangi dengan rata-rata. xᵢ − x̄ 3. Kuadratkan setiap selisih Hasil pengurangan tadi kemudian dikuadratkan. (xᵢ − x̄)² 4. Jumlahkan seluruh kuadrat selisih Setelah semua data dihitung, jumlahkan hasil kuadrat tersebut. Σ(xᵢ − x̄)² 5. Hitung varian Untuk populasi, jumlah kuadrat selisih dibagi dengan banyak data. 6. Hitung simpangan baku Simpangan baku diperoleh dengan mencari akar kuadrat dari varian. Contoh Soal 1: Menghitung Varian Data Tunggal Soal: Diketahui data nilai ulangan matematika lima siswa sebagai berikut: 6, 7, 8, 9, 10 Tentukan nilai varian dari data tersebut! Pembahasan Langkah pertama adalah menghitung rata-rata. Jumlah data: 6 + 7 + 8 + 9 + 10 = 40 Banyak data: n = 5 Maka: Mean = 40 / 5 = 8 Selanjutnya, hitung selisih setiap data dengan rata-rata. Data (x) x − mean (x − mean)² 6 -2 4 7 -1 1 8 0 0 9 1 1 10 2 4 Jumlah 0 10 Jumlah kuadrat selisih adalah: Σ(x − x̄)² = 10 Karena data tersebut dianggap sebagai populasi, maka: Varian = 10 / 5 Varian = 2 Jadi, varian data tersebut adalah 2. Contoh Soal 2: Menghitung Simpangan Baku Data Tunggal Soal: Tentukan simpangan baku dari data berikut: 5, 6, 7, 8, 9 Pembahasan Pertama, tentukan rata-rata. Jumlah data: 5 + 6 + 7 + 8 + 9 = 35 Banyak data: 5 Maka: Mean = 35 / 5 = 7 Selanjutnya, buat tabel perhitungan. Data x − mean (x − mean)² 5 -2 4 6 -1 1 7 0 0 8 1 1 9 2 4 Jumlah 0 10 Varian: σ² = 10 / 5 = 2 Simpangan baku: σ = √2 Jadi, simpangan bakunya adalah: √2 ≈ 1,41 Dengan demikian, simpangan baku data tersebut sekitar 1,41. Contoh Soal 3: Varian dan Simpangan Baku Sekaligus Soal: Diketahui data tinggi tanaman dalam satu kelompok adalah: 10, 12, 14, 16, 18 Tentukan: Mean Varian Simpangan baku Pembahasan Langkah 1: Menghitung Mean Jumlah seluruh data: 10 + 12 + 14 + 16 + 18 = 70 Banyak data: 5 Maka: Mean = 70 / 5 = 14 Langkah 2: Menghitung Kuadrat Selisih Data x − 14 (x − 14)² 10 -4 16 12 -2 4 14 0 0 16 2 4 18 4 16 Jumlah 0 40 Langkah 3: Menghitung Varian Karena terdapat lima data: σ² = 40 / 5 σ² = 8 Jadi, variannya adalah 8. Langkah 4: Menghitung Simpangan Baku Simpangan baku merupakan akar dari varian. σ = √8 Karena: √8 = √(4 × 2) maka: σ = 2√2 Jika dibulatkan: σ ≈ 2,83 Jadi, hasil akhirnya adalah: Mean = 14 Varian = 8 Simpangan baku ≈ 2,83 Contoh Soal 4: Data dengan Nilai yang Lebih Bervariasi Soal: Perhatikan data berikut: 4, 6, 8, 10, 12, 14 Hitunglah varian dan simpangan bakunya! Pembahasan Jumlah data: 4 + 6 + 8 + 10 + 12 + 14 = 54 Banyak data: 6 Mean: 54 / 6 = 9 Selanjutnya: Data x − 9 (x − 9)² 4 -5 25 6 -3 9 8 -1 1 10 1 1 12 3 9 14 5 25 Jumlah 0 70 Maka varian: σ² = 70 / 6 σ² = 11,67 Kemudian simpangan baku: σ = √11,67 σ ≈ 3,42 Jadi, varian data adalah sekitar 11,67, sedangkan simpangan bakunya sekitar 3,42. Contoh Soal 5: Menghitung Simpangan Baku dari Data Nilai Siswa Soal: Nilai lima siswa dalam sebuah tes adalah: 70, 75, 80, 85, 90 Tentukan varian dan simpangan bakunya! Pembahasan Pertama, hitung rata-rata: Mean = (70 + 75 + 80 + 85 + 90) / 5 Mean = 400 / 5 Mean = 80 Kemudian hitung kuadrat selisih setiap data. Nilai Selisih dari Mean Kuadrat Selisih 70 -10 100 75 -5 25 80 0 0 85 5 25 90 10 100 Jumlah 0 250 Varian: σ² = 250 / 5 σ² = 50 Simpangan baku: σ = √50 σ = 5√2 σ ≈ 7,07 Jadi, varian data adalah 50 dan simpangan bakunya sekitar 7,07. Contoh Soal 6: Menentukan Varian Jika Simpangan Baku Diketahui Soal: Sebuah kumpulan data memiliki simpangan baku sebesar 6. Tentukan nilai variannya! Pembahasan Hubungan antara varian dan simpangan baku adalah: Simpangan baku = √Varian Karena simpangan baku diketahui sebesar 6, maka: Varian = 6² Varian = 36 Jadi, nilai variannya adalah 36. Soal seperti ini relatif lebih mudah karena tidak perlu menghitung mean dan penyimpangan masing-masing data. Contoh Soal 7: Membandingkan Penyebaran Dua Data Soal: Diketahui dua kelompok data berikut. Kelompok A: 7, 8, 9, 10, 11 Kelompok B: 3, 6, 9, 12, 15 Kelompok manakah yang memiliki penyebaran data lebih besar berdasarkan simpangan baku? Pembahasan Kedua kelompok memiliki mean yang sama. Kelompok A: Mean = 9 Kuadrat selisih: 4 + 1 + 0 + 1 + 4 = 10 Varian: 10 / 5 = 2 Simpangan baku: √2 ≈ 1,41 Untuk Kelompok B: Mean = 9 Kuadrat selisih: 36 + 9 + 0 + 9 + 36 = 90 Varian: 90 / 5 = 18 Simpangan baku: √18 ≈ 4,24 Dari hasil tersebut, terlihat bahwa kedua kelompok memiliki rata-rata yang sama, tetapi penyebarannya berbeda. Kelompok A memiliki simpangan baku sekitar 1,41, sedangkan Kelompok B sekitar 4,24. Artinya, nilai-nilai pada Kelompok B tersebar lebih jauh dari rata-ratanya dibandingkan Kelompok A. Tips Cepat Mengerjakan Soal Simpangan Baku dan Varian Agar tidak mudah salah ketika mengerjakan soal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. 1. Jangan langsung menggunakan rumus simpangan baku Pastikan nilai rata-rata sudah benar terlebih dahulu. Kesalahan pada mean akan memengaruhi seluruh perhitungan berikutnya. 2. Perhatikan tanda negatif Ketika menghitung selisih data dengan mean, hasilnya bisa negatif. Namun, setelah dikuadratkan, hasilnya selalu positif. Misalnya: (6 − 8)² = (-2)² = 4 Bukan -4. 3. Bedakan varian dengan simpangan baku Varian dan simpangan baku memiliki hubungan, tetapi nilainya berbeda. Jika varian = 9, maka: Simpangan baku = √9 = 3 4. Perhatikan apakah data merupakan populasi atau sampel Jika soal meminta varian atau simpangan baku populasi, pembaginya adalah N. Jika soal meminta ukuran sampel dengan rumus sampel, pembaginya adalah n − 1. 5. Gunakan tabel untuk mengurangi kesalahan Untuk data yang cukup banyak, tabel dengan kolom data, selisih dari mean, dan kuadrat selisih akan membuat proses perhitungan lebih teratur. Kesalahan yang Sering Terjadi Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat mengerjakan soal simpangan baku dan varian. Pertama, salah menghitung mean. Karena mean menjadi dasar untuk mencari penyimpangan, kesalahan kecil pada tahap ini dapat membuat hasil akhir salah. Kedua, lupa mengkuadratkan selisih. Varian menggunakan kuadrat dari selisih data dengan rata-rata, bukan selisih biasa. Ketiga, salah menentukan pembagi. Untuk populasi digunakan N, sedangkan pada rumus sampel digunakan n − 1. Keempat, menganggap varian sama dengan simpangan baku. Padahal, simpangan baku adalah akar kuadrat dari varian. Kelima, terburu-buru melakukan pembulatan. Sebaiknya gunakan nilai yang lebih presisi selama proses perhitungan dan lakukan pembulatan pada hasil akhir. Kesimpulan Simpangan baku dan varian data tunggal merupakan ukuran yang digunakan untuk mengetahui tingkat penyebaran suatu kumpulan data terhadap nilai rata-ratanya. Varian diperoleh dengan menghitung rata-rata kuadrat selisih setiap data terhadap mean, sedangkan simpangan baku diperoleh dengan mengambil akar kuadrat dari varian. Untuk mengerjakan soal, langkah yang paling aman adalah menghitung mean terlebih dahulu, kemudian mencari selisih setiap data dengan mean, mengkuadratkan selisih tersebut, menjumlahkannya, dan membaginya sesuai jenis data yang digunakan. Setelah mendapatkan varian, simpangan baku dapat diperoleh dengan cara mengambil akar kuadratnya. Dengan memahami alur tersebut, berbagai contoh soal simpangan baku dan varian data tunggal dapat dikerjakan secara lebih mudah dan sistematis. Kunci utamanya bukan hanya menghafal rumus, tetapi memahami hubungan antara rata-rata, penyebaran data, varian, dan simpangan baku.](https://daftarsekolah.spmb.teknokrat.ac.id/wp-content/uploads/2026/09/Gemini_Generated_Image_stezgqstezgqstez.jpeg)


Post Comment