Fisher Exact Test adalah metode statistik yang digunakan untuk menguji hubungan antarvariabel kategori pada tabel 2×2. Uji ini sangat berguna ketika jumlah sampel kecil atau asumsi chi-square tidak terpenuhi. Dengan Fisher Exact Test, peneliti dapat mengetahui apakah hubungan antara dua variabel kategori signifikan atau tidak.
Artikel ini menyajikan latihan soal Fisher Exact Test lengkap dengan pembahasan langkah demi langkah untuk membantu mahasiswa dan peneliti memahami konsep, perhitungan, dan interpretasi hasil dengan mudah.
Baca juga:Latihan Soal Logaritma dengan Jawaban untuk Siswa dan Mahasiswa
Pengertian Fisher Exact Test
Fisher Exact Test adalah uji non-parametrik yang memberikan p-value eksak untuk mengukur signifikansi hubungan antarvariabel kategori. Uji ini digunakan ketika:
- Ukuran sampel kecil (<20)
- Frekuensi sel dalam tabel <5
- Data bersifat kategori nominal (misalnya Ya/Tidak, Sembuh/Tidak Sembuh)
- Chi-square tidak valid
Hasil uji berupa p-value yang dibandingkan dengan α = 0,05 untuk menentukan hubungan signifikan atau tidak.
Rumus Fisher Exact Test
Untuk tabel 2×2:
| Kategori 1 | Kategori 2 | Total | |
|---|---|---|---|
| Grup A | a | b | a+b |
| Grup B | c | d | c+d |
| Total | a+c | b+d | n |
Rumus:P=a!b!c!d!n!(a+b)!(c+d)!(a+c)!(b+d)!​
Keterangan:
- a, b, c, d = frekuensi pada masing-masing sel
- n = total sampel
- ! = faktorial
Interpretasi:
- p < 0,05 → hubungan signifikan
- p ≥ 0,05 → hubungan tidak signifikan
Langkah-Langkah Menghitung Fisher Exact Test
- Buat tabel 2×2 berdasarkan data
- Tentukan nilai sel a, b, c, d
- Hitung total n = a+b+c+d
- Masukkan ke rumus Fisher
- Hitung probabilitas P
- Bandingkan P dengan α = 0,05
- Buat kesimpulan hubungan antarvariabel
Latihan Soal 1: Hubungan Konsumsi Obat dan Kesembuhan
Data penelitian 20 pasien:
| Sembuh | Tidak Sembuh | Total | |
|---|---|---|---|
| Minum Obat | 8 | 2 | 10 |
| Tidak Minum | 3 | 7 | 10 |
| Total | 11 | 9 | 20 |
Pertanyaan: Apakah ada hubungan signifikan antara konsumsi obat dan kesembuhan pasien?
Pembahasan Step by Step
- Tentukan nilai sel: a=8, b=2, c=3, d=7, n=20
- Masukkan ke rumus:
P=a!b!c!d!n!(a+b)!(c+d)!(a+c)!(b+d)!​=8!2!3!7!20!10!10!11!9!​
- Hitung faktorial (gunakan kalkulator atau software)
- Hasil P ≈ 0,036
- Bandingkan dengan α = 0,05 → 0,036 < 0,05
Kesimpulan: Hubungan signifikan; pasien yang minum obat lebih banyak sembuh.
Latihan Soal 2: Hubungan Merokok dan Hipertensi
Data 15 responden:
| Hipertensi | Normal | Total | |
|---|---|---|---|
| Merokok | 5 | 2 | 7 |
| Tidak | 1 | 7 | 8 |
| Total | 6 | 9 | 15 |
Pertanyaan: Apakah merokok berhubungan dengan hipertensi?
Pembahasan Step by Step
- Nilai sel: a=5, b=2, c=1, d=7, n=15
- Rumus Fisher:
P=5!2!1!7!15!7!8!6!9!​
- Hitung faktorial → P ≈ 0,029
- Bandingkan dengan α = 0,05 → 0,029 < 0,05
Kesimpulan: Merokok berhubungan signifikan dengan hipertensi.
Latihan Soal 3: Diet dan Penurunan Berat Badan
Data 12 peserta:
| Turun | Tidak Turun | Total | |
|---|---|---|---|
| Diet A | 4 | 2 | 6 |
| Diet B | 1 | 5 | 6 |
| Total | 5 | 7 | 12 |
Pertanyaan: Apakah diet memengaruhi penurunan berat badan?
Pembahasan Step by Step
- Nilai sel: a=4, b=2, c=1, d=5, n=12
- Masukkan ke rumus:
P=4!2!1!5!12!6!6!5!7!​
- Hitung → P ≈ 0,048
- Bandingkan dengan α = 0,05 → 0,048 < 0,05
Kesimpulan: Diet berpengaruh signifikan terhadap penurunan berat badan.
Latihan Soal 4: Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Nilai Anak
Data 16 siswa:
| Nilai Tinggi | Nilai Rendah | Total | |
|---|---|---|---|
| Orang Tua Tinggi | 6 | 2 | 8 |
| Orang Tua Rendah | 3 | 5 | 8 |
| Total | 9 | 7 | 16 |
Pertanyaan: Apakah pendidikan orang tua berpengaruh pada nilai anak?
Pembahasan Step by Step
- Nilai sel: a=6, b=2, c=3, d=5, n=16
- Masukkan ke rumus:
P=6!2!3!5!16!8!8!9!7!​
- Hitung → P ≈ 0,152
- Bandingkan dengan α = 0,05 → 0,152 ≥ 0,05
Kesimpulan: Tidak ada hubungan signifikan; pendidikan orang tua tidak memengaruhi nilai anak.
Tips Praktis Menguasai Fisher Exact Test
- Gunakan software statistik untuk perhitungan faktorial besar
- Gunakan tabel kontingensi 2×2
- Fokus pada p-value untuk interpretasi hasil
- Terapkan Fisher ketika frekuensi sel <5
- Catat kesimpulan secara jelas dan sistematis
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Menggunakan Fisher untuk tabel >2×2 tanpa modifikasi
- Mengabaikan sel dengan frekuensi 0
- Salah menghitung faktorial atau p-value
- Menginterpretasi p-value secara tidak tepat
Kesimpulan
Latihan soal Fisher Exact Test membantu mahasiswa memahami langkah demi langkah perhitungan dan interpretasi. Dengan latihan rutin, mahasiswa akan mampu:
- Membuat tabel kontingensi 2×2
- Menghitung p-value secara manual atau menggunakan software
- Menentukan hubungan signifikan antarvariabel kategori
- Menyusun laporan penelitian dengan tepat
Pembahasan step by step menjadikan Fisher Exact Test lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam penelitian nyata.
Penulis:kiara salsabilla


Post Comment